Tinjauan Literatur: Hubungan Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Obat Tradisional Dalam Mendukung Pelayanan Kesehatan

Authors

  • Manuppak Irianto Tampubolon Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Devina Chandra Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Syukur Berkat Waruwu Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Febriana Rianti Siagian Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Fanny Asdian Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Muhammad Ridha Taftanzani Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Sefin Simanihuruk Universitas Sari Mutiara Indonesia

Keywords:

Obat tradisional, Tingkat kepercayaan, Pendukung pelayanan kesehatan

Abstract

Sistem Pelayanan kesehatan di berbagai negara masih menghadapi masalah seperti akses yang sulit, biaya mahal, dan layanan yang tidak merata, terutama di negara berkembang. Obat tradisional sudah digunakan masyarakat sejak lama sebagai cara mencegah dan mengobati penyakit. Walaupun banyak masyarakat yang menggunakan obat tradisional, belum banyak penelitian yang membahas mengapa masyarakat terus memilih obat tradisional. Kepercayaan masyarakat diduga menjadi alasan utama, tetapi masih sedikit kajian yang meneliti hubungan antara kepercayaan dengan penggunaan obat tradisional dalam sistem pelayanan kesehatan. Tujuan: Meninjau tingkat kepercayaan masyarakat terhadap obat tradisional sebagai pendukung pelayanan kesehatan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur sistematis dengan panduan PRISMA. Pencarian artikel dilakukan di Google Scholar dan PubMed dari Januari 2020 sampai Juli 2025. Dari 2.850 artikel yang ditemukan, setelah menghapus duplikat dan melakukan skrining, didapatkan 10 artikel yang sesuai untuk dianalisis. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap obat tradisional cukup tinggi, yaitu berkisar antara 60%-94,3%. Masyarakat percaya karena pengalaman keluarga yang turun-temurun, dianggap aman dan efektif, mudah didapat, serta harganya terjangkau. Sebagian besar pengguna obat tradisional (60%-94,3%) tidak mengalami efek samping. Ada hubungan yang jelas antara kepercayaan dengan penggunaan obat tradisional, dan pengetahuan tentang obat tradisional menjadi faktor terkuat yang membuat orang lebih percaya dan menggunakannya. Kesimpulan: Kepercayaan masyarakat adalah faktor penting yang membuat penggunaan obat tradisional terus berlanjut dalam pelayanan kesehatan. Obat tradisional dipilih karena harganya murah, mudah didapat, dan sesuai dengan budaya masyarakat. Untuk meningkatkan pemanfaatan obat tradisional yang aman, perlu dilakukan edukasi berdasarkan penelitian ilmiah, standarisasi produk dan praktik pengobatan tradisional, serta penggabungan sistem pengobatan tradisional dan modern dalam kebijakan kesehatan

References

Delta; Trisnawati, A. ; Mulki A. (2024). Gambaran Pengetahuan, Kepercayaan Masyarakat dan Efek Samping Penggunaan Obat Tradisional di Dusun Harana Desa Tanamakaleang Kecamatan Seko Kabupaten Luwu Utara. 3(2), 83–94.

Dimensi, B., Cara, K., Tradisional, O., & Penggunaan, K. C. (2024). 1 , 2 , 3. 3(2), 83–94.

Djamaluddin, A. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengobatan Tradisional Berdasarkan Perbedaan Jenis Kelamin. Journal of Holistic and Health Sciences, 4, No. 2.

Eigenschink, M., Bellach, L., Leonard, S., Dablander, T. E., Maier, J., Dablander, F., & Sitte, H. H. (2023). Cross-sectional survey and Bayesian network model analysis of traditional Chinese medicine in Austria : investigating public awareness , usage determinants and perception of scientific support. 1–14.

Irsal, M., Hendri, F., & Hadi, H. (2025). The Relationship between Community Trust and Traditional Medicine in the Karang Tengah Health Center Working Area. 7(2), 530–537.

Kristianto, H., Pramesona, B. A., & Rias, Y. A. (2022). The effects of beliefs , knowledge , and attitude on herbal medicine use during the COVID-19 pandemic : A cross- sectional survey in Indonesia [ version 3 ; peer review : 2 approved ]. 1–24.

Mainal, F. (2020). Kepercayaan Masyarakat Kelurahan Dwi Kora Terhadap Obat Tradisional Untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh Sebagai Pencagahan Covid-19. Jurnal Teknologi, Kesehatan dan Ilmu Sosial, 2 No 1(1).

Musyaropah, R., & Cahyanto, T. (2025). Studi Pemanfaatan Tanaman Kelor ( Moringa oleifera ) Sebagai Pengobatan Tradisional di Kampung Cibeas Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Olsson, I., & Corresponding, P. D. (2023). The Effects of Traditional Medical Practices on Health Care Delivery System in Nigeria . Quantitative Case Study of Ibiaku Issiet Community of Akwa Ibom State ,. 10(1).

Puspariki, j. & Suharti. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengobatan Tradisional Berdasarkan Journal of Holistic and Health Sciences. 54–59.

Sari, S., Masyarakat, F. K., & Hasanuddin, U. (2024). Central publisher. 2.

Sary, Y., & Putra, F. (2022). Budaya, Persepsi Dan Kepercayaan Masyarakat Di Kota Bengkulu Mengenai Penggunaan Obat Herbal. Jurnal Ilmiah Pharmacy, Vol 9, No.1(1), 130–144.

Serdang, P., Labu, P., Serdang, D., Astuti, A. D., Nurjanah, A., Ramadhan, M. R., & Nafisah, N. (2025). Aksesibilitas Layanan Kesehatan Modern dan Tradisional di Masyarakat. 3.

Wardani, A. (2021). Gambaran Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pengobatan Tradisional Di Desa Mamampang Kecamatan Eremmerasa Kabupaten Bantaeng Tahun 2021. 5–10.

Downloads

Published

2026-01-26