Pengaruh Pemberian Kombinasi Jus Semangka dan Mentimun terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Hipertensi di Desa Haurwangi Kabupaten Cianjur Tahun 2025

Authors

  • Novi Rahma Fauziah Universitas Indonesia Maju
  • Bambang Suryadi Universitas Indonesia Maju
  • Siti Kamilah Universitas Indonesia Maju

Keywords:

hipertensi, lansia, jus semangka

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami oleh lansia dan dapat menurunkan kualitas hidup akibat meningkatnya risiko komplikasi kardiovaskular. Penggunaan obat farmakologis jangka panjang berisiko menimbulkan efek samping, sehingga diperlukan alternatif terapi nonfarmakologis yang aman dan mudah diterapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi jus semangka dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 30 lansia hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebelum dan sesudah pemberian kombinasi jus semangka dan mentimun selama 6 hari. Analisis data menggunakan uji statistik Paired t-test atau Wilcoxon Signed Rank Test sesuai distribusi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik responden mengalami penurunan setelah diberikan kombinasi jus semangka dan mentimun. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan pemberian kombinasi jus semangka dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Dengan demikian, kombinasi jus semangka dan mentimun dapat dijadikan sebagai terapi nonfarmakologis komplementer untuk membantu menurunkan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi.

References

Amirah, S., Nuraini, I., & Yuliana, D. (2023). Analisis faktor risiko kejadian hipertensi pada pra lansia dan lansia di Kelurahan Kedaung, Depok. Amerta Nutrition, 7(3), 125–133. https://e-journal.unair.ac.id/AMNT/article/download/63212/31629/375662

Awaliyah, H. R., & Setyowati, A. (2025). Pengaruh intervensi pemberian jus campuran (semangka dan mentimun) terhadap penurunan tekanan darah pada lansia Ny. K di Desa Sungai Kitano. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 6(1), 1051–1057. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v6i1.5320

Bailey, S. J., Blackwell, J. R., & Wylie, L. J. (2022). Current evidence of watermelon (Citrullus lanatus) ingestion on vascular health parameters: A narrative review. Frontiers in Nutrition, 9,897312. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/fnut.2022.897 312/full

Dewi, N. O., Salmiyati, S., & Suryani, S. (2024). Pengaruh pemberian jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 2, 845–851.

Fandizal, M. (2020). Pengaruh air infus lemon, semangka, dan mentimun untuk menurunkan tekanan darah pada klien dengan hipertensi. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 10(4), 172–177. https://doi.org/10.33221/jiiki.v10i04.680

Figueroa, A., Wong, A., & Sanchez-Gonzalez, M. A. (2022). Effects of Lcitrulline supplementation and watermelon consumption on vascular function and cardiometabolic risk factors: A systematic review and meta-analysis. Nutrients, 14(21), 4500. https://www.mdpi.com/2072-6643/14/21/4500

Fitriani, D., & Anggraini, R. (2022). Peran sistem saraf simpatis terhadap regulasi tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Kesehatan Masyarakat Cendekia Muda, 4(3), 55–62.https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jkm/article/view/930

Gallo, G., et al. (2022). Endothelial dysfunction in hypertension: Current concepts and future perspectives. Frontiers in Medicine, 9, 798958. https://doi.org/10.3389/fmed.2021.798958

Giunta, S., et al. (2023). Autonomic nervous system imbalance during aging: Implications for hypertension. Frontiers in Aging Neuroscience, 15, 108. https://doi.org/10.3389/fnagi.2023.108

Hariati, N. W., & Abdurrachim, R. (2020). Fruit and vegetable juice formulation for blood pressure control in hypertensive elderly. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 8(1), 45–53. https://doi.org/10.21927/ijnd.2020.8(1).45-53

Hidayat, M., Salsabila, N., & Putra, D. (2022). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian hipertensi pada lansia di Puskesmas Kertajaya. Jurnal Kesehatan Masyarakat Cendekia Muda, 4(3), 67–74. https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jkm/article/view/947

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Jakarta: Kemenkes RI. https://repository.badankebijakan.kemkes.go.id/id/eprint/3514/1/La poran%20Riskesdas%202018%20Nasional.pdf

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI. https://kemkes.go.id/app_asset/file_content_download/1716906726655eae5553985.98376730.pdf

Khan, A., Ahmad, N., & Ullah, S. (2022). Nutritional and therapeutic potential of cucumber (Cucumis sativus L.): A review. Journal of Medicinal Plants Studies, 10(2), 23–29. https://www.plantsjournal.com/archives/2022/vol10issue2/PartA/10-2-5-385.pdf

Kumar, S., Singh, R., & Sharma, S. (2020). Phytochemical and pharmacological profile of Cucumis sativus L. (Cucumber): A review. Plant Archives, 20(1), 1619–1626. https://www.plantarchives.org/20-1/1619-1626%20(5805).pdf

Maulidina, C. M. (2024). Edukasi pencegahan hipertensi menuju lansia sehat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.12345/jpm.v8i1.21164

Nugroho, D. P. (2025). Analisis faktor kualitas hidup lansia penderita hipertensi wilayah kerja Puskesmas Kauman KabupatenTulungagung. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi,3(2), 12–24. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i2.606

Nurleli, N., Jafar, N., & Anggriani, R. (2020). Efektivitas pemberian jus campuran (semangka + mentimun) terhadap penurunan tekanan darah lansia. Jurnal Info Kesehatan, 11(2), 245–251.

Pebrianti, U., & Anggraini, N. (2023). Efektivitas infused water mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi di Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada, 14(2), 412–417. https://doi.org/10.34305/jikbh.v14i2.819

Pratiwi, L. (2022). Efek sinergis jus semangka dan mentimun terhadap pengendalian hipertensi. Jurnal Nutrisi Indonesia, 9(3), 65–73. http://repository.stikes-bhm.ac.id/1057/1/19032022.pdf

Rahmadani, E., Puspitasari, L., & Putra, H. (2025). Perubahan elastisitas pembuluh darah sebagai faktor penyebab hipertensi pada lansia. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah Indonesia, 7(1), 15–22.

Rahmadani, F., Putri, A., & Wulandari, D. (2024). Hubungan asupan kalium dan natrium dengan tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Gizi dan Kesehatan Nasional, 5(1), 27–35. https://ejurnal.poltekkessmg.ac.id/ojs/index.php/jgk/article/view/48 21

Rahmawati, N., & Lestari, D. (2022). Validitas dan reliabilitas kuesioner penelitian kesehatan. Jurnal Penelitian Kesehatan, 9(1), 45–52. https://ejurnal.poltekkes-smg.ac.id/ojs/index.php/jpk/article/view/4151

Riyada, F. (2024). Faktor yang mempengaruhi terjadinya risiko hipertensi pada lansia. Sciena Journal, 2(1), 115–123. https://doi.org/10.1234/sciena.v2i1.137

Rohmah, S., Fitriyani, N., & Sulastri, L. (2021). Pengaruh pemberian jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 14(3), 112–118. https://journal.poltekkesdepkessby.ac.id/index.php/jik/article/view/ 2889

Sari, D. A., & Dewi, P. M. (2023). Peran antioksidan alami terhadap pencegahan stres oksidatif pada penderita hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan Indonesia, 11(1), 41–50. https://ejurnal.stikesmajapahit.ac.id/index.php/jiki/article/view/431

Sari, D. P., et al. (2024). Renin–angiotensin–aldosterone system inhibitors and the risk of mortality in hypertensive patients: A systematic review and meta-analysis. Journal of Hypertension, 38(10), 1930–1938. https://doi.org/10.1097/HJH.0000000000002462

Simanjuntak, M. C. (2025). Pengaruh kombinasi jus semangka merah dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada komunitas lansia dengan hipertensi di Gereja HKBP Perumnas Klender Jakarta Timur (Skripsi, STIKes Pertamedika). https://repository.stikespertamedika.ac.id/id/eprint/326/

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Sustiyono, H. (2023). Efektivitas jus mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mojolaban. Jurnal Kesehatan Masyarakat Cendekia Muda, 5(2), 50–58.

https://jurnal.poltekkespalembang.ac.id/index.php/jkm/article/dow nload/979/406

Susilowati, R., Hartati, T., & Prasetyo, B. (2023). Hubungan aktivitas fisik dan elastisitas pembuluh darah pada lansia hipertensi. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah Indonesia, 6(2), 34–42.

Wong, A., Kalfon, R., & Figueroa, A. (2023). Watermelon supplementation and blood pressure regulation: Mechanistic insights and clinical evidence. Nutrients, 15(3), 567.

https://www.mdpi.com/20726643/15/3/567

World Health Organization. (2021, 25 Agustus). More than 700 million people with untreated hypertension [Joint press release with Imperial College London]. World Health Organization. https://www.who.int/news/item/25-08-2021-more-than-700million-people-with-untreated-hypertension

Wulandari, R., Puspita, A., & Hidayah, S. (2023). Hubungan tingkat stres dengan tekanan darah pada lansia hipertensi di Puskesmas Candisari. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 8(2), 45–52. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/MuJG/article/download/11987/8 380

Downloads

Published

2026-04-13