Dinamika Ketimpangan Ekonomi dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia

Authors

  • Trizsagita Altarevi Pasaribu Universitas Negeri Medan
  • Nolita Frisa Naya Universitas Negeri Medan
  • Arief Dido Setyawan Situkkir Universitas Negeri Medan
  • Akmal Huda Nasution Universitas Negeri Medan
  • Chairunnisa Zakina Adibra Universitas Negeri Medan

Keywords:

ketimpangan ekonomi, kesejahteraan masyarakat, kemiskinan

Abstract

Ketimpangan ekonomi merupakan salah satu permasalahan penting dalam pembangunan karena tidak hanya berkaitan dengan distribusi pendapatan, tetapi juga memengaruhi akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan peluang kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ketimpangan ekonomi serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah, teori ekonomi pembangunan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan ekonomi di Indonesia masih menjadi persoalan yang cukup signifikan dan cenderung dipengaruhi oleh faktor struktural, seperti ketidakmerataan pembangunan antar wilayah, rendahnya akses pendidikan, terbatasnya kesempatan kerja, serta belum meratanya pemanfaatan teknologi. Ketimpangan ekonomi juga terbukti memiliki hubungan erat dengan tingkat kemiskinan, keterbatasan mobilitas sosial, serta menurunnya kualitas hidup masyarakat. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Indonesia belum sepenuhnya bersifat inklusif karena manfaat pembangunan masih lebih banyak dirasakan oleh kelompok tertentu. Oleh karena itu, upaya pengurangan ketimpangan ekonomi memerlukan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, merata, dan berkeadilan agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara menyeluruh.

References

Aisyah, S., & Fauzan, M. (2024). Ketimpangan dan kesejahteraan ekonomi di Indonesia: Perspektif sosiologi ekonomis. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, 12(2), 45–58.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Innayah, A. D., Situmorang, O., Simare Mare, R. J., Tampubolon, S. A., Yusriah, S., Hutabarat, Y., & Harahap, L. M. (2026). Dinamika kemiskinan dan ketimpangan pendapatan di Indonesia dalam perspektif pembangunan ekonomi. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi, 4(1), 69–80.

Kuznets, S. (1955). Economic growth and income inequality. The American Economic Review, 45(1), 1–28.

Ningrum, D. A., Prasetyo, E., & Wibowo, A. (2024). Analisis ketimpangan ekonomi dan faktor-faktor yang memengaruhinya di Indonesia. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 18(1), 23–35.

Rinaldi, F., Saputra, H., & Lestari, D. (2025). Pengaruh ketimpangan ekonomi terhadap tingkat kemiskinan di Indonesia. Jurnal Sosial Ekonomi, 10(1), 15–27.

Samuelson, P. A., & Nordhaus, W. D. (2010). Economics (19th ed.). McGraw-Hill.

Sari, P. H., & Santoso, R. P. (2024). Pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan di Indonesia periode 2012–2023. Jurnal Kebijakan Ekonomi dan Keuangan, 3(2), 220–226.

Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Economic development (11th ed.). Pearson.

World Bank. (2020). Poverty and shared prosperity 2020: Reversals of fortune. World Bank Publications.

Downloads

Published

2026-04-14