Navigasi Ejaan Yang Disempurnakan (EYD) dalam Diskursus Sains: Tinjauan Pustaka Kritis

Authors

  • Hasyim Hasyim Sekolah Tinggi Agama Islam Ali Bin Abi Thalib, Surabaya
  • Syahril Ramadhan Sekolah Tinggi Agama Islam Ali Bin Abi Thalib, Surabaya
  • Agung Pranoto Kadiatmaja Sekolah Tinggi Agama Islam Ali Bin Abi Thalib, Surabaya

Keywords:

EYD, Bahasa Ilmiah, Kredibilitas

Abstract

Penelitian ini mengkaji posisi dan fungsi Ejaan yang Disempurnakan (EYD) Edisi V dalam konteks komunikasi ilmiah kontemporer, khususnya kaitannya dengan kredibilitas epistemik karya ilmiah dan kesenjangan antara penguasaan kaidah ejaan secara teoretis dan penerapannya dalam praktik penulisan ilmiah di berbagai jenjang pendidikan serta dominasi bahasa Inggris dalam publikasi ilmiah global turut memengaruhi rendahnya kepatuhan terhadap EYD, sehingga bahasa Indonesia kerap diposisikan sebagai bahasa ilmiah sekunder. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi celah, kontradiksi, serta peluang dalam penerapan EYD guna memperkuat peran bahasa Indonesia sebagai wahana pengetahuan ilmiah yang kompetitif di tingkat global.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode tinjauan pustaka kritis terhadap dokumen resmi dan literatur ilmiah yang relevan, serta mengikuti prosedur PRISMA untuk menjamin sistematisitas analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengabaian EYD dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, selain itu, digitalisasi memberikan dampak ganda berupa dukungan melalui alat bantu bahasa sekaligus tantangan dalam visibilitas karya ilmiah akibat mekanisme algoritma pencarian. Oleh karena itu, diperlukan upaya penguatan dan adaptasi kebijakan kebahasaan agar bahasa Indonesia mampu berfungsi secara optimal sebagai wahana pengetahuan ilmiah yang kompetitif di tingkat global.

References

Dian Utami, L., Milawaty, & Kuara, R. (2024). Analisis Kesalahan Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Surat Resmi Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Politeknik Negeri Jember. BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 144–162. https://doi.org/10.32528/bb.v9i1.1948

Herniti. (2022, September 5). Dari PUEBI ke EYD Lagi. Diambil 15 April 2026, dari https://bsa.uin-suka.ac.id/id/kolom/detail/619/#kolom2020

Indonesia, M. (2022, Agustus 19). Kepala Badan Bahasa Ejaan Bahasa Indonesia Revolusioner. Diambil 18 April 2026, dari https://mediaindonesia.com/humaniora/515879/kepala-badan-bahasa-ejaan-bahasa-indonesia-revolusioner

Juliana, E. (2023). Analisis Kesalahan Penggunaan Bahasa Sesuai EYD Pada Karya Tulis Ilmiah Prodi Tadris Bahasa Indonesia UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan. Jurnal Hata Poda, 2(1), 53–65. https://doi.org/10.24952/hatapoda.v2i1.8263

Márquez, M. C., & Porras, A. M. (2020). Science Communication in Multiple Languages Is Critical to Its Effectiveness. Frontiers in Communication, 5, 31. https://doi.org/10.3389/fcomm.2020.00031

Nurwahid, A., Hermawan, A., Sa’diyah, L., & Hadi*, S. (2025). Kesalahan Penulisan Kebahasaan Tataran Ejaan yang disempurnakan (Eyd) dalam Makalah Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(1), 25. https://doi.org/10.30998/diskursus.v8i1.24419

UIN News Online, J. (2024, November 24). UIN Jakarta Students Participate in a Workshop on Updating Indonesian Language Editing | Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta Official Website. Diambil 15 April 2026, dari https://www.uinjkt.ac.id/en/uin-jakarta-students-participate-in-a-workshop-on-updating-indonesian-language-editing

Downloads

Published

2026-04-19