Analisis Kualitas Tanah Helvetia Berdasarkan pH Aktual, Potensial, Bahan Organik, dan Kapur
Keywords:
Kualitas Tanah, pH tanah, UltisolAbstract
Kualitas tanah merupakan faktor penting dalam menentukan produktivitas dan keberlanjutan lahan, terutama melalui sifat kimianya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kimia tanah Helvetia berdasarkan pH aktual, pH potensial, kandungan bahan organik, dan keberadaan zat kapur. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode eksperimen laboratorium sederhana terhadap sampel tanah dari wilayah Helvetia. Parameter dianalisis menggunakan metode indikator pH (H₂O dan KCl) serta uji reaksi kimia menggunakan larutan HCl dan H₂O₂ untuk mendeteksi kandungan kapur dan bahan organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pH aktual dan pH potensial sebesar 5, yang mengindikasikan kondisi tanah masam dengan cadangan kemasaman yang cukup tinggi. Kandungan bahan organik tergolong rendah, sementara zat kapur ditemukan dalam jumlah terbatas. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tanah memiliki tingkat kesuburan kimia yang rendah dan berpotensi membatasi ketersediaan unsur hara bagi tanaman. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan tanah secara terpadu melalui penambahan bahan organik dan pengapuran untuk meningkatkan kualitas tanah dan produktivitas lahan. Penelitian ini memberikan informasi dasar yang penting dalam mendukung pengelolaan tanah berkelanjutan, khususnya pada tanah Ultisol di daerah tropis.
References
Abdillah, M. H., & Widiyastuti, D. A. (2022). Peningkatan Kualitas Kimia Tanah Sulfat Masam dengan Aplikasi Kombinasi Bahan Organik Lokal dan Limbah Agroindustri. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 27(1), 120–131. https://doi.org/10.18343/jipi.27.1.120
Brady, N. C., & Weil, R. R. (2008). The nature and properties of soils (14th ed.). Pearson Prentice Hall.
Hanafiah, K. A. (2010). Dasar-dasar ilmu tanah. RajaGrafindo Persada.
Hardjowigeno, S. (2015). Ilmu tanah. Akademika Pressindo.
Indriyati, L. T., Nugroho, B., & Hazra, F. (2022). Detoksifikasi Aluminium dan Ketersediaan Fosforus dalam Tanah Masam Melalui Aplikasi Bahan Organik. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 28(1), 10–17. https://doi.org/10.18343/jipi.28.1.10
Karnilawati, Yusnizar, & Zuraida. (2015). PENGARUH JENIS DAN DOSIS BAHAN ORGANIK PADA ENTISOLTERHADAP pH TANAH DAN P-TERSEDIA TANAH. Prosiding Seminar Nasional Biotik 2015.
Kusumarini, N., Putranto, A. W., Agustina, C., & Wahab, A. A. (2022). The Potential of Paper Industry Sludge Potency as Organic Soil Amandment. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 9(1), 147–151. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2022.009.1.16
Mujizat, Y., et al. (2023). Variabilitas kandungan C-organik pada tanah Ultisol. Jurnal Agroteknologi, 7(1), 33–40.
Multazam, Z., et al. (2025). Kesuburan tanah dan bahan organik. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 10(1), 1–10.
Pasaribu, N. R., Fauzi, & Hanafiah, A. S. (2018). Aplikasi bahan organik dalam meningkatkan kesuburan tanah Ultisol. Talenta Conference Series: Agricultural and Natural Resources, 1(1), 12–18.
Prasetyo, B. H., & Suriadikarta, D. A. (2006). Karakteristik, potensi, dan teknologi pengelolaan tanah Ultisol. Jurnal Litbang Pertanian, 25(2), 39–47.
Siregar, P., Fauzi, & Supriadi. (2017). Pengaruh pemberian beberapa sumber bahan organik dan masa inkubasi terhadap beberapa aspek kimia kesuburan tanah Ultisol. Jurnal Agroekoteknologi, 5(2), 256–264.
Wardana, T. S., & Pratama, F. P. (2025). Analisis Kandungan Bahan Organik Tanah Pada Lahan Kelapa Sawit Di Pantai Labu. 8.
Wati, K. R., Hazriani, R., & Manurung, R. (2025). Evaluasi status kesuburan tanah Ultisol pada dua penggunaan lahan. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan, 12(1), 45–53
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mhd. Zidan Aris Fatih, Anggun Citra Sari, Kalsa Sijabat, Balqis Aulia Mayvita, Juwita Maya Sari, Grecia Margarethe Zega, Gomoses Stevencus Simarmata, Valerina Leo Sinaga, Goklas Sihombing, Escha Purba

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










