Manajemen Pendidikan Kewirausahaan dalam Meningkatkan Kemandirian Santri di Pondok Pesantren Fathul Ulum Diwek Jombang

Authors

  • Sohib Sohib Universitas Pesantren KH. Abdul Chalim Pacet Mojokerto

Keywords:

Manajemen pendidikan Kewirausahaan, Kemandirian Santri

Abstract

Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki kemandirian dalam manajemen operasional sehingga banyak pesantren menyelenggarakan kewirausahaan. Hal tesebut juga dilakukan oleh pondok pesantren Fathul Ulum Diwek Jombang yang menyelenggarakan program kewirausahaan. Perlunya meningkatkan kemandirian ssantri, pondok pesantren Fathul Ulum berusaha mengatur dalam manajemen kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen Pendidikan kewirausahaan pondok pesantren Fathul Ulum untuk meningkatkan kemandirian santri. Penelitian ini mencakup 3 sub topic; 1) Perencanaan program pendidikan kewirausahaan, 2) Pelaksanaan program kewirausahaan, 3) Peningkatan kemandirian santri Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik interview, observasi dan studi dokumen. Informan penelitian meliputi pengasuh, kepala pesantren, kepala BUMP (Badan Usaha Milik Pesantren), kordinator unit wirausaha dan tenaga operasional. Tahapan teknik analisis data meliputi reduksi data, display data, kesimpulan dan verifikasi. Adapun untuk melakukan keabsahan data, peneliti melakukan ketekunan pengamatan, triangulasi data, diskusi dengan teman sejawat, pengecekan anggota, kecukupan referensial. Hasil penelitian menghasilkan bahwa; 1) perencanaan untuk memulai program kewirausahaan diantaranya penguatan visi-misi, penajaman tujuan program dan penunjukan penanggung jawab, riset market terhadap kebutuhan pasar, rekrutmen terhadap tenaga operasional, 2) pelaksanaan program kewirausahaan meliputi memberikan pelatihan dasar terhadap tenaga operasional, memberikan motivasi tentang program kewirausahaan, memberikan apresiasi atas jerih payah mengoperasionalkan program kewirausahaan, diversifikasi usaha melalui proses riset market. 3) peningkatan dilakukan melalui penetapan indikator pencapaian dan laporan berkala terhadap pencapaian program kewirausahaan, melakukan diskusi dengan manajemen pondok pesantren untuk mendapatkan masukan serta memberikan pelatihan-pelatihan

References

Asyhabuddin. (2020). Memupuk Kemandirian Dengan Kewirausahaan Sosial. Jakarta: Gramedia.

Dadang Suhardan, D. (2014). Ekonomi Dan Pembiayaan Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Efendi, J. (2005). Profil Organisasi. Jakarta: Cv. Pajar Gemilang.

Fatah, A. M. (2005). Rekontruksi Pesantren Masa Depan. Jakarta: Lista Fariska.

Hafidh. (2022). Pesantren Dan Kemandirian Perekonomian: Studi Tentang Kewirausahaan Di Pondok Pensantren Ar-Risalah Cijantung Iv Ciamis.

Hamzah. (2022). Manajemen Pondok Pesantren Dalam Mengembangkan Kewirausahaan Berbasis Agrobisnis (Studi Kasus Di Pp Mukmin Mandiri Sidoarjo Dan Pp Nurul Karomah Pemekasan). 125.

Hisrich, R. M. (2017). Enterpreunership. Mc Graw-Hill Education.

Karni, A. (2009). Etos Studi Kaum Santri: Wajah Baru Pendidikan Islam. Bandung: Pt. Mizam Pustaka.

Kartika, C. S. (2014). Analisi Rekurtmen, Seleksi Dan Penempatan Kayawan Pada Pt Arta Boga Cemerlang Surabaya. Agora, 1.

Mulyono. (2014). Manajemen Administrasi & Organisasi Penididikan. Yogyakarta: Ar-Ruzz.

Nata, A. (2012). Kapita Seleksa Pendidikan Islam Isu-Isu Konteporel Tentang Pendidikan Islam. Jakarta: Pt. Raja Grafindo Persada.

Noor, H. F. (2007). Ekonomi Manajerial. Jakarta: Pt Raja Grafindo Persada.

Nurmasyitah. (2022). Kewirausahaan Dan Pelatihan: Strategi Pengembangan Wirausaha. Jakarta: Kencana.

Rifai. (2022). Manajemen Ekonomi Mandiri Pondok Pesatren Dalam Mewujudkan Layanan Pendidikan.

Rusdiana. (2012). Pendidikan Kewirausahaan. Bandung: Insan Komunika Jurusan Ilmu Komunikasi Uin Sgd.

Silaban, R. (2015). Hubungsn Motivasi Kerja Dengan Kinerja Guru Pada Sekolah Dasar Negeri Kecamatan Medan Petisah Medan. Jurnal Ilmiah Politeknik Mandiri Bina Prestasi, 1.

Downloads

Published

2026-05-10