Analisis Koordinasi Antarbidang dalam Pelayanan Jemaah Haji di Asrama Haji Donohudan Embarkasi Solo
Keywords:
Koordinasi Antarbidang, Pelayanan Jemaah Haji, Asrama Haji DonohudanAbstract
Pelayanan jemaah haji merupakan bentuk pelayanan publik yang melibatkan banyak bidang dengan tugas dan tanggung jawab yang saling berkaitan. Kondisi tersebut menuntut adanya koordinasi yang efektif agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan secara tertib dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis koordinasi antarbidang dalam pelayanan jemaah haji di Asrama Haji Donohudan Embarkasi Solo, meliputi mekanisme koordinasi, hambatan yang dihadapi, serta upaya yang dilakukan dalam menjaga efektivitas pelayanan jemaah haji. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan serta Kepala Seksi Humas Asrama Haji Donohudan Embarkasi Solo. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koordinasi antarbidang dilakukan melalui komunikasi formal dan informal, seperti briefing internal, rapat evaluasi rutin, serta komunikasi cepat melalui grup WhatsApp PPIH. Pembagian tugas yang jelas dan komunikasi lintas bidang membantu menjaga kelancaran pelayanan jemaah, terutama pada proses penerimaan dan pemberangkatan. Hambatan koordinasi yang ditemukan lebih banyak dipengaruhi oleh faktor teknis lapangan, seperti perubahan jadwal penerbangan, keterlambatan kedatangan jemaah, dan kondisi kesehatan jemaah yang memerlukan penanganan khusus. Untuk mengatasi hambatan tersebut, setiap bidang melakukan evaluasi rutin, penguatan komunikasi, dan penyesuaian pelayanan secara fleksibel sesuai kondisi di lapangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa koordinasi antarbidang memiliki peran penting dalam mendukung efektivitas pelayanan jemaah haji di Embarkasi Solo. Koordinasi yang berjalan secara aktif dan terintegrasi mampu menciptakan pelayanan yang lebih tertib, responsif, dan mendukung kenyamanan jemaah selama proses pelayanan berlangsung.
References
Agustin, T. M., & Muhajarah, K. (2024). Evaluasi pelayanan petugas haji ramah lansia tahun 2023 oleh Kantor Kementerian Agama Wilayah Jawa Tengah. Islamic Management: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(1).
Choliq, A. (2014). Tingkat kepuasan jamaah calon haji terhadap pelayanan di asrama embarkasi haji 2012. IAIN Walisongo Semarang.
Fatiha, S. N. U., Affandi, Y., Darissurayya, V., Rozaq, A., & Malik, H. A. (n.d.). Peran satgas haji dalam peningkatan kualitas pelayanan jemaah lansia di Asrama Haji Donohudan. Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Handayaningrat, S. (1994). Pengantar studi ilmu administrasi dan manajemen. Jakarta: Haji Masagung.
Hasibuan, M. S. P. (2011). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis data kualitatif. Jakarta: UI Press.
Moenir, A. S. (2010). Manajemen pelayanan umum di Indonesia. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Nada, A. Q. (2022). Upaya perbaikan kualitas pelayanan akomodasi di Asrama Haji Embarkasi Donohudan pasca pandemi COVID-19 (Skripsi). Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang.
Siagian, S. P. (2014). Fungsi-fungsi manajerial. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhammad Wildan Arditya, Mohammad Syauqi Almaliki, Airlangga Bramayudha

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










