Ejaan dalam Bahasa Indonesia: Pengertian, Fungsi, dan Urgensinya sebagai Norma Kebahasaan
Keywords:
ejaan, norma kebahasaan, PUEBIAbstract
Ejaan merupakan elemen fundamental dalam sistem tulis-menulis Bahasa Indonesia yang berfungsi sebagai norma resmi penggunaan bahasa. Namun, fenomena kesalahan ejaan masih marak ditemukan di berbagai ranah komunikasi, mulai dari tulisan akademik hingga konten media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji definisi ejaan menurut para ahli linguistik, menganalisis fungsi ejaan dalam komunikasi tertulis, dan menegaskan urgensinya sebagai norma kebahasaan dalam konteks kebangsaan Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka. Sumber data meliputi buku linguistik, jurnal ilmiah terbitan 2015–2025, serta dokumen resmi Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Data dianalisis melalui teknik analisis isi dan diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Hasil kajian menunjukkan bahwa ejaan merupakan instrumen ideologis yang memperkuat identitas nasional dan menjamin standardisasi komunikasi tertulis, bukan sekadar aspek teknis-ortografis. Kesalahan ejaan terbukti berdampak signifikan terhadap kredibilitas akademik, efektivitas komunikasi resmi, dan kualitas wacana publik. Disimpulkan bahwa pemahaman dan penerapan ejaan yang benar merupakan keharusan linguistik sekaligus tanggung jawab kebangsaan.
References
Alwi, H., Dardjowidjojo, S., Lapoliwa, H., & Moeliono, A. M. (2003). Tata bahasa baku bahasa Indonesia (Edisi ketiga). Balai Pustaka.
Aslinda, & Syafyahya, L. (2014). Pengantar sosiolinguistik. Refika Aditama.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2016). Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2021). Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (PUEBI) edisi revisi (Keputusan Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Nomor 0321/I/BS.00.01/2021). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Chaer, A. (2013). Linguistik umum (Edisi revisi). Rineka Cipta.
Cooper, R. L. (1989). Language planning and social change. Cambridge University Press.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewi, R. S. (2022). Analisis kesalahan ejaan dalam dokumen kebijakan pemerintah daerah: Kajian normatif dan implikasi administratif. Jurnal Ilmu Administrasi dan Kebijakan Publik, 9(2), 114–129.
Halliday, M. A. K., & Matthiessen, C. M. I. M. (2014). Halliday's introduction to functional grammar (4th ed.). Routledge.
Haugen, E. (1966). Linguistics and language planning. In W. Bright (Ed.), Sociolinguistics (pp. 50–71). Mouton.
Keraf, G. (1984). Tata bahasa Indonesia. Nusa Indah.
Kridalaksana, H. (2009). Kamus linguistik (Edisi keempat). Gramedia Pustaka Utama.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Mulyati, Y., Rosdiana, Y., & Nurbaya, S. (2022). Analisis kesalahan ejaan dalam karya tulis mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 22(1), 45–62.
Mustakim. (2020). Sejarah dan perkembangan ejaan bahasa Indonesia: Dari Van Ophuijsen hingga PUEBI. Jurnal Bahasa dan Sastra, 8(1), 1–18.
Pusat Bahasa. (2008). Kamus besar bahasa Indonesia (Edisi keempat). Gramedia Pustaka Utama.
Rahardi, R. K. (2019). Pragmatik: Kesantunan imperatif bahasa Indonesia (Edisi revisi). Erlangga.
Ramlan, M. (2001). Morfologi: Suatu tinjauan deskriptif (Edisi revisi). CV Karyono.
Setiawan, T., & Rokhmansyah, A. (2023). Penyimpangan ejaan bahasa Indonesia dalam media sosial: Analisis semiotik dan sosiolinguistik. Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(1), 88–104.
Setyawati, N. (2021). Kesalahan berbahasa Indonesia dalam karangan mahasiswa: Kajian ejaan dan tata bahasa. Jurnal Lingua, 16(2), 77–95.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi revisi). Alfabeta.
Sugono, D. (2009). Mahir berbahasa Indonesia dengan benar. Gramedia Pustaka Utama.
Suyanto, E. (2015). Bahasa Indonesia di perguruan tinggi: Mata kuliah pengembangan kepribadian. Graha Ilmu.
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dede Yusup, Muhammad Rafif Mushaffa, Agung Pranoto Kadiatmaja

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










