Peran Media Digital dalam Layanan Bimbingan dan Konseling terhadap Keterbukaan Komunikasi Siswa

Authors

  • Danu Aji Pamungkas Sutrisno Universitas Negeri Medan
  • Dina Tiara Nasution Universitas Negeri Medan
  • Gita Arta Morani Gultom Universitas Negeri Medan
  • Lufti Chairunisa Universitas Negeri Medan
  • Nurul Hidayah Universitas Negeri Medan

Keywords:

media digital, bimbingan dan konseling, keterbukaan komunikasi

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan pengaruh terhadap pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah, termasuk dalam proses komunikasi antara guru BK dan siswa. Pemanfaatan media digital dalam layanan BK dinilai mampu membantu menciptakan komunikasi yang lebih fleksibel, interaktif, dan mudah diakses oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media digital dalam layanan bimbingan dan konseling terhadap keterbukaan komunikasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber penelitian yang relevan mengenai media digital, layanan bimbingan dan konseling, serta keterbukaan komunikasi siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital memiliki peran penting dalam mendukung keterbukaan komunikasi siswa melalui penggunaan layanan konseling daring, media sosial, dan platform komunikasi digital lainnya. Pemanfaatan media digital membantu siswa merasa lebih nyaman, percaya diri, dan terbuka dalam menyampaikan perasaan maupun permasalahan yang dialami kepada guru BK. Selain itu, layanan BK berbasis digital juga membantu meningkatkan fleksibilitas dan efektivitas komunikasi dalam proses konseling. Dengan demikian, media digital dapat menjadi sarana yang mendukung terciptanya komunikasi yang lebih terbuka dan efektif dalam layanan bimbingan dan konseling di sekolah.

References

Adela, N., Neviyarni, & Nirwana, H. (2025). Cyber counseling sebagai metode meningkatkan layanan bimbingan dan konseling di sekolah: Literature review. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 2(12), 113–117.

Aini, N. N., & Wibowo, M. E. (2022). Hubungan komunikasi interpersonal dengan keterbukaan diri siswa. Indonesian Journal of Guidance and Counseling: Theory and Application, 11(2), 78–85.

Alim, N., Aditya, M. A., & Wulandari, R. (2026). Persepsi siswa terhadap penggunaan platform digital sebagai media layanan bimbingan dan konseling. Aksiologi: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 6(2), 365–372.

Lidia, S., & Hayati, L. M. (2025). Pemanfaatan media digital dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Widyaswara Indonesia, 1(2), 231–234.

Meira, J. D., Suarni, N. K., & Dharsana, I. K. (2026). Transformasi layanan bimbingan dan konseling di era digital: Peluang, tantangan, dan implikasi terhadap pengembangan kompetensi siswa. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 11(1), 42–49. https://doi.org/10.29210/026858jpgi0005

Ramadhani, A. F., & Jatnika, D. C. (2025). Dinamika interaksi sosial remaja di era digital dan peran pekerja sosial. Share: Social Work Journal, 14(2), 148–155. https://doi.org/10.40159/share.v14i2.59963

Sarasvati, H. L., & Rukiyati. (2024). Peran teknologi sebagai media dalam praktik layanan bimbingan konseling. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 15(3), 348–361. https://doi.org/10.23887/jibk.v15i3.87784

Setianingsih, E. S. (2015). Keterbukaan diri siswa (self disclosure), EMPATI: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 2(2), 46–57.

Soputan, S. D. M., & Mulawarman. (2021). Self disclosure pengguna media sosial dalam menjaga kesejahteraan psikologis siswa. Prosiding Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Malang.

Zilka, G. C., Cohen, R., & Rahimi, I. D. (2018). Teacher presence and social presence in virtual and blended courses. Journal of Information Technology Education: Research, 17, 103–126. https://doi.org/10.28945/4061

Downloads

Published

2026-05-27