Pergeseran Norma Gender dalam Pembagian Kerja Rumah Tangga pada Pasangan Dual-Career
Keywords:
pergeseran norma gender, pasangan dual-career, pembagian kerja rumah tanggaAbstract
Perubahan sosial dan ekonomi global telah meningkatkan partisipasi perempuan dalam dunia kerja, sehingga melahirkan fenomena pasangan dual-career, yaitu pasangan suami istri yang sama-sama memiliki karier dan bekerja di ranah publik. Kondisi ini menciptakan ketegangan dengan norma budaya patriarki yang secara tradisional menempatkan laki-laki sebagai pencari nafkah dan perempuan sebagai pengelola urusan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pergeseran norma gender, menganalisis faktor pendorong dan penghambatnya, serta memahami strategi negosiasi pembagian kerja rumah tangga yang diterapkan oleh pasangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, menelaah berbagai literatur, teori, dan penelitian terdahulu terkait kesetaraan gender dan dinamika keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa telah terjadi pergeseran norma gender dari pandangan yang menganggap pekerjaan rumah tangga sebagai kewajiban mutlak perempuan, menuju pandangan sebagai tanggung jawab bersama yang dibagi berdasarkan kesepakatan dan kemampuan masing-masing. Pergeseran ini didorong oleh tingginya pendidikan, kemandirian ekonomi perempuan, paparan informasi, kebutuhan praktis, dan dukungan hukum. Namun, perubahan ini belum berjalan sempurna dan masih tertahan oleh kuatnya budaya patriarki, tekanan lingkungan sosial, normalisasi beban ganda bagi perempuan, serta kurangnya dukungan kebijakan. Hal ini mengakibatkan apa yang disebut sebagai revolusi yang terhenti, di mana kesetaraan berkembang di ruang publik namun berjalan lambat di ruang domestik. Dalam menyeimbangkan peran, pasangan menerapkan strategi seperti komunikasi terbuka, pembagian kerja fleksibel, penggunaan bantuan eksternal, dan penyesuaian makna peran, meskipun negosiasi yang terjadi sering kali masih asimetris dengan perempuan yang tetap memikul beban lebih besar. Secara umum, pembagian kerja rumah tangga pada pasangan dual-career saat ini berada dalam masa transisi antara nilai tradisional dan nilai modern yang lebih setara
References
Athmainnah, S. (2015). Relasi Gender Pasangan Suami-Istri Bekerja Berdasarkan Pengelolaan Penghasilan dan Pembagian Kerja Domestik. European Journal of Social Psychology, 613–630.
Azra, A. A., dkk. (2024). Transformasi Peran Gender dalam Keluarga Modern di Indonesia. Jurnal Sosiologi Masyarakat, 29(1), 45–62.
Badan Pusat Statistik. (2022). Partisipasi Tenaga Kerja dan Pembagian Kerja Tidak Berbayar di Indonesia. Jakarta: BPS RI.
Blood, R. O., & Wolfe, D. M. (1960). Husbands and Wives: The Dynamics of Married Living. New York: Free Press.
Churchill, B., & Craig, L. (2023). Persistensi Ketimpangan Kerja Rumah Tangga Antar Generasi. Journal of Marriage and Family, 85(3), 789–806. https://doi.org/10.1111/jomf.12987
Ginanjar, A., & Wulandari, D. (2020). Kepuasan Pernikahan dan Beban Ganda pada Pasangan Dual-Career. Jurnal Psikologi Sosial, 18(2), 142–155.
Hochschild, A., & Machung, A. (1989). The Second Shift: Working Parents and the Revolution at Home. New York: Viking Penguin.
Jakiyah, S., & Amelda, R. (2023). Kesetaraan Gender dalam Pembagian Kerja dan Pengasuhan Anak. International Journal of Advanced Social Sciences and Humanities, 5(2), 89–104.
Nur Halisah, N., Alimah, H. N., & Kurniati, K. (2026). Relasi Gender dalam Rumah Tangga Modern: Pembagian Kerja Domestik pada Pasangan Bekerja. Bayan: Jurnal Studi Gender dan Anak, 7(1), 78–92. https://e-journal.nawaedukasi.org/index.php/bayan/article/view/114
Parsons, T., & Bales, R. F. (1955). Family, Socialization and Interaction Process. New York: Free Press.
Republik Indonesia. (1974). Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 7.
Rapoport, R., & Rapoport, R. N. (1971). Dual-Career Families. Harmondsworth: Penguin Books.
Setyonaluri, D., & Utomo, A. (2024). Negosiasi Peran dan Hubungan Gender pada Pasangan Karier di Era Kerja Fleksibel. Bayan: Jurnal Studi Gender dan Anak, 7(1), 45–60. https://e-journal.nawaedukasi.org/index.php/bayan/article/download/112/77
Sugiarti, E., & Suyanto. (2022). Pergeseran Nilai dan Pembagian Kerja Rumah Tangga pada Keluarga Perkotaan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 25(3), 211–226.
West, C., & Zimmerman, D. H. (1987). Doing Gender. Gender & Society, 1(2), 125–151. https://doi.org/10.1177/0891243287001002002
Widyasari, A. (2021). Dinamika Peran Gender dan Strategi Penyesuaian Pasangan Dual-Career. Jurnal Studi Masyarakat dan Budaya, 12(1), 34–51
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Astini Sihombing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










