Studi Deskriptif Persiapan Mahasiswa Pendidikan Menjadi Guru Profesional Di Era Digital

Authors

  • Yulia Respi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Riau
  • Yospi Merlin Universitas Riau
  • Beby Oktavia Universitas Riau
  • Rifqa Gusmida Universitas Riau

Keywords:

guru profesional, era digital, mahasiswa pendidikan

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam dunia pendidikan dan menuntut guru memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan abad ke-21. Oleh karena itu, mahasiswa pendidikan sebagai calon guru perlu mempersiapkan diri agar mampu menjadi guru profesional di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat persiapan mahasiswa pendidikan menjadi guru profesional di era digital yang ditinjau dari aspek kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, literasi digital, pemanfaatan teknologi pembelajaran, dan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan masa depan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan sampel sebanyak 15 mahasiswa program studi pendidikan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang terdiri atas 15 butir pernyataan dan dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memberikan jawaban setuju dan sangat setuju pada hampir seluruh indikator. Sebanyak 80% responden menyatakan mampu menggunakan teknologi digital dalam pembelajaran, 86,7% memahami pentingnya literasi digital, 86,6% mampu menggunakan aplikasi pembelajaran digital, dan 86,6% memiliki motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan mengajar. Selain itu, 86,6% responden menyatakan siap menjadi guru di era digital. Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa pendidikan memiliki tingkat kesiapan yang baik untuk menjadi guru profesional di era digital. Namun demikian, peningkatan kompetensi digital tetap perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, praktik penggunaan teknologi pembelajaran, dan pengembangan inovasi pembelajaran agar calon guru mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pendidikan masa depan.

References

Anggraeni, D. S., Wijaya, V., & Shofieyah, K. (2026). ANALISIS KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL SEBAGAI INDIKATOR.

Efendi, S., & Zulhendra, D. (2024). Strategi Pengembangan Profesionalisme Pendidik di Era Digital. 1(1), 53–66.

Izazi, N. I., & Fudhla, A. (n.d.). Kesiapan guru profesional di era digital. 1–7.

Lestari, W., Isnaningrum, I., Hidayat, N., Pakuan, U., Info, A., & History, A. (2024). Pengembangan Profesional Berkelanjutan untuk Guru : Meningkatkan Kualitas Pengajaran di Era Digital. 7, 13286–13292.

Nurazijah, M., Nurbayanti, S., & Rustini, T. (2024). Peluang Pembelajaran ICT Bagi Mahasiswa Calon Guru : Meningkatkan Persiapan Pendidik Profesional di Era Digital. 8, 25822–25832.

Pendidikan, J. W., Falasifah, F., Yadi, N., Halimah, L., Indonesia, P., & Cibiru, K. (2025). Strategi Peningkatan Kompetensi Guru Di Era Digital Untuk Sekolah Dasar 1. 12(1), 229–240.

Saerang, H. M., Lembong, J. M., Deity, S., & Sumual, M. (2023). Strategi Pengembangan Profesionalisme Guru di Era Digital : Tantangan dan Peluang. 9(1), 65–75.

Sitompul, B., Kristen, P. A., & Digital, E. (2022). Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Di Era Digital. 6, 13953–13960.

Wati, S., Labuhanbatu, M. A. N., & Utara, S. (2024). Penguatan Kompetensi Guru Dalam Menghadapi Era Digital. 10(2).

Yusuf, O. Y.H., Sasmin, Rosnawati, Fitriani, W. O. H.,&Junaddin, A. (2024). Arus Jurnal Sosial dan Humaniora ( AJSH ). Sosial Dan Humaniora.

Downloads

Published

2026-06-03