Interaksi Sosial dan Konflik Antar Golongan dalam Masyarakat: Kajian Etis Akhlak dan Humanistik
Keywords:
interaksi sosial, konflik antargolongan, etisAbstract
Penelitian ini mengkaji interaksi sosial dan konflik antarkelompok dalam masyarakat yang beragam melalui perspektif etis, moral, dan humanistik. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana perbedaan identitas, nilai, dan kepentingan dapat memperkaya kehidupan sosial sekaligus memicu konflik. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini dilakukan melalui studi pustaka dengan menganalisis teori-teori sosiologi klasik, literatur kontemporer, dan kerangka kerja humanistik. Temuan menunjukkan bahwa konflik di Indonesia, seperti perselisihan lokal di Luwu dan ketegangan berkepanjangan di Papua, bukan sekadar masalah struktural, tetapi juga tantangan moral. Komunikasi yang buruk, stereotip, dan kurangnya toleransi sering memperparah perpecahan. Namun, jika dipandu oleh prinsip-prinsip etika, nilai-nilai akhlak, dan pendekatan humanistik, konflik dapat diubah menjadi dialog konstruktif dan pembelajaran sosial. Keunikan penelitian ini terletak pada integrasi teori konflik sosiologis dengan perspektif etika dan humanistik, yang menawarkan strategi resolusi yang komprehensif. Integrasi ini menyoroti bahwa konflik tidak hanya harus dipandang sebagai ancaman, tetapi juga sebagai peluang untuk memperkuat solidaritas dan kohesi sosial.
References
Abdurrahman, S. H. (2026). Eksistensi hukum antar golongan di negara kita dewasa ini. Jurnal Hukum & Pembangunan, 10(1), Article 3.
Aisyah, R. P., Murdiati, E., & Hertimi, S. (2025). Interaksi komunikasi antar budaya pada peran corporate social responsibility Pertamina terhadap masyarakat di Desa Karya Mulya Kota Prabumulih. Indonesian Journal of Social Development, 2(3), 1–14.
Kompas.com.
Bungin, B. (2017). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi metodologis ke arah ragam varian kontemporer. Jakarta: Rajawali Pers.
Coser, Lewis. (1956). The Functions of Social Conflict. New York: The Free Press.
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2017). The Sage handbook of qualitative research (5th ed.).
Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Hawa, A. A., Anggriani, A. I., Devi, A. N., Suyana, F. T., Fitria, R. A., & Febriyani. (2023). Akhlak dalam perspektif pendidikan agama Islam. AL Anbiya: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam, 1(1), 49–52.
Kumalasari, T. (2020). Konsep “antargolongan” dalam Pasal 28 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE). Media Iuris, 3(2), 20892. https://doi.org/10.20473/mi.v3i2.20892.
Kusumawardani, S. D. M., & Sari, N. L. K. R. (2025). Sejarah, prinsip dasar, dan kontribusi aliran humanistik terhadap psikologi. Journal Psychology PsyEcho, 2(1), 1–11.
Laili, H. N., & Sofa, A. R. (2025). Pendidikan akhlak menurut Imam Al-Ghazali. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa dan Pendidikan, 5(1), 1–6.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Muadzin, L. A., & Sunarto, S. (2025). Kepemimpinan etis dan kultural dalam pendidikan. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(2), 184–192. https://doi.org/10.61132/jmpai.v3i2.984
Nata, Abuddin. (2016). Sosiologi Pendidikan Islam. Cet. II; Jakarta: Rajawali Pers.
Mcleod, S. (2023). Social Identity Theory In Psychology (Tajfel & Turner, 1979). Jurnal Symply Psycology.
Putri, A. (2019). Evaluasi Pasca Konflik dalam Pendidikan sebagai Upaya Peningkatan Manajemen Konflik. Jurnal Manajemen dan Pendidikan, 17(1), 95–108.
Sahnan, A. (2018). Konsep akhlak dalam Islam dan kontribusinya terhadap konseptualisasi pendidikan dasar Islam. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto.
Sarjito, A., & Lelyana, N. (2024). From fragility to resilience: Ethical dimensions of multidimensional policy in Indonesia’s global conflict response. Research Square.
Soekanto, S. (2012). Sosiologi Suatu Pengantar. Buku, 55.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Syamsuddin, A. (2020). Konflik sosial dalam perspektif sosiologi agama. Jurnal Prosiding Ilmu
Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa. MAN Kepulauan Selayar.
Tajfel, H., Turner, J. C., Austin, W. G., & Worchel, S. (1979). An integrative theory of intergroup conflict. Organizational identity: A reader, 56-65.
Wulandari, T., Sari, D. P., & Nasution, A. R. (2022). Deskripsi mendalam untuk memastikan keteralihan temuan penelitian kualitatif. Jurnal Literasiologi Literasi Kita Indonesia, 11(2). https://doi.org/10.47783/literasiologi.v9i4.
Azzanela, L. A. (2020, July 10). Analisis mobilitas masyarakat selama pandemi Covid-19.
Adriansyah, R., & Ananda, N. R. (2022, July). Interaksi sosial masyarakat sebelum dan sesudah pandemi COVID-19. Jurnal Prosiding Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa, 2, ISSN 2798-7280.https://doi.org/10.46576/spu.v2i0.54
Katingka, N. (2024, December 24). Catatan 2024: Konflik tak mereda di Papua, penyelesaian masih kontraproduktif. Kompas.
Ikinia, L. (2025, November 28). Transformasi konflik menuju Papua damai. Media Indonesia.
BeritaSatu. (2026, April 24). Polisi jaga ketat dua desa bertikai di Luwu. BeritaSatu.com.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Khalisha Zhafira, Stefani Pia Benedigta Malau, Tio Agnes Br Sinaga, Maria Fatricia Naainggolan, Aura Dwi Kanti, Bisru Hafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










