Penguatan Budaya Verifikasi dan Literasi Media pada Remaja sebagai Benteng Penangkal Hoaks di Ruang Digital

Authors

  • Reviola Putri Universitas Gadjah Mada
  • Alifia Yunika Khoirunnisa Universitas Gadjah Mada
  • Fauziah Khoirunisa Universitas Gadjah Mada
  • Anisa Rafa Aristawati Universitas Gadjah Mada
  • Devi Dwining Tyas Universitas Gadjah Mada
  • Intan Puspita Ramadani Universitas Gadjah Mada

Keywords:

Literasi Media, Budaya Verifikasi, Hoaks

Abstract

Meningkatnya penggunaan media digital di kalangan remaja menyebabkan hoaks semakin mudah tersebar akibat rendahnya literasi media dan minimnya kebiasaan verifikasi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pentingnya budaya verifikasi dalam meningkatkan literasi media remaja guna menangkal penyebaran hoaks di ruang digital. Pendekatan yang digunakan bersifat kualitatif dengan metode literature review, yang dilakukan melalui penelaahan dan analisis terhadap berbagai sumber ilmiah terkait literasi media, budaya verifikasi, serta fenomena hoaks di ruang digital. Hasil penelitian ini memperlihatkan adanya keterkaitan antara tingkat literasi media dan cara pengguna digital dalam merespons serta menyebarkan informasi. Remaja dengan tingkat literasi yang lebih memadai umumnya menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati dalam menilai informasi dan melakukan verifikasi sebelum menyebarkannya. Sebaliknya, keterbatasan literasi digital dapat membuat remaja lebih mudah terpapar dan mempercayai hoaks. Hambatan dalam praktik verifikasi meliputi pengaruh emosional, algoritma media sosial yang mendorong konten sensasional, serta kurangnya kesadaran terhadap bahaya informasi palsu. Budaya verifikasi, termasuk kebiasaan memeriksa kebenaran informasi melalui sumber terpercaya sebelum menyebarkannya, terbukti efektif sebagai benteng digital dalam menekan penyebaran hoaks. Penguatan budaya verifikasi perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi literasi digital sejak dini, pemanfaatan media digital sebagai sarana pendidikan literasi, serta keterlibatan dan kolaborasi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan platform digital. Pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus dapat membantu budaya verifikasi melekat dalam kebiasaan masyarakat, sehingga turut mendukung terbentuknya lingkungan informasi digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

References

Aditya, A., Adji, D., Faigah, E., Musi, S., & Alauddin, U. I. N. (2025). Literasi Media Digital Generasi Z : Analisis Kecakapan Memverifikasi Hoax Berbasis Video Pendek di Tiktok. 9, 37767–37775.

Aisy, F. R. (2022). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menghindari Informasi Hoax Melalui Literasi Media Community Empowerment in Avoiding Hoax Information. 5(2), 125–130.

Aroyo, D. O., Putri, K. A., Shakira, S. P., & Lia. (2025). Peran Literasi Digital Peran Literasi Digital Dalam Menanggulangi Berita Hoaks: Studi Kasus Penipuan Gebyar Berhadiah. 01(01), 60–72.

Ati, R. M., Rhangga, A., Anggraini, P., & Syahputra, H. E. (2023). Literasi Digital sebagai Upaya Kritis Memerangi Berita Bohong : Studi Terhadap Gerakan Masyarakat Antifitnah Indonesia ( MAFINDO ). 10(02), 145–153. https://doi.org/10.22236/komunika.v10i2.10756

Aziz, Z. A. (2025). Peran Literasi Media dalam Menangkal Penyebaran Hoaks di Era Digital. 5(2), 248–264.

Jasmine, D. F., Sunaengsih, C., & Syahid, A. A. (2024). Analisis Program Budaya Literasi Dalam Peningatan Minat Baca Siswa. 13(1), 80–89.

Mujianto, H., & Nurhadi, Z. F. (2022). Dampak Literasi Media Berbasis Digital Terhadap Perilaku Anti Penyebaran Hoaks. 21(1), 31–47. https://doi.org/10.18592/alhadharah.v21i1.6419

Nurlatifah, M. (2016). Fact-Checking dan Jurnalisme Kolaboratif pada Platform Media Online. 4, 67–86.

Nurohmah, A., Qibtia, A. H., & Mutmainah, A. M. (2026). Literasi Digital dan Pencegahan Hoaks di Kalangan Pelajar : Strategi Edukasi dan Efektivitas Literasi Digital dalam Memerangi Penyebaran Hoaks. 6(1), 1–10.

Ramandhika, R., Jehova, L. P., Ramadhan, I., & Adilla, S. (2025). Membangun Fondasi Literasi Media: Strategi Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Era Disinformasi Digital. 6(2), 557–574.

Rensiyana, J. F., Khairuddin, & Agil, I. (2025). Pentingnya Literasi Media Dalam Menghadapi Informasi Hoaks. 2(4), 319–328.

Syukur, A., Fadilla, A., Kifli, H. N., Selti, I. T. A., Nun, M. D. Al, Mubaraq, & Hidayati, N. (2025). Peran Literasi Media Dalam Memerangi Berita Hoax Pada Media Sosial. 4(1), 823–836.

Yuliani, H. (2022). Literasi Digital Dalam Menangkal Berita Hoax di Media Sosial (Studi Pada Mahasiswa Fisip Komunikasi Universitas Muhammadiyah Bengkulu). 20–25

Downloads

Published

2026-06-05