Dampak Otomatisasi FinTech terhadap Redundansi dan Reskilling Tenaga Kerja: Sebuah Systematic Literature Review dari Perspektif Manajemen Risiko SDM

Authors

  • Randy Hidayat Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Widi Samsudin Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Rz Muhammad Rahman Universitas Muhammadiyah Palembang
  • Bora Alviolesa Universitas Muhammadiyah Palembang

Keywords:

FinTech, Redundansi, Reskilling

Abstract

Perkembangan Financial Technology (FinTech) dan kecerdasan buatan telah mentransformasi industri jasa keuangan serta berdampak signifikan terhadap ketenagakerjaan. Otomatisasi yang didorong FinTech menciptakan redundansi tenaga kerja di satu sisi, namun di sisi lain mendorong kebutuhan mendesak akan reskilling. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis bukti empiris mengenai dampak otomatisasi FinTech terhadap redundansi dan reskilling tenaga kerja, serta merumuskan kerangka manajemen risiko sumber daya manusia (SDM). Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada basis data Scopus, Web of Science, Google Scholar, dan Portal Garuda menggunakan kata kunci terkait FinTech, otomatisasi, redundansi, reskilling, dan manajemen risiko SDM. Kriteria inklusi meliputi artikel jurnal peer-review terindeks SINTA 1-4 atau Scopus/WoS Q1-Q4, terbit 2020-2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otomatisasi FinTech secara nyata menyebabkan redundansi, dengan lebih dari 63.000 pekerjaan terpangkas di sektor perbankan global pada 2026 dan proyeksi hingga 200.000 pekerjaan dalam tiga hingga lima tahun ke depan, terutama menyasar pekerja berketerampilan rendah serta fungsi operasional dan manajemen menengah. Strategi reskilling terbukti efektif sebagai mitigasi risiko SDM, sebagaimana praktik terbaik di bank UOB (melatih 20.000 karyawan dalam Generative AI) dan kebijakan OJK mewajibkan alokasi 2,5% biaya tenaga kerja untuk pelatihan. Namun, kesenjangan antara niat dan eksekusi reskilling (hanya 57% perusahaan memiliki jalur reskilling bermakna) serta ancaman experience gap tetap menjadi tantangan utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen risiko SDM di era FinTech harus mengintegrasikan identifikasi risiko redundansi, investasi pelatihan berkelanjutan, dan pendekatan transisi tenaga kerja yang seimbang.

References

Akande, A. S., & Siman, S. (2025). The impact of artificial intelligence on jobs and financial access in the Global South: A systematic literature review. SSRN Electronic Journal. https://doi.org/10.2139/ssrn.5872562

Antaranews. (2024). Kembangkan talenta digital, Bank Jago kenalkan Jago Digital Academy di Yogyakarta. Antaranews Jogja. https://jogja.antaranews.com/berita/693039/kembangkan-talenta-digital-bank-jago-kenalkan-jago-digital-academy-di-yogyakarta

Bloomberg Technoz. (2025). OJK ramal tren bank tutup kantor cabang berlanjut, PHK terkendali. Bloomberg Technoz. https://www.bloombergtechnoz.com

Bloomberg. (2026). Bank executives‘ AI talk takes frightening turn for workers. Bloomberg News. https://hk.finance.yahoo.com/news/銀行業高管談論ai的口風已變-員工噩夢降臨-081646360.html

Cai, W., Wei, Q., & Lin, H. (2023). The effects of digital finance on labor demand: Evidence from 20 million online recruitment positions. Journal of Financial Research, 520(10), 28–44.

Channel News Asia. (2025). DBS, UOB will focus on reskilling staff in AI instead of cutting jobs, say top execs. Channel News Asia. https://www.channelnewsasia.com

Daud, S. N. M., Ahmad, A. H., Trinugroho, I., Rusgianto, S., & Ridhwan, M. M. (2025). FinTech and unemployment: New evidence on the role of labor market regulation. Research in International Business and Finance

ETCIO. (2026). Global banking job cuts cross 63,000 this year as AI, restructuring takes centerstage. The Economic Times CIO. https://cio.economictimes.indiatimes.com

Gokepri. (2025). Inovasi digital dorong penutupan kantor cabang bank. Gokepri. https://gokepri.com

Jiang, W., Tang, Y., Xiao, R. J., & Yao, V. (2025). Surviving the fintech disruption. Journal of Financial Economics, 171, 104071.

Lee, C.-C., Lin, C.-W., Wang, C.-W., & Wang, Y.-H. (2026). Digital accounts and employment in Taiwan’s banking sector: Disruption or realignment? Journal of International Financial Markets, Institutions and Money, 1059056026005678.

Liputan6. (2025). Patuhi aturan OJK, fintech alokasikan 2,5% biaya tenaga kerja untuk pelatihan SDM. Liputan6.com. https://today.liputan6.com/6106928

Media Indonesia. (2025). Adaptasi talenta jadi fokus pengembangan di tengah persaingan. Media Indonesia. https://mediaindonesia.com/teknologi/793648/adaptasi-talenta-jadi-fokus-pengembangan-di-tengah-persaingan

Tempo. (2025). Imbas perkembangan AI, DBS bakal PHK 4.000 karyawan hingga 3 tahun mendatang. Tempo. https://tempo.co

Wolters Kluwer. (2026). Banking‘s talent crisis is now a strategic risk. Wolters Kluwer Expert Insights. https://www.wolterskluwer.com/en/expert-insights/bankings-talent-crisis-is-now-a-strategic-risk

Yahoo Finance. (2026). Banks reduce headcounts globally as AI boosts efficiency. Yahoo Finance. https://finance.yahoo.com

Yermoshkina, O. V., Makurin, A. A., & Doroshenko, L. V. (2025). Financial innovation and unemployment in the financial sector: What is the base? Economy and Society, 90(2), 160–166. https://doi.org/10.33271/ebdut/90.160

Zhou, M. (2026). 人工智能冲击金融业就业格局 [Artificial intelligence reshapes employment landscape in financial industry]. Economic Daily. http://paper.ce.cn/pc/content/202605/27/content_333201.html

Downloads

Published

2026-06-07