Analisis Kualitas Pupuk Organik Cair Dari Kulit Singkong Berdasarkan Kandungan NPK dan pH

Authors

  • Chelsea Sarah Juniarti Siallagan Universitas Negeri Medan
  • Nabila Fajriyah Universitas Negeri Medan
  • Reva Leirisa Universitas Negeri Medan
  • Aliyah Nazhifah Universitas Negeri Medan
  • Elfayetti Elfayetti Universitas Negeri Medan
  • Elsa Kardiana Universitas Negeri Medan

Keywords:

kulit singkong, pupuk organik cair, kualitas pupuk

Abstract

Kulit singkong merupakan limbah pertanian yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik cair (POC). Pemanfaatan limbah kulit singkong menjadi POC dapat membantu mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus menyediakan alternatif pupuk yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pupuk organik cair yang dihasilkan dari kulit singkong berdasarkan kandungan unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), dan nilai pH. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan proses fermentasi kulit singkong menggunakan aktivator mikroorganisme efektif (EM4). Sampel pupuk organik cair yang dihasilkan kemudian diuji di laboratorium untuk mengetahui kandungan NPK dan tingkat keasamannya (pH). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan standar mutu pupuk organik cair yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk organik cair dari kulit singkong mengandung unsur hara Nitrogen, Fosfor, dan Kalium dengan kadar yang bervariasi sesuai kondisi fermentasi. Nilai pH yang diperoleh berada pada kisaran yang mendukung pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil analisis kandungan NPK dan pH, pupuk organik cair dari kulit singkong memiliki potensi untuk digunakan sebagai pupuk organik alternatif dalam mendukung budidaya tanaman secara berkelanjutan.

References

Aborisade, M. A., Long, H., Rong, H., Kumar, A., & Cui, B. (2026). Bio-based fertilizers from waste: Nutrient recovery, soil health, and circular economy impacts. Toxics, 14(2), 145–168. https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC12846053/

Aruwajoye, N. N., & Coetzee, R. (2025). Transitioning from linear to circular systems offers sustainable solutions for smallholder agriculture in the Global South. Environmental Challenges, 20, 100921. https://www.researchgate.net/publication/395124034

Azis, A., & Sutapa, I. N. (2021). Pengaruh waktu fermentasi terhadap kualitas pupuk organik cair berbahan dasar kulit singkong. Jurnal Akademika Kimia, 10(2), 95–103. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/JAK/article/view/15671

Chand, J., Reza, R., Chowdhury, M., & Hager, J. V. (2026). Liquid organic fertilizers in soilless cultivation: A systematic review of production, performance, challenges, and future prospects. Frontiers in Sustainability, 7, Article 1775182. https://www.frontiersin.org/articles/10.3389/frsus.2026.1775182/full

Ediene, V. F., & Iren, O. B. (2025). Optimizing composting ratios of cassava peels and pig manure for enhanced compost quality. Journal of Agriculture, Forestry and Environment, 9(1), 45–58. https://jafe.net.ng/index.php/home/article/view/145

Hakki, E. E., Khattak, W. A., Anas, M., Iqbal, J., & Khan, M. A. (2026). Innovative approaches and cutting-edge methods in next-generation fertilizer production and characterization. In Advanced Fertilizers for Sustainable Agriculture (pp. 1–28). Wiley. https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/9781394383375.ch1

Prakusya, N., & Astuti, S. (2025). Faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan fermentasi pada pupuk organik cair. Jurnal Agroinovasi, 14(1), 66–74.

Putri, A., Sormin, D., & Harahap, R. (2023). Kandungan unsur hara makro pada limbah kulit singkong sebagai bahan baku pupuk organik cair. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 8(1), 45–53.

Putri, R., Simatupang, E., & Hutagalung, M. (2024). Pemanfaatan EM4 sebagai bioaktivator dalam meningkatkan kualitas pupuk organik cair. Jurnal Teknologi Pertanian, 12(1), 21–30.

Shrivastava, V., & Laasri, I. (2025). Nutrient recovery strategies and agronomic performance in circular farming: A comprehensive review. Nitrogen, 6(3), 80–102. https://www.mdpi.com/2504-3129/6/3/80

Sormin, D., Harwani, S., & Lubis, A. (2024). Proses fermentasi dan pengaruhnya terhadap kualitas pupuk organik cair. Jurnal Agrikultura Tropis, 9(2), 112–120.

Taufiq, A. (2023). Unsur hara bagi tanaman kedelai dan pengelolaannya. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi.

Taufiq, A. (2024). Unsur hara bagi tanaman kacang tanah dan pengelolaannya. Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi.

Ubaidillah. (2021). Buku ajar kesuburan tanah dan pemupukan. CV. Pena Persada.

Wahyuni, N., Siregar, D., & Hasanah, R. (2020). Pemanfaatan limbah kulit singkong sebagai bahan baku pupuk organik cair melalui fermentasi EM4. Syntax Admiration,1(2),150–160. https://www.jurnal.syntaxadmiration.pub/index.php/jurnal/article/view/113

Wardana, I. I., Purwaningsih, I., Dewi, P., & Setiawan, R. (2025). Utilization of local microorganisms in making liquid organic fertilizer by utilizing vegetable waste. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(2), 1145–1155. https://jppipa.unram.ac.id/index.php/jppipa/article/view/6506

Widowati, L. R., Setyorini, D., & Hartatik, W. (2023). Sumber hara tanaman berbahan baku lokal. Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Downloads

Published

2026-06-09