Kompetensi Kepribadian Guru dalam Mengenalkan Emosi Pada Anak di PAUD Al-Fitri Kecamatan Cikande Kabupaten Serang
Keywords:
kepribadian guru, emosi anak, anak usia diniAbstract
Guru memiliki peran yang penting di dalam dunia pendidikan, kualitas pembelajaran anak didik tergantung pada kompetensi guru dalam melaksanakan pendidikan dan pembelajaran di sekolah. Pada bidang pendidikan anak usia dini, guru memiliki peranan yang sangat krusial dalam upaya mencapai perkembangan optimal pada diri anak didiknya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepribadian guru di PAUD Al-Fitri, bagaimana emosi setiap anak di PAUD Al-Fitri, bagaimana kompetensi kepribadian guru dalam mengelola emosi pada anak di PAUD Al-Fitri. Metode pada penelitian ini Adalah metode kualitatif dengan jenis penelitian naratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kompetensi kepribadian guru di PAUD Al-Fitri sudah cukup baik, dan sebagian dari guru sudah menguasai indikator kompetensi kepribadian guru sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan. Memiliki kepribadian yang mencerminkan kepribadian yang bertakwa dan berakhlak sangat dibutuhkan sebagai pendidik. Memiliki kepribadian yang mantap adalah fondasi penting bagi seorang pendidik bertindak konsisten. Memiliki kepribadian rasa bangga menjadi guru tercermin dalam sikap dedikasi yang terbaik. Memiliki kepribadian tanggung jawab yang tinggi yaitu kesediaan guru untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya. Emosi setiap anak di PAUD Al-Fitri anak sebagian anak cenderung menunjukkan emosinya kepada guru bahwa yang sedang ia rasakan itu bernama “senang, sedih, marah, dan takut”. Kompetensi kepribadian guru dalam mengelola emosi kepada anak di sini guru melakukan strategi kepada anak memberikan motivasi, memberikan kesempatan pada anak untuk meluapkan emosi, mengarahkan emosi, serta menjadi pendengar bagi anak ketika berada di lingkungan sekolah. Dengan demikian kompetensi kepribadian guru dalam mengelola emosi kepada anak sangatlah penting dalam mengenali dan memberikan kesempatan bagi anak dalam meluapkan emosi dirinya
References
Gultom Desi Nova Natalia. 2022. Standard Kompetensi Mengajar Guru. Bogor: Profesi Keguruan.
Hayani Wulandari , Dio Ivanca Salsabila. 2023. “Peran Guru Dalam Perkembangan Emosi Pada Anak Usia Dini”, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Vol. 06. (4). pp 34
Khoiruddin Muhamad Arif. 2018. “Perkembangan Anak Ditinjau dari Kemampuan Sosial Emosional”. Tribakti: Jurnal Pemikiran Keislaman. Vol. 29. (2). pp 42
Morris, C.A, Basset, H.H, Curby, T, Denham, S.A. 2013. “Relations Among Teachers’ Emotion Socialization Beliefs and Practices and Preschoolers’ Emotional Competence”. Early Education and Development. Vol. 01. (24). pp 60-62
Najma Adhia Luthfiah, Rista Erika, Yoana Nurul Asri. 2024. “Kompetensi Guru PAUD dan Dampaknya terhadap Perkembangan Anak Usia Dini”. al-muhadzab: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Vol. 01. (01). pp 36
Nashih Abdullah. 2020. ‘Ulwan, Tarbiyatul ‘Aulad Fil Islam Pendidikan Anak Dalam Islam penerjemah Arif Rahman Hakim, Lc. Solo: Insan Kamil.
Nirwana, N & Abd. Hakim Naba. 2022. “Peranan Guru dan Orang Tua dalam Mengembangkan Sosial Emosional Anak”. AIJER: Algazali International Journal Of Educational Research. Vol. 04. (2). pp 140.
Rohmatul Hasanah, Ferdy Muzzamil, Siti Fatimah. 2021. “Pengaruh Lingkungan Terhadap Perkembangan Sosial Emosional Anak”. MURANGKALIH: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol. 2. (02). pp 6-8
Suparman Heru. 2023. “Paradigma Pendidikan Untuk Meningkatkan SDM (Sumber Daya Manusia)”. Jurnal Dinamika Pendidikan, Vol. 16. (3) pp 307.
Suryani Mulia. 2024. “Hakekat Pendidikan dalam Kehidupan Manusia”. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan. Vol. 3. (03). pp 539.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Juholilah Juholilah, Hunainah Hunainah, Yahdinil Firda Nadhirah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










