Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan tentang Pemeriksaan HPV DNA Pada WUS di Dukuh Kepoh

Authors

  • Iftah Dewi Rahmawati STIKES Estu Utomo
  • Novita Nurhidayati STIKES Estu Utomo
  • Asih Dwi Astuti STIKes Maluku Husada
  • Luluk Khusnul Dwihestie STIKES Estu Utomo

Keywords:

Pendidikan Kesehatan, Pengetahuan, Pemeriksaan HPV DNA

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada wanita, dengan angka kejadian yang masih tinggi di Indonesia. Rendahnya pengetahuan wanita usia subur (WUS) tentang deteksi dini, khususnya pemeriksaan HPV DNA, menjadi salah satu faktor penghambat upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan WUS tentang pemeriksaan HPV DNA di Dukuh Kepoh. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Sampel sebanyak 30 WUS dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi pendidikan kesehatan, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang (53,3%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan, seluruh responden (100%) memiliki tingkat pengetahuan baik. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan. Pendidikan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan WUS tentang pemeriksaan HPV DNA. Edukasi kesehatan perlu terus ditingkatkan sebagai strategi promotif dan preventif dalam pencegahan kanker serviks.

References

Amalia, R., Handayani, S., & Nurjanah, S. (2021). Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan wanita usia subur tentang deteksi dini kanker serviks. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(2), 115–123.

Endriaty, & Zamli. (2025). Penanganan kanker serviks melalui edukasi deteksi dini di Kabupaten Buton. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(5), 2291–2296. https://jurnalpengabdianmasyarakatbangsa.com/index.php/jpmba/index

Fon, M. A., Rihi, P., & Tunliu, E. O. (2024). The effect of audio-visual education on early detection of cervical cancer on motivation for visual acetic acid inspection examinations among women of childbearing age. Journal of Tropical Diseases and Health Science, 4(1). https://doi.org/10.31965/jtdhs.v4i1.2183

Hidayati, R., & Suryaningsih, E. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi wanita usia subur dalam pemeriksaan kanker serviks metode IVA. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(1), 55–63.

Imelda, F., Tarigan, M., & Santosa, H. (2022). The influence of WhatsApp education information communication on knowledge and attitude of early cervical cancer detection Medan. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 10(G), 1–6. https://doi.org/10.3889/oamjms.2022.9291

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (n.d.). Kanker serviks (kanker leher rahim). Ayo Sehat. https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-penyakit/neoplasma/kanker-serviks-leher-rahim

Lestari, P., & Widodo, A. (2022). Pengaruh edukasi kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan HPV dan kanker serviks pada wanita usia subur. Jurnal Ilmu Kesehatan, 16(2), 87–95.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (2025, 10 Maret). Jaga kesehatan reproduksi perempuan, TP PKK Jateng gencarkan deteksi dini kanker serviks dan payudara. Portal Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. https://jatengprov.go.id/publik/jaga-kesehatan-reproduksi-perempuan-tp-pkk-jateng-gencarkan-deteksi-dini-kanker-serviks-dan-payudara/

Permadi, A., & Wijayanti, R. (2019). Pengetahuan wanita usia subur tentang pencegahan kanker serviks di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 10(2), 85–92.

Prastio, A., & Rahma, N. (2023). Hubungan tingkat pendidikan dengan pengetahuan kesehatan reproduksi pada wanita usia subur. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 11(3), 210–218.

Putri, D. A., & Wulandari, R. (2021). Efektivitas pendidikan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan deteksi dini kanker serviks pada wanita usia subur. Jurnal Bidan Cerdas, 3(2), 66–74.

Rahmawati, E. I., Andriyani, D., & Rohmah, F. (2020). Women’s knowledge and participation in early detection of cervical cancer: A cross-sectional study. Journal of Health Technology Assessment in Midwifery, 3(1), 1–7. https://doi.org/10.31101/jhtam.880

Rotua, H. P., Mamuroh, L., & Yamin, A. (2024). Pengetahuan dan sikap wanita usia subur mengenai pemeriksaan IVA. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 16(2). https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v16i2.2553

Sari, M., & Kurniawati, D. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap wanita usia subur tentang kanker serviks. Jurnal Kesehatan Primer, 5(1), 25–33.

Wulandari, F., & Astuti, D. (2019). Hubungan usia dan pekerjaan dengan tingkat pengetahuan wanita usia subur tentang kanker serviks. Jurnal Kebidanan, 8(2), 98–105.

World Health Organization. (2021). Global strategy to accelerate the elimination of cervical cancer as a public health problem. WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240014107

World Health Organization. (2025, December 2). Cervical cancer. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/cervical-cancer

Downloads

Published

2026-06-20