Analisis Peluang dan Tantangan Perdagangan Internasional Indonesia dengan China pada Komoditas Pertanian Bawang Putih serta Dampaknya terhadap Ketahanan Pangan Nasional

Authors

  • Aminah Aminah Universitas Pelita Bangsa, Jawa Barat

Keywords:

Perdagangan internasional, impor bawang putih, ketahanan pangan nasional

Abstract

Studi yang dilaksanakan mempunyai tujuan dalam menganalisis peluang dan tantangan perdagangan internasional Indonesia dengan China pada komoditas pertanian bawang putih serta dampaknya terhadap ketahanan pangan nasional. Metode yang dipergunakan yaitu pendekatan deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari Badan Pusat Statistik dan berbagai jurnal ilmiah terkait. Temuan studi mengindikasikan jika impor bawang putih dari China masih mendominasi pemenuhan kebutuhan domestik Indonesia akibat rendahnya produksi dalam negeri. Faktor utama yang mempengaruhi tingginya impor antara lain keterbatasan lahan, rendahnya produktivitas, meningkatnya permintaan masyarakat, serta harga impor yang lebih kompetitif. Di sisi lain, impor memberikan dampak positif dalam menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga, namun juga menimbulkan risiko terhadap ketahanan pangan nasional dan daya saing petani lokal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan strategis guna meningkatkan produksi dalam negeri serta mengurangi ketergantungan terhadap impor guna mendukung ketahanan pangan dengan berkelanjutan.

References

Arzia, U., & Riyanto, R. (2023). Pengaruh Volume Impor Bawang Putih Terhadap Harga Eceran Bawang Putih di Indonesia. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 6(2), 100–117. https://doi.org/10.14710/jdep.6.2.100-117

Di, P., Mengurangi, I., & Impor, K. (2024). 1) 66 19. 04(02), 19–27.

Garlic, other than bulbs for propagation, fresh or chilled. (2025). BPS.

Melni, Y. S., Evaliza, D., & Sari, R. (2023). Analisis Perbandingan Pendapatan dan keuntungan Usahatani Petani Karet di Nagari Padang Laweh Kecamatan Koto VII Kabupaten Sijunjung Sebelum dan Pada Saat Covid-19. JOSETA Journal of Socio-Economics on Tropical Agriculture, 4(3), 118–127. https://doi.org/10.25077/joseta.v4i3.446

Mulyadi, M. I., & Nashir, A. (2022). Implementasi Perizinan Impor Bawang Putih (Studi Kasus Distributor Bawang Putih CV Niko Ester). Jurnal Administrasi Bisnis, 2(5), 669–680.

Purba, P., Yuliarti, E., & Sukiyono, K. (2022). Analysis of Garlic Import Demand Trend in Indonesia. Indonesian Journal of Agricultural Research, 4(3), 166–173. https://doi.org/10.32734/injar.v4i3.6306

Puspitasari, Nurmalina, R., Hariyadi, & Agustian, A. (2025). A Deep Dive into Sustainable Garlic Production in Indonesia: A Multidimensional Scaling Approach. Agraris, 11(1), 121–142. https://doi.org/10.18196/agraris.v11i1.429

RACHMADHAN, A. A. (2021). Analysis of Import Dependency and Trade Concentration of Indonesia’S Garlic. Innovare Journal of Agricultural Sciences, 10(3), 12–14. https://doi.org/10.22159/ijags.2022.v10i3.41031

Safi’i, F. A., & Istiandari, D. N. (2026). Analisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Volume Impor Bawang Putih Di Indonesia Tahun 2021-2023. Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2 No.1(1), 784–797. https://doi.org/10.63822/ajt75c73

Downloads

Published

2026-06-24