Meningkatkan Literasi Budaya Melalui Permainan Tradisional Geunteut Bruek
Keywords:
literasi budaya, permainan tradisional, Geunteut BruekAbstract
Literasi budaya merupakan kompetensi mendasar yang perlu ditanamkan sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan identitas bangsa dan pemahaman lintas budaya. Namun, fenomena degradasi budaya yang dipicu oleh arus globalisasi dan dominasi teknologi digital telah mengancam keberlangsungan warisan budaya lokal, termasuk permainan tradisional. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran permainan tradisional Geunteut Bruek sebuah permainan rakyat dari Aceh dalam meningkatkan literasi budaya anak-anak usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 20 sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025, mencakup jurnal pendidikan, kebudayaan, dan psikologi perkembangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Geunteut Bruek memuat nilai-nilai budaya yang kaya, meliputi nilai sosial, nilai moral, nilai historis, dan nilai estetika lokal yang secara inheren mendukung pengembangan literasi budaya. Permainan ini terbukti efektif sebagai media pembelajaran kontekstual yang memfasilitasi internalisasi nilai-nilai kearifan lokal secara alami dan menyenangkan. Di samping itu, artikel ini juga membahas upaya-upaya pelestarian yang telah dan perlu dilakukan, serta tantangan dan solusi yang relevan dalam konteks pendidikan kontemporer. Kesimpulan kajian ini menegaskan bahwa integrasi Geunteut Bruek dalam kurikulum pendidikan formal berpotensi menjadi strategi efektif dalam menguatkan literasi budaya generasi muda Aceh.
References
Ananda, R., & Fadillah, N. (2022). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi permainan tradisional pada anak usia sekolah dasar. Jurnal Sosial Budaya, 19(1), 45–58. https://doi.org/10.24014/sb.v19i1.15234
Fauzi, A., & Rahman, M. (2024). Kesiapan guru SD dalam implementasi permainan tradisional sebagai media pembelajaran budaya lokal. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(2), 88–103. https://doi.org/10.17509/jpgsd.v12i2.68920
Hasanah, U., Munar, A., & Zulfikar, T. (2023). Krisis transmisi budaya lokal pada generasi muda perkotaan Aceh: Kajian sosiologis. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 21(1), 12–29. https://doi.org/10.15548/jipi.v21i1.6123
Hidayah, N., & Suryana, D. (2022). Efektivitas permainan tradisional dalam meningkatkan literasi budaya anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 7(2), 117–133. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.2342
Ismail, F., & Akbar, S. (2024). Digitalisasi permainan tradisional: Peluang dan tantangan melestarikan warisan budaya di era industri 4.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 26(1), 55–71. https://doi.org/10.21009/jtp.v26i1.30210
Kemendikbud. (2021). Panduan gerakan literasi nasional: Literasi budaya dan kewargaan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. https://gln.kemdikbud.go.id/glnsite/buku-panduan-gln/
Kurniawan, A., & Pratiwi, R. D. (2024). Perspektif Vygotsky dalam pembelajaran budaya: Permainan tradisional sebagai zona perkembangan proksimal. Jurnal Inovasi Pendidikan, 5(1), 34–50. https://doi.org/10.26555/pedagogia.v5i1.9011
Lestari, P., Hakim, A., & Sholeh, M. (2025). Perkembangan empati dan kerja sama anak usia dini melalui permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 22–38. https://doi.org/10.17509/jpaud.v9i1.71020
Maulana, I., & Fathoni, A. (2022). Keunggulan permainan tradisional sebagai media pembelajaran multidimensi. Jurnal Pedagogi dan Dinamika Pendidikan, 11(2), 78–94. https://doi.org/10.30605/pedagogi.v11i2.2145
Nasution, Z., & Lubis, M. A. (2021). Nilai-nilai Islam dalam permainan rakyat Melayu-Aceh sebagai pembentuk karakter anak. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 201–217. https://doi.org/10.30659/pendas.8.3.201-217
Pratama, B., & Wulandari, S. (2024). Festival permainan tradisional sebagai strategi regenerasi minat budaya lokal. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 3(2), 145–162. https://doi.org/10.56855/psh.v3i2.5890
Putera, R. E., & Hamid, M. A. (2023). Inventarisasi dan dokumentasi permainan tradisional masyarakat Aceh Pesisir. Jurnal Kebudayaan Aceh, 5(1), 14–31. https://doi.org/10.47766/jka.v5i1.4321
Rahma, F., & Oktaviani, M. (2023). Teori ekologi Bronfenbrenner dan implikasinya pada transmisi nilai budaya melalui permainan. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(2), 89–106. https://doi.org/10.23917/jpsi.v10i2.21874
Ramadhan, F., & Mukhlis, A. (2023). Kondisi permainan tradisional Aceh di perkotaan: Antara kepunahan dan harapan revitalisasi. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 9(1), 34–51. https://doi.org/10.29407/jpdn.v9i1.19512
Sari, D. P., & Dewi, M. (2021). Permainan tradisional sebagai media transmisi nilai budaya pada anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 178–194. https://doi.org/10.21831/jpk.v11i2.41232
Setiawan, A., Rahayu, T., & Mulyadi, H. (2023). Integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran tematik dan dampaknya terhadap pemahaman budaya lokal siswa. Jurnal Pendidikan Inovatif, 18(3), 220–238. https://doi.org/10.17977/um038v18i32023p220
Syukri, M., & Wahab, A. (2025). Integrasi permainan tradisional dalam PJOK: Studi kasus di sekolah dasar wilayah Aceh Besar. Jurnal Kajian Budaya Lokal, 4(1), 9–27. https://doi.org/10.55642/jkbl.v4i1.8810
UNESCO. (2021). Intangible cultural heritage and education: Policy brief. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. https://ich.unesco.org/doc/src/Education_PolicyBrief_2021.pdf
Wibowo, E., & Andriani, S. (2022). Peningkatan apresiasi budaya siswa SD melalui permainan tradisional Betawi dalam pembelajaran seni budaya. Jurnal Seni Budaya dan Pendidikan, 14(2), 99–116. https://doi.org/10.36706/jsbp.v14i2.17435
Yusuf, H., & Aini, N. (2024). Simbolisme Islam-Aceh dalam permainan tradisional Geunteut Bruek: Kajian etnografi budaya. Jurnal Kebudayaan dan Etnografi Indonesia, 6(1), 45–63. https://doi.org/10.14421/jkei.2024.61-04
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sovy Hayrany Daulay, Nurmala Dalimunthe, Saffana Mufida Nasution, Shyfa Ezra Azzahra Harahap, Fajar Sidik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










