Gerakan Menabung Sejak Dini melalui Pembuatan Celengan (DIY) Dari Barang Bekas
Keywords:
menabung sejak dini, celengan DIY, barang bekasAbstract
Penelitian pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Rumah Asuh Yatim dan Dhuafa Yayasan Al Abqo Ziyadah Bukit Cinere, Kota Depok, dengan sasaran anak-anak asuh mayoritas yatim/piatu. Kegiatan bertujuan menanamkan kebiasaan menabung sejak dini sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan barang bekas. Intervensi terdiri dari empat tahapan: (1) penyampaian materi edukasi menggunakan presentasi PowerPoint, (2) sesi tanya jawab interaktif sebagai pre-assesment, (3) praktik pembuatan celengan mandiri (Do It Yourself/DIY) dari botol bekas, dan (4) permainan edukatif berupa kuis perhitungan berbasis nilai rupiah. Metode yang dipili menggabungkan pendekatan kognitif, psikomotorik, dan afektif untuk mendorong pembelajaran pengalaman (experiental learning) dan motivasi intrinsic peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatakn pemahaman peserta mengenai konsep menabung dan pengelolaan keuangan dasar, serta antusiasme yang tinggi dalam seluruh rangkaian kegiatan. Anak-anak yang sebelumnya belum memiliki tujuan menabung yang jelas, setelah mengikuti kegiatan ini mulai menetapkan target menabung yang konkret dan personal, serta membeli perlengkapan sekolah secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan berbasis kreativitas dan pengalaman langsung (experiental learning) efektif dalam membentuk kebiasaan finansial yang positif pada anak sejak usia dini.
References
Badan Pusat Statistik. (2023). Laporan perkembangan inflasi dan kemiskinan Indonesia 2023. Badan Pusat Statistik.
Kolb, D. A. (1984). Experiential learning: Experience as the source of learning and development. Prentice Hall.
Kuleng, G. E., Mu, E. S., Rado, D. A., Seuk, A. M., Noi, M. R. P., Sunarko, C. J., & Bau Mau, I. T. (2024). Sosialisasi gerakan gemar menabung (GEMABUNG) sejak dini dan meningkatkan kreativitas dengan membagikan celengan bagi anak-anak SD Osiloa Tarus Kupang. PRAXIS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3).
Malik, E., Sujana, I. W., Ridzal, N. A., & Sidi, M. (2026). Langkah awal literasi keuangan, gerakan uang jajan menjadi tabungan. Abdimas Mandalika, 5(2), 397–405. http://journal.ummat.ac.id/index.php/mandalika
Mukhlizar, Safitra, L., & Karina, M. E. (2024). Literasi finansial dan kepedulian lingkungan melalui pembuatan celengan botol plastik bagi siswa SDN 48 Bengkulu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia.
Otoritas Jasa Keuangan. (2021). Strategi nasional literasi keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025. OJK.
Septiano, R., dkk. (2025). Menumbuhkan budaya menabung sejak dini melalui edukasi kreatif pembuatan celengan dari botol bekas. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Suryani, E., Amanda, M., Rahmawati, E., Maesaroh, S. P., Agustina, M., Firdaus, M. L., Agustian, R., & Bhasari, G. T. S. (2025). Menumbuhkan ekonomi kreatif dan literasi keuangan melalui workshop pembuatan celengan untuk siswa SD. Jurnal Pengabdian Masyarakat Institut Agama Islam Sahid Bogor, 4(2). https://jurnal-inais.id/index.php/JSM
Windah Dewi Ningsih, dkk. (2025). Pengaruh media sosial terhadap perilaku konsumtif. Jurnal Ilmiah Multi Disiplin.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fatmawati Angraini, Feby Evelyna, Salsabila Dwi Maulida, Cornelia Dumarya Manik

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










