Pengaruh Financial Planning Dasar bagi Siswa SMA untuk Membangun Kemandirian Finansial

Authors

  • Putri Safitri Aini Nasution Universitas Pamulang
  • Atni Hidayah Universitas Pamulang
  • Lispiranda Lispiranda Universitas Pamulang
  • Melda Wiguna Universitas Pamulang

Keywords:

financial planning, literasi keuangan, siswa SMA

Abstract

Perencanaan keuangan atau financial planning merupakan kemampuan penting yang perlu dimiliki sejak usia sekolah agar individu mampu mengelola keuangan secara bijak dan mandiri. Namun, masih banyak siswa SMA yang belum memahami cara mengatur pemasukan dan pengeluaran, menentukan prioritas kebutuhan, menabung, serta merencanakan keuangan jangka panjang. Rendahnya literasi keuangan pada remaja dapat menyebabkan perilaku konsumtif dan ketergantungan finansial di masa depan. Oleh karena itu, diperlukan edukasi mengenai financial planning dasar sebagai langkah awal membangun kemandirian finansial pada siswa SMA. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa SMA mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi, penyusunan anggaran sederhana, kebiasaan menabung, serta pengendalian perilaku konsumtif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, simulasi penyusunan anggaran keuangan, dan sesi tanya jawab. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu memahami konsep dasar perencanaan keuangan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme tinggi terhadap materi financial planning. Setelah pelatihan, peserta lebih memahami pentingnya mengelola uang saku, menyusun prioritas kebutuhan, dan membangun kebiasaan menabung sejak dini. Selain itu, kegiatan ini juga membantu meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kemandirian finansial untuk masa depan. Dengan adanya edukasi financial planning dasar, siswa SMA diharapkan dapat menjadi generasi muda yang lebih bijak dalam mengelola keuangan serta siap menghadapi tantangan ekonomi di masa mendatang.

References

Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). (2021). Pedoman Pengembangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Jakarta: BNSP.

BPS. (2023). Statistik Pendidikan dan Ketenagakerjaan Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2020). Strategi Penguatan Pendidikan Vokasi untuk Peningkatan Ketenagakerjaan. Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi.

OECD. (2019). Trends Shaping Education 2019. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/trends_edu-2019-en

Rahmawati, D. (2024). Kesiapan Lulusan SMK dalam Menghadapi Tantangan Era Society 5.0. Jakarta: Pustaka Edukasi Nusantara.

Santoso, A. (2024). Penguatan Soft Skills dalam Pendidikan Kejuruan. Bandung: Mitra Cendekia Press.

Situmorang, T. (2023). Simulasi Interview Berbasis Kecerdasan Buatan: Solusi Baru Dunia Pendidikan. Jurnal Teknologi dan Inovasi, 11(2), 55–63.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wahyuni, R. (2022). Integrasi Soft Skills dan Teknologi dalam Kurikulum SMK. Jurnal Pendidikan Vokasi, 9(1), 35–44.

World Economic Forum. (2020). The Future of Jobs Report 2020. Geneva: World Economic Forum. Retrieved from https://www.weforum.org/reports/the-future-of-jobs-report-2020

Downloads

Published

2026-07-02