Telaah Konseptual Mekanisme Akad Rahn dan Ijarah dalam Pembiayaan Pegadaian Syariah

Authors

  • Andi Darmawansyah Sayuti Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Andi Wawo Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Jamaluddin Jamaluddin Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Keywords:

Rahn, Ijarah, Pegadaian Syariah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep serta mekanisme penerapan akad rahn dan akad ijarah dalam sistem pembiayaan pada Pegadaian Syariah. Perkembangan lembaga keuangan syariah di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan sebagai alternatif sistem keuangan yang berlandaskan prinsip keadilan, transparansi, dan bebas riba. Pegadaian Syariah hadir sebagai salah satu lembaga pembiayaan non-bank yang memberikan akses pendanaan kepada masyarakat melalui mekanisme gadai syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), yaitu mengkaji berbagai literatur, jurnal ilmiah, fatwa DSN-MUI, serta sumber-sumber terkait akad rahn dan ijarah dalam perspektif ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa akad rahn berfungsi sebagai jaminan atas pembiayaan yang diberikan kepada nasabah, sedangkan akad ijarah digunakan sebagai dasar pengambilan ujrah atas jasa penitipan dan pemeliharaan barang gadai. Kedua akad tersebut diterapkan secara terpisah namun saling melengkapi sesuai dengan prinsip syariah dan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 25/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn serta Fatwa No. 26/DSN-MUI/III/2002 tentang Rahn Emas. Penerapan mekanisme ini mencerminkan sistem pembiayaan yang adil, transparan, serta terhindar dari unsur riba sehingga mampu memberikan kemaslahatan bagi masyarakat.

References

Arifa, M. N. (2023). Perkembangan Institusi Keuangan Non-Bank Islam di Indonesi (Studi Kasus Pegadaian Syariah). EDUCATIONIST: Journal of Educational and Cultural Studies, 2(1), 132–137.

Fitriani, D., & Nazaruddin. (2022). Ijarah dalam Sistem Perbankan Syariah. Al-Wiwalah (Sharia Economic Law), 1(1), 37–52.

Galini, J., Damayanti, N., Pratama, P., & Haresma, I. A. (2021). Klausul Akad Rahn. Jurnal Al-Tsaman, 3(2), 1–13.

Hardiati, N., & Kusmawati, T. (2024). Akad Ijarah Dalam Perspektif Fuqaha Serta Relevansinya Terhadap Perkembangan Ekonomi. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 1(April), 187–196.

Hudafi, H., & Lakuanine, A. B. (2021). Penerapan Akada Ijarah Dalam Produk Pembiayaan Bank Syariah. Mutawazin (Jurnal Ekonomi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo), 2(April).

Istianah, & Zen, M. (2024). Rahn dan Pegadaian Syariah : Teori dan Praktek Pengertian. Jurnal Media Informasi Dan Komunikasi Ilmiah, 6(2), 84–91.

Octaviano, D., Nanda, D. P. A., Asy’ari, M. M., Safari, A., & Amelia. (2024). Tantangan dan Peluang Pembiayaan Syariah Non-Bank dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi Dan Akuntansi, 4(2), 50–68.

Prabowo, B. A., Barus, U. M., & Wau, H. S. M. (2023). Implikasi Hukum Hybrid Contract dalam Akad Al-ijarah Wa Ar-rahn pada Pegadaian Syariah di Kota Yogyakarta. Jurnal Mercatoria, 16(21), 151–167.

Putri, J. K., Harahap, I., & Hasibuan, R. H. (2023). Konsep dan Penerapan Akad Rahn pada Pegadaian Syariah Kota Langsa. Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 4(1), 1–6.

Roficoh, L. W., & Ghozali, M. (2018). Aplikasi akad Rahn Pada Pegadaian Syariah. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 3(2).

Rosita, D. P., & Baidhowi. (2025). Strategi Pegadaian Syariah Dalam Mendorong Ketahanan Ekonomi Melalui Prinsip Syariah. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(6), 144–148.

Rukmanda, M. R. (2020). Konsep Rahn dan Implementasinya di Indonesia. Eco-Iqtishodi Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 2(1), 1–14.

Siregar, M. I., Anwar, S., & Kania, D. (2024). Penerapan Rahn Pada Lembaga Pegadaian Syariah: Kajian Etika Bisnis Islam. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(1), 38–43.

Tehuayo, R. (2018). Sewa Menyewa (Ijarah) Dalam Sistem Perbankan Syariah. Tahkim, XIV(1).

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Telaah Konseptual Mekanisme Akad Rahn dan Ijarah dalam Pembiayaan Pegadaian Syariah. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(03), 7354-7360. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/7777