Hubungan Sikap Kerja dengan Kejadian Muskuloskeletal Disorder pada Pekerja Sagu Dusun Ursana Kecamatan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat

Authors

  • Edi Sugiarto STIkes Maluku Husada
  • Herlien Sinay STIkes Maluku Husada
  • Fitria Umagapi STIkes Maluku Husada
  • Zulfikar Lating STIkes Maluku Husada

Keywords:

Sikap kerja, Musculoskeletal Disorder, Pekerja sagu

Abstract

Keluhan Musculoskeletal atau otot skeletal pada umumnya terjadi karena kontraksi otot yang berlebihan akibat sikap kerja yang buruk, dan pemberian beban kerja yang terlalu berat dengan durasi pembebanan yang panjang. Kontraksi otot yang berlebihan mengakibatkan peredaran darah ke otot berkurang sehingga suplai oksigen ke otot menurun, proses metabolisme karbohidrat terhambat dan akibatnya terjadi penimbunan asam laktat yang menyebabkan timbulnya rasa nyeri otot. Sikap kerja merupakan salah satu penyebab kejadian musculoskeletal. sikap kerja terhadap peralatan kerja berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Kemudian sikap kerja yang buruk atau tidak ergonomi dapat menimbulkan rasa nyeri, kelelahan, bahkan dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi sebanyak 36 dan jumlah sampel 36 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner pada variabel sikap, sedangkan untuk variabel Musculoskeletal Disorder menggunakan kuesioner Nordic body map. Hasil penelitian menunjukkan kategori sikap kerja rendah sebanyak 24 orang dan dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 21 orang (87.5), yang sedang sebanyak 3 orang (12,5) dan sangat tinggi (0,0%) Sikap kerja sedang sebanyak 8 orang  dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 4 orang (50.0), yang sedang sebanyak 4 orang (50,0) dan sangat tinggi 0.  Sikap kerja tinggi sebanyak 2 orang  dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 1 orang (50.0), yang sedang sebanyak 0  dan sangat tinggi 1 orang (50%). Sikap kerja sangat tinggi sebanyak 2 orang  dan untuk yang mengalami musculoskeletal rendah sebanyak 1 orang (50.0), yang sedang sebanyak 1 orang (50,0%)  dan sangat tinggi 0.  Berdasarkan hasil uji Chi-Square test diperoleh nilai p = 0,001 yang artinya ada hubungan yang Signifikansi antara sikap kerja dengan Kejadian musculoskeletal disorder pada pekerja industri sagu di Dusun Ursana Desa Kairatu

References

Andini, R. (2020). Indeks Massa Tubuh Sebagai Faktor Risiko Pada Gangguan Muskuloskeletal. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada

Alfiatul Iza (2021). Hubungan Antara Postur Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Pada Petani Di Desa Jagalan, Kecamatan Karangnongko, Kabupaten Klaten. Jurnal Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatanuniversitas Muhammadiyah Surakarta

Ervin Putri (2020). Analisis Risiko Sikap Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorder Pada Porter Stasiun Surabaya Gubeng. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia

Fara Lizenda (2021). Hubungan Sikap Kerja Terhadap Keluhan Musculoskeletal Pada Pekerja Home Industry Di Surabaya. Jurnal Departemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga

Ika Triwati, (2021) Hubungan Sikap Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Terhadap Kinerja Karyawan PT. Maruki Internasional Indonesia Makassar. Jurnal Prodi Teknik Sipil, Akademi Teknologi Industri Dewantara Palopo

Larono,(2020).Hubungan Sikap Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal DisorderPada Pekerja Buruh Di Pelabuhan Laut Manado

Muh hade faisal (2021). Pemanfaatan Dan Pendapatan Usaha Sagu Di Desa Komba Selatan Kecamatan Larompong Kabupaten Luwu. Skripsi Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Hasanudin Makassar 2021

Ratna Maulina (2023). Hubungan Sikap Kerja Dengan Kejadian Keluhan Musculoskeletal Pada Perawat Di Rumah Sakit. Jurnal. Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Sari,N. W. (2021). Hubungan Sikap Kerja Petani Laki-Laki Terhadap Keluhan Musculosceletal Disorder (Msds). Jurnal Endurance: Kajian Ilmiah Problema Kesehatan

Sihombing, (2020) . Hubungan Sikap Ker Dengan Musculoskeletal Disorders Pada Penjahit Di Pusat Industri Kecil Menteng Medan 2015. [E-Journal]. Tersedia Di Https:// Media. Neliti. Com/ Media/ Publications /14574-ID-Hubungan - Sikap-Kerja-Dengan-Musculoskeletal-Disorders-Pada-Penjahit- Di-Pusat- Ind.Pdf

Suwanto, (2020). Hubungan Antara Risiko Postur Kerja Dengan Risiko Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Bagian Pemotongan Besi Di Sentra Industri Pande Besi Padas Klaten. Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah

Downloads

Published

2026-07-17

How to Cite

Hubungan Sikap Kerja dengan Kejadian Muskuloskeletal Disorder pada Pekerja Sagu Dusun Ursana Kecamatan Inamosol Kabupaten Seram Bagian Barat. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(03), 7751-7757. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/7841