Kaidah Fiqih tentang Pakaian dan Etika Pergaulan dalam Mewujudkan Budaya Islami di Lembaga Pendidikan
Keywords:
Kaidah Fiqih, Etika Pergaulan, Lembaga PendidikanAbstract
Artikel ini bertujuan mengkaji implementasi kaidah fiqih mengenai pakaian dan etika pergaulan dalam lembaga pendidikan berdasarkan perspektif hukum Islam. Lembaga pendidikan memiliki peran strategis tidak hanya dalam mengembangkan kemampuan intelektual peserta didik, tetapi juga membentuk karakter melalui internalisasi nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai literatur klasik maupun kontemporer yang berkaitan dengan fiqih, pendidikan Islam, dan etika Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa aturan berpakaian dan etika pergaulan dalam Islam berkaitan erat dengan tujuan syariat (maqāṣid al-syarī‘ah), terutama dalam menjaga agama, kehormatan, moralitas, dan kemaslahatan sosial. Implementasinya di lembaga pendidikan dapat diwujudkan melalui kebijakan berpakaian yang sesuai syariat, pembiasaan komunikasi santun, keteladanan pendidik, serta penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Di era globalisasi, tantangan budaya digital menuntut lembaga pendidikan untuk tidak hanya menegakkan aturan formal, tetapi juga membangun kesadaran peserta didik terhadap makna filosofis di balik aturan tersebut. Dengan demikian, penerapan kaidah fiqih mengenai pakaian dan etika pergaulan berkontribusi dalam mewujudkan budaya pendidikan yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia.
References
Aeni, N., & Arifin, Z. (2023). Implikasi kaidah fiqih al-masyaqqatu tajlibut taysir terhadap
kebijakan kurikulum darurat dan pembelajaran fleksibel. Jurnal Manajemen Pendidikan
Islam, 7(2), 143–156.
Al-Qardhawi, Y. (2005). Halal dan haram dalam Islam. Robbani Press.
Al-Raisuni, A. (1995). Nazariyat al-maqashid 'inda al-Imam al-Syathibi. Al-Ma'had al-'Alami li
al-Fikr al-Islami.
Al-Suyuthi, J. (1998). Al-Asybah wa al-Nazha'ir fi Qawa'id wa Furu' Fiqh al-Syafi'iyyah. Dar al-
Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Syathibi, A. I. (2004). Al-Muwafaqat fi Ushul al-Syari'ah. Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Al-Tirmidzi, M. I. (2000). Sunan al-Tirmidzi. Darussalam.
Al-Zuhaili, W. (2011). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Dar al-Fikr.
Amin, A. (2016). Etika (Ilmu Akhlak). Bulan Bintang.
Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Kencana.
Chanfiudin, C., Lukman, L., Setiawan, R., & Saputra, I. W. (2024). Etika pendidikan Islam dalam
konteks modern. IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 2(3), 1–8.
Fahrudin, A., & Arif, M. (2024). Implementation of prophetic values in educational institutions in
improving the morality of students in the era of digitalization. Ta'allum: Jurnal
Pendidikan Islam, 12(1), 24–56.
Fitri, A., Risnawati, R., & Za'ba, N. (2024). Pengaruh pembelajaran Akidah Akhlak dan
lingkungan madrasah terhadap adab pergaulan peserta didik. Ainara Journal (Jurnal
Penelitian dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(3), 378–385.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Al-Qur'an dan Terjemahannya (Edisi
Penyempurnaan 2022). Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an.
Mascluhah, L., Marfu'ah, M., & Rahmawati, I. (2024). Pengaruh etika Islam terhadap sikap
toleransi dan keterbukaan pada pendidikan dasar multikultural berbasis moderasi
beragama. FAJAR Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 112–130.
Masyhari, M. R., & Bin Jamil, K. H. (2024). Maqashid Sunnah as a philosophical foundation for
developing progressive Islamic education in the digital era. Progresiva: Jurnal Pemikiran
dan Pendidikan Islam, 13(1), 35–56.
Muhaimin. (2012). Paradigma Pendidikan Islam: Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama
Islam di Sekolah. PT Remaja Rosdakarya.
Nata, A. (2019). Akhlak Tasawuf dan Karakter Mulia. Rajawali Pers.
Nata, A. (2022). Ilmu Pendidikan Islam. Kencana.
Pranoto, A., Abdussalam, A., & Fahrudin, F. (2016). Etika pergaulan dalam Al-Qur'an dan
implikasinya terhadap pembelajaran PAI di sekolah. TARBAWY: Indonesian Journal of
Islamic Education.
Ramayulis. (2017). Ilmu Pendidikan Islam. Kalam Mulia.
Sahnan, S. (2024). Urgensi akhlak, etika dan moral dalam pergaulan. Jurnal Kualitas Pendidikan,
2(2), 201–207.
Shihab, M. Q. (2020). Wawasan Al-Qur'an: Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat.
Lentera Hati.
Syarifuddin, A. (2014). Ushul Fiqh (Jilid 1). Kencana.
Zuhairiah, & Rizky, A. (2025). Epistemological dissonance in Islamic family fiqh and digital
ethics among vocational high school students. Al-Mudarris: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Islam, 9(2).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aisyah Aisyah, Sultan Haerun, Nurul Ilmi, Abdul Fattah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










