Studi Kritis Hadis Dhaif: Klasifikasi dan Implikasinya dalam Hukum Islam
Keywords:
Hadis Dhaif, Sanad, Hukum IslamAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis klasifikasi hadis dhaif berdasarkan keterputusan sanad dan cacat perawi, serta menguji implikasi metodologis pengamalannya dalam formulasi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berjenis studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan historis-filologis dan analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedhaifan hadis dikelompokkan ke dalam dua faktor utama: keterputusan sanad (seperti mauquf, maqthu’, mu'allaq, mu'dhal, mursal, mudallas, dan munqathi’) serta kecacatan perawi (seperti maudhu’, matruk, munkar, mu'allal, mudraj, maqlub, majhul, dan bid'ah). Dalam implikasi hukum, terdapat tiga arus utama pemikiran: kebolehan mutlak selama bukan maudhu', pembatasan khusus pada fadhail al-a’mal (jumhur ulama), dan penolakan total. Meskipun demikian, fakta empiris-metodologis membuktikan bahwa para imam mazhab fikih (Abu Hanifah, Malik, Syafi'i, dan Ahmad) sepakat mendahulukan hadis dhaif yang tidak palsu dibandingkan penggunaan analogi akal murni (qiyas/ra'yu) ketika tidak ditemukan dalil sahih yang eksplisit.
References
Al-Asqalani, I. H. (2018). Nuzhatun Nazhar Fi Tawdhihi Nukhbatil Fikar (A. M. Khairi, Trans.). Jakarta: Darul Haq.
Al-Khathib, M. A. (2019). Ashul Al-Hadits: Ulumuhu Wa Musthalahuhu. Kairo: Dar Al-Fikr.
Al-Muttaqin, M. Z., & Rahmawati, S. (2023). Kriteria Teks Dha’if Menurut Ahli Hadis Dan Linguis Arab. Al-Mutsla: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Dan Kemasyarakatan, 5(2), 145–158.
Anwar, K., & Sholihah, M. (2025). Kritik Sanad (Naqd Al-Sanad) Dalam Ilmu Hadis: Metodologi Dan Implementasinya. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 3(4), 211–225.
Faridi, F., & Hidayat, A. (2024). Kritik ulama hadis kontemporer terhadap hadis-hadis dhaif dan pengamalannya dalam fikih lintas mazhab. Jurnal Studi Hadis Nusantara, 6(1), 53–66.
Fatahillah, M. H., Cahyono, R. E., & Lokollo, S. (2024). Hadits dha’if dan hukum mengamalkannya. DIRAYAH: Jurnal Ilmu Hadis, 4(2), 160–179.
Fathoni, A. (2021). Pemetaan Hadis Mardud Karena Sanadnya Terputus Dan Cacat Perawi. Jurnal Reflektika, 16(1), 45–68.
Hasan, M., & Rahman, A. (2022). Metodologi Kritik Sanad Dan Matan: Analisis Komparatif Kontemporer Terhadap Pengamalan Hadis Dhaif. Jurnal Studi Ilmu Hadis Nusantara, 14(2), 115-132.
Junus, M. A. dan M. (1958). Ilmu Musthalah Hadist, Jakarta : P.T Djadjamurni.
Kholis, M. M. N. (2016). Hukum Mengamalkan Hadits Dhaif Dalam Fadhail A’mal: Studi Teoritis Dan Praktis, Al-Tsiqoh: Islamic Economy and Da’wa Journal, Hal 36-38.
Suyadi, A. (2018). Ulumul Hadits, Bandung : PT Shantika, 2018.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurhidayah Nurhidayah, Fathul Janna, Sandi Sandi, M. Ridhwan Hamzah, Rahmi Dewanti Palangkey

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










