Takhrij Al-Hadis

Authors

  • Ummi Khairi Putri Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Rukaeni Rukaeni Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Muh. Akbar Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Abbas Baco Miro Universitas Muhammadiyah Makassar

Keywords:

Takhrij Hadis, Sanad, Kualitas Hadis

Abstract

Takhrij hadis merupakan salah satu cabang ilmu hadis yang berperan penting dalam menelusuri sumber asli hadis, mengetahui sanad, serta menentukan kualitas hadis sehingga dapat dipastikan keabsahannya sebagai dasar ajaran Islam. Makalah ini bertujuan untuk menjelaskan konsep teoritis takhrij hadis, memperkenalkan kitab-kitab yang digunakan dalam proses takhrij beserta pemanfaatannya, serta menguraikan praktik takhrij hadis melalui penelusuran pada kitab-kitab sumber asli. Pembahasan dilakukan dengan menggunakan metode studi kepustakaan melalui analisis berbagai literatur ilmu hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa takhrij hadis memiliki fungsi penting dalam memverifikasi sumber, sanad, dan kualitas hadis, sehingga mampu mencegah penggunaan hadis yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Proses takhrij didukung oleh berbagai kitab rujukan, seperti Al-Mu'jam al-Mufahras li Alfaz al-Hadis an-Nabawi, Miftah Kunuz al-Sunnah, Tuhfat al-Asyraf, serta kitab-kitab hadis primer, dan semakin dipermudah dengan pemanfaatan teknologi digital. Praktik takhrij dilakukan melalui tahapan identifikasi lafaz hadis, penelusuran sumber, analisis sanad, penelitian terhadap perawi, hingga penentuan derajat hadis. Dengan demikian, penguasaan metode takhrij menjadi kompetensi yang sangat penting bagi mahasiswa, akademisi, dan peneliti dalam menjaga validitas hadis sebagai sumber hukum dan pedoman kehidupan umat Islam.

References

Abu Dawud Sulaiman bin al-Asy'ats. Sunan Abi Dawud. Beirut: Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah.

A.J. Wensinck. 1927. Miftah Kunuz al-Sunnah. Leiden: Brill.

A.J. Wensinck. 1936. Al-Mu‘jam al-Mufahras li Alfaz al-Hadis an-Nabawi. Leiden: Brill.

Abdul Majid Khon. 2018. Ulumul Hadis. Jakarta: Amzah.

Ibn al-Atsir. t.t. Jami‘ al-Ushul fi Ahadith al-Rasul. Beirut: Dar al-Fikr.

Ibn Hajar al-Asqalani. t.t. Taqrib al-Tahdzib. Beirut: Dar al-Ma‘rifah.

Jamal al-Din al-Mizzi. t.t. Tuhfat al-Ashraf bi Ma‘rifat al-Athraf. Beirut: Dar al Kutub al-Ilmiyyah. Mahmud al-Thahhan. 1996. Ushul al-Takhrij wa Dirasat al-Asanid. Riyadh: Maktabah al-Ma‘arif.

M. Agus Solahudin dan Agus Suyadi. 2017. Ulumul Hadis. Bandung: Pustaka Setia.

Muhammad ‘Ajjaj al-Khatib. 2014. Ushul al-Hadits: ‘Ulumuhu wa Musthalahuhu. Beirut: Dar al-Fikr.

Muhammad Mustafa al-A‘zami. 1992. Studies in Hadith Methodology and Literature. Indianapolis: American Trust Publications.

Nuruddin ‘Itr. 1997. Manhaj al-Naqd fi Ulum al-Hadis. Damaskus: Dar al-Fikr.

Subhi al-Shalih. 2013. Membahas Ilmu-Ilmu Hadis (terj. Tim Pustaka Firdaus). Jakarta: Pustaka Firdaus.

Downloads

Published

2026-07-28

How to Cite

Takhrij Al-Hadis. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(03), 8487-8496. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/7929