Hubungan Dukungan Keluarga dan Perawatan Diri (Self Care) Pada Pasien Stroke di RSI Ibnu Sina Bukittinggi

Authors

  • Dewi Sartika Harahap Universitas Mohammad Natsir Yarsi Bukittinggi
  • Yossi Fitrina Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi
  • Aida Andriani Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi

Keywords:

dukungan keluarga, pasien stroke, perawatan diri

Abstract

Stroke merupakan gangguan neurologis yang menyebabkan defisit saraf dan menurunkan kemandirian pasien dalam melakukan perawatan diri (self-care). Data menunjukkan jumlah pasien stroke di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Bukittinggi meningkat dari 532 pasien pada tahun 2023 menjadi 656 pasien pada tahun 2024, dengan 239 pasien pada Januari–Maret 2025. Kondisi ini menunjukkan masih banyak pasien yang mengalami keterbatasan self-care dan membutuhkan dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan perawatan diri pada pasien stroke di Poli Syaraf RSI Ibnu Sina Yarsi Bukittinggi tahun 2025. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi dan pendekatan cross-sectional. Populasi adalah 239 pasien stroke, sampel 71 responden ditentukan dengan accidental sampling menggunakan rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa kuesioner dukungan keluarga (α = 0,873) dan self-care (α = 0,897). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden memiliki dukungan keluarga sedang (56,3%) dan kemampuan self-care sedang (54,9%). Terdapat hubungan positif signifikan antara dukungan keluarga dengan self-care pasien stroke (p = 0,000; r = 0,502) dengan kekuatan sedang. Kesimpulan: dukungan keluarga berhubungan signifikan dengan kemampuan self-care pasien stroke. Saran: keluarga diharapkan lebih aktif memberi dukungan fisik, emosional, dan edukatif, sedangkan tenaga kesehatan perlu melibatkan keluarga dalam program rehabilitasi.

References

Adam, T. T. M. (2018). Hubungan Pengetahuan dengan Kemampuan Self-Care Pasien yang Mengalami Stroke di Rumah Sakit Stella Maris Makassar. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi, 7(9), 1–19.

Adiputra Sudarma, I. M., & Trisnadewi, N. W. D. (2023). Metodologi Penelitian Kesehatan. Kementerian Kesehatan RI.

Alligood, M. R. (2017). Nursing Theorists and Their Work (9th ed.). Elsevier.

Astuti, L., & Nugroho, H. (2020). Pengaruh Dukungan Keluarga terhadap Kualitas Hidup Pasien Stroke. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 12(2), 101–109.

Djaali. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif. PT Bumi Aksara.

Fitriana, L., Sari, D., & Nugraha, R. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Stroke dalam Menjalani Terapi. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(1), 55–63.

Kemenkes RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes RI. (2023). World Stroke Day 2023, Greater Than Stroke, Kenali dan Kendalikan Stroke. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Lara Delvia. (2024). Hubungan Dukungan Keluarga terhadap Tingkat Kecemasan pada Pasien Stroke di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Otak Dr. Drs. M. Hatta Bukittinggi Tahun 2024. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, 15(1), 37–48.

Mihen, E. L., Suyen Ningsih, O., Ndorang, T. A., Ruteng, P., & Yani, J. J. A. (2022). Hubungan antara Dukungan Keluarga dengan Self-Care pada Pasien Stroke di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Ruteng Tahun 2022. Jurnal Kesehatan Mesencephalon, 7(2), 2548–4702.

Milya Novera, Musmiler, E., & Nadya. (2023). Pengetahuan dan Dukungan Keluarga terhadap Self Care pada Pasien Pasca Stroke. Jurnal Ilmu Kesehatan (JIK), 6(2), 21–27.

Purwanza, S. W., Wardhana, A., Mufidah, A., Renggo, Y. R., Hudang, A. K., Setiawan, J., & Darwin. (2022). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Kombinasi. Media Sains Indonesia.

Putri, A. R. (2021). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care Pasien Stroke di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(2), 89–97.

Rahmawati, I., Nugroho, H., & Lestari, D. (2020). Karakteristik Pasien Stroke Berdasarkan Faktor Risiko di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Jurnal Keperawatan Soedirman, 15(2), 85–93.

Risal, M. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care: Studi pada Pasien Stroke Non-Hemoragik di Poliklinik Syaraf RSUD I Lagaligo Wotu Kabupaten Luwu Timur. Seminar Nasional, Yogyakarta.

Sari, R., Lestari, I., & Putri, A. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Self Care pada Pasien Stroke di RSUD dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Kesehatan, 12(2), 45–52.

Sri Surani, & Nursanti, I. (2023). Penerapan Konsep Teori Orem (Self Care) pada Asuhan Keperawatan Pasien dengan Stroke Non-Hemoragik. Nursing Arts, 17(2), 1–12.

Sugiharti, N., Rohita, T., Rosdiana, N., & Nurkholik, D. (2020). Hubungan Dukungan Keluarga dengan Tingkat Kemandirian dalam Self Care (Perawatan Diri) pada Penderita Stroke di Wilayah Kecamatan Ciamis. Jurnal Keperawatan Galuh, 2(2), 79–84.

Wulandari, D., Handayani, S., & Pratiwi, N. (2021). Karakteristik Pasien Stroke Berdasarkan Jenis Kelamin di RSUD Kota X. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 115–123.

Yanti, N. K., & Suryani, I. (2020). Hubungan Tingkat Pendidikan dengan Pengetahuan Pasien Stroke tentang Faktor Risiko Stroke di RSUD Wangaya Denpasar. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 11(2), 45–52.

Downloads

Published

2026-08-17

How to Cite

Hubungan Dukungan Keluarga dan Perawatan Diri (Self Care) Pada Pasien Stroke di RSI Ibnu Sina Bukittinggi. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(04), 9386-9393. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/8036