Hubungan antara Burnout dengan Kesehatan Mental pada Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara Kementerian Pertahanan (RSPPN) Panglima Besar Jenderal Soedirman

Authors

  • Benny Hamonangan Universitas Tama Jagakarsa
  • Tjitjik Hamidah Universitas Tama Jagakarsa
  • Ahmad Setiabudi Universitas Tama Jagakarsa

Keywords:

Burnout, Kesehatan Mental, Perawat IGD

Abstract

Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) menghadapi tuntutan kerja yang tinggi dan tekanan yang intens, sehingga berisiko mengalami burnout yang dapat berkaitan dengan munculnya masalah kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout dengan kesehatan mental pada perawat IGD di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara Kementerian Pertahanan (RSPPN) Panglima Besar Jenderal Soedirman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 46 perawat IGD yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Burnout diukur menggunakan Maslach Burnout Inventory–Human Services Survey (MBI-HSS), sedangkan kesehatan mental diukur menggunakan Self Reporting Questionnaire-20 (SRQ-20). Data dianalisis menggunakan korelasi Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara burnout dan skor SRQ-20, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,469 dan p = 0,001 (p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat burnout, semakin tinggi pula skor SRQ-20 yang mengindikasikan semakin banyak gejala gangguan mental emosional yang dilaporkan oleh perawat. Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya pencegahan dan pengelolaan burnout sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan psikologis perawat serta mendukung kualitas pelayanan kesehatan.

References

Adriaenssens, J., De Gucht, V., & Maes, S. (2015). Determinants and prevalence of burnout in emergency nurses: A systematic review of 25 years of research. International Journal of Nursing Studies, 52(2), 649–661. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2014.11.004

Beusenberg, M., & Orley, J. H. (1994). A user’s guide to the Self Reporting Questionnaire (SRQ). World Health Organization.

Hunsaker, S., Chen, H.-C., Maughan, D., & Heaston, S. (2015). Factors that influence the development of compassion fatigue, burnout, and compassion satisfaction in emergency department nurses. Journal of Nursing Scholarship, 47(2), 186–194. https://doi.org/10.1111/jnu.12122

Kawano, Y. (2008). Association of job-related stress factors with psychological and somatic symptoms among Japanese hospital nurses: Effect of departmental environment in acute care hospitals. Journal of Occupational Health, 50(1), 79–85. https://doi.org/10.1539/joh.50.79

Maslach, C., & Jackson, S. E. (1981). The measurement of experienced burnout. Journal of Occupational Behaviour, 2(2), 99–113. https://doi.org/10.1002/job.4030020205

Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the burnout experience: Recent research and its implications for psychiatry. World Psychiatry, 15(2), 103–111. https://doi.org/10.1002/wps.20311

Sunjaya, D. K., Herawati, D. M. D., & Siregar, A. Y. M. (2021). Depressive, anxiety, and burnout symptoms on health care personnel at a month after COVID-19 outbreak in Indonesia. BMC Public Health, 21, 227. https://doi.org/10.1186/s12889-021-10299-6

World Health Organization. (2013). Mental health action plan 2013–2020. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-08-18

How to Cite

Hubungan antara Burnout dengan Kesehatan Mental pada Perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara Kementerian Pertahanan (RSPPN) Panglima Besar Jenderal Soedirman. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(04), 9476-9481. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/8045