Analisis Kebutuhan Mahasiswa PGSD terhadap Materi Konsep Dasar IPS Berbasis Kearifan Lokal di Tengah Arus Globalisasi

Authors

  • Desta Azzahra Universitas Terbuka Palembang
  • Laura Septi Lidiawasa Universitas Terbuka Palembang
  • Dwi Rahelia Universitas Terbuka Palembang
  • Icha Tutu Universitas Terbuka Palembang
  • Fitriana Fitriana Universitas Terbuka Palembang

Keywords:

Analisis Kebutuhan, Konsep Dasar IPS, Kearifan Lokal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) terhadap pengembangan materi Konsep Dasar IPS berbasis kearifan lokal di tengah arus globalisasi. Globalisasi menyebabkan lunturnya pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai budaya lokal, sementara materi Konsep Dasar IPS yang ada masih bersifat umum dan tekstual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik survei kebutuhan. Subjek penelitian adalah 40 mahasiswa PGSD semester 3 di salah satu universitas di Kota Palembang. Instrumen yang digunakan adalah angket kebutuhan dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,5% mahasiswa menyatakan materi Konsep Dasar IPS yang ada belum terintegrasi dengan kearifan lokal Sumatera Selatan, 92% mahasiswa membutuhkan e-modul berbasis kearifan lokal yang kontekstual, visual, dan berbasis proyek. Kearifan lokal yang paling diminati adalah ekonomi kreatif songket dan pempek (82%), sistem gotong royong (78%), dan tradisi menjaga lingkungan sungai Musi seperti Sedekah Rame (75%). Oleh karena itu, pengembangan materi Konsep Dasar IPS berbasis kearifan lokal merupakan kebutuhan yang mendesak untuk membekali calon guru SD dalam menciptakan pembelajaran IPS yang bermakna dan berkarakter.

References

Falaq, Y., & Juhadi. (2023). Nilai-nilai sosial tradisi Gusjigang sebagai sumber belajar Ilmu Pengetahuan Sosial. JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia), 10(1). https://jurnal.uny.ac.id/index.php/jipsindo/article/view/55284

Kawuryan, S. P. (2010). Mendekatkan siswa dengan kearifan budaya lokal melalui IPS di sekolah dasar. Majalah Ilmiah Pembelajaran, 6(1). https://journal.uny.ac.id/index.php/mip/article/view/3540/3018

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2013). Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 238/M/2013 tentang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia Tahun 2013. Budbas

Lestari, I. D. (2023). Pengembangan modul pembelajaran tematik integratif berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. DIDAKTIKA: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(1). http://jurnal.uny.ac.id/index.php/didaktika/article/view/41699

Pingge, H. D., & Haingu, R. M. (2020). Kain tenun ikat sebagai media pembelajaran IPS di sekolah dasar.JIPSINDO (Jurnal pendidikan pengetahuan Ilmu sosial indonesia),7(1),22-43 http://jurnal.uny.ac.id/index.php/jipsindo/article/view/30845

Qodariah, L., & Armiyati, L. (2013). Nilai-nilai kearifan lokal masyarakat adat Kampung Naga sebagai alternatif sumber belajar. SOCIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1). https://jurnal.uny.ac.id/index.php/sosia/article/view/5338

Suyitno, I., Kamal, M., Sunoto, & Suherjanto, I. (2016). Teknik pembelajaran observasi lingkungan dengan memanfaatkan potensi kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran, 46(1), 14–28. https://journal.uny.ac.id/index.php/jk/article/view/6826/pdf

Wahab, A. A., Halimi, M., Mulyati, Y., & Cahyani, I. (2014). Konsep Dasar IPS. Jakarta: Universitas Terbuka. Repository Universitas Terbuka.

Downloads

Published

2026-10-05

How to Cite

Analisis Kebutuhan Mahasiswa PGSD terhadap Materi Konsep Dasar IPS Berbasis Kearifan Lokal di Tengah Arus Globalisasi. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(5), 11465-11472. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/8313