Gaya Bahasa Ustadz Adi Hidayat dalam Channel Youtube Lentera Ilmu dalam Berdakwah

Authors

  • Nazif Al Amin Universitas Muhammadiyah Jakarta
  • Rikza Maulan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Keywords:

Gaya Bahasa, Ustadz Adi Hidayat, Lentera Ilmu

Abstract

Keberhasilan komunikasi sangat ditentukan oleh ketepatan gaya bahasa yang digunakan. Efektivitas penerimaan pesan oleh audiens dari seorang komunikator sangat bergantung pada cara penyampaian bahasa tersebut. Di dalam aktivitas dakwah, seorang pendakwah wajib memprioritaskan pemilihan gaya bahasa agar gagasan keislaman dapat tersampaikan dengan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Gaya Bahasa Ustadz Adi Hidayat dalam Channel Youtube Lentera Ilmu dalam Berdakwah episode “Berkatalah yang Baik atau Diam”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Gaya Bahasa Ustadz Adi Hidayat dalam Channel Youtube Lentera Ilmu dalam Berdakwah episode “Berkatalah yang Baik atau Diam”, dengan mengunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori gaya bahasa dakwah A.Hasjmy, yaitu Taklim dan Tarbiyah, Tadzkir dan Tanbih, Targhib dan Tabsyir, Amar dan Nahi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ustadz Adi Hidayat menggunakan 4 gaya bahasa dakwah di dalam dakwahnya. Penerapan gaya bahasa dakwah yaitu dengan memberikan pendidikan dan pengajaran, lalu memberikan penggemaran amal shalelh dan menampilkan berita pahala, serta menerapkan perintah dan larangan agar mengetahui perbuatan yang makruf dan menjauhi kemungkaran.

References

Al-Qur’an, Y. P. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Madinah : Madinah Munawwarah: Mujamma’al-Malik Fadh li Thiba’at al-Mushhaf asy-Syarif, 1415 H.

Amin, S. M. (2009). Ilmu Dakwah. Jakarta: AMZAH.

Amin, S.M. (2026). Ilmu Akhlak. Jakarta: Sinar Grafika Offset

Amiruddin, (1995). Stilistika, Pengantar Memahami Bahasa dalam Karya Sastra. Semarang: Semarang Press

Bachtiar, W. (1997). Metodologi Penelitian Ilmu Dakwah. Jakarta: Logos.

Batula, Abu Warasy, dkk. (2023). "Studi Sistematik Jenis-jenis Parenting Pada Anak Serta Implikasinya Terhadap Akhlak." Jurnal Kajian dan Penelitian Umum. Vol. 1, No.2.

Bunt, G. R. (2018). Hashtag Islam: How Cyber-Islamic Environments are Transforming Religious Authority. University of North Carolina Press.

Caturini, Kartika. (2015). Pesan Akhlak Dalam Film Rumah Tanpa Jendela. Skripsi. Yogyakarta: Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN Sunan Kalijaga.

Chaer, A. d. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Echchaibi, N. (2013). From Audio Tapes to Video Blogs: The Delocalisation of Authority in Islam. Nations and Nationalism.

Gunawan, I. (2013). Metode Penelitian Kualitatif Teori dan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Hanafi. (2017). "Urgensi Pendidikan Adab Dalam Islam." Jurnal Kajian Keislaman. Vol. 4, No. 1.

Hashmy. (1974). Dustur Dakwah Menurut Al-Qur’an. Jakarta : Bulan Bintang. Achmadi, M. (1988). Materi Dasar Pengajaran Komposisi Bahasa Indonesia. Jakarta Depdikbud.

Ikhfanudin. (2022). "Konsep Al-Akhlak Al-Karimah: Studi Komparasi Pemikiran Syekh Abd Al Wahhab Al-Sya’rani dalam Kitab Al-Minan Al-Kubra dengan Syekh Muhammad Abd Al-Aziz Al Khawli dalam Kitab Al-Adab Al-Nabawi." Jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin. Vol. 2, No. 1.

Ilyas, Yunahar. (2020). Kuliah Akhlak. Yogyakarta: Lembaga Pengkajian dan Pengamalan Islam (LPPI).

J.Meleong, L. (2001). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lubis, M. (1978). Teknik Mengarang. Jakarta : Nunang Jaya.

Mahmud, Akilah. (2019). "Ciri dan Keistimewaan Akhlak Dalam Islam." Jurnal Sulesana. Vol. 13, No. 1.

Shihab, M. Q. (2001). Membumikan Al-Qur’an, Fungsi dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat, cet. 22. Bandung: Mizan.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: ALFABETA.

Suryadarma, Yoke, dan Ahmad Hifdzil Haq. (2015). "Pendidikan Akhlak Menurut Imam Al-Ghazali." At-Ta'dib. Vol. 10, No. 2.

Suyanto, E. (2015). Membina, Memelihara, dan Menggunakan Bahasa Indonesia Secara Benar ; Kajian Historis-Teoritis dan Praktis Tulis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Syamsuddin. (2016). Pengantar Sosiologi Dakwah, cet. 1. Jakarta: Kencana. Tarigan, H. G. (1985). Pengajaran Semantik. Bandung: Angkasa Bandung. Umari, B. (1987). Azas-azas Ilmu Dakwah, cet. 2. Solo: Ramdani.

Tim Penyusun. (2023). Panduan Penulisan Skripsi dan Tesis. Jakarta: Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Wibisono, G. (1992). Acuan Berbahasa Indonesia Dengan Benar. Semarang: Media Wiyata.

Yayasan Penyelenggara Penerjemah/Penafsir Al-Qur'an. (1415 H). Al-Qur'an dan Terjemahnya. Madinah Munawwarah: Mujamma' al-Malik Fahd li Thiba'at al-Mushaf asy-Syarif.

Yunus, M. (1990). Kamus Arab-Indonesia. Jakarta: Hidayakarta Agung.

Downloads

Published

2026-10-11

How to Cite

Gaya Bahasa Ustadz Adi Hidayat dalam Channel Youtube Lentera Ilmu dalam Berdakwah. (2026). Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 3(5), 11745-11752. https://jicnusantara.com/index.php/jicn/article/view/8364