Integrasi Kearifan Lokal dalam Inovasi Kurikulum Pendidikan untuk Memperkuat Identitas Budaya Masyarakat Fakfak
Keywords:
Identitas Budaya, Inovasi Kurikulum, Kearifan LokalAbstract
Pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mempertahankan identitas budaya masyarakat. Kabupaten Fakfak, Papua Barat, memiliki kekayaan kearifan lokal yang dapat dikembangkan sebagai sumber inovasi dalam kurikulum pendidikan, salah satunya filosofi Satu Tungku Tiga Batu yang mengandung nilai persaudaraan, toleransi, persatuan, kebersamaan, dan penghormatan terhadap keberagaman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kearifan lokal masyarakat Fakfak sebagai sumber pengembangan inovasi kurikulum pendidikan, mengidentifikasi bentuk integrasi nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran, serta mengkaji strategi penguatan identitas budaya melalui pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kearifan lokal Satu Tungku Tiga Batu memiliki relevansi kuat untuk diintegrasikan dalam pengembangan kurikulum melalui muatan lokal, pembelajaran kontekstual, pembelajaran berbasis proyek, keterlibatan tokoh adat dan masyarakat, serta pemanfaatan teknologi digital untuk dokumentasi budaya. Integrasi tersebut berpotensi memperkuat karakter peserta didik, meningkatkan pemahaman terhadap budaya daerah, dan menjaga keberlanjutan identitas budaya masyarakat Fakfak. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam mengembangkan kurikulum yang kontekstual, inklusif, dan berkelanjutan.
References
Berhitu, M., Febrilianti, F., Baunsele, Y. Y., & Sopakua, S. (2025). Strategi pembelajaran PAK multikultural berbasis kearifan lokal “Satu Tungku Tiga Batu”. Jurnal Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 6(2), 155–171.
Kasim, E. W., Mirna, W., & Riaddin, D. (2024). Implementasi nilai pendidikan karakter melalui konsep “Satu Tungku Tiga Batu” di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Basicedu, 8(1), 206–215. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i1.6989
Nur, I. (2022). Religious education based of local wisdom “Satu Tungku Tiga Batu” in Fak-Fak community West Papua. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 6631–6642. https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.2267
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Tamher, I. A. (2025). Penanaman nilai “Satu Tungku Tiga Batu” warisan leluhur adat dalam menjaga kerukunan masyarakat di Kabupaten Fakfak (Tugas akhir Diploma). Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Said Hasan Bin Thahir, Indria Nur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










