TANTANGAN IDEOLOGI PANCASILA DI ERA DIGITAL: PERSPEKTIF MAHASISWA SEBAGAI GENERASI MUDA

Authors

  • M. Rakha Nabil Farras Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan
  • Maradop Sihotang Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan
  • Rehan Maulana Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan
  • Ferino Keiza Nainggolan Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan
  • M. A. Jaya Damanik Fakultas Teknik, Universitas Negeri Medan

Keywords:

Pancasila, ideologi, mahasiswa

Abstract

Perkembangan teknologi digital dalam dekade terakhir telah membawa perubahan besar terhadap pola pikir, perilaku, dan nilai sosial masyarakat Indonesia. Fenomena ini tidak hanya menciptakan peluang baru, tetapi juga menimbulkan tantangan serius terhadap eksistensi ideologi Pancasila sebagai pedoman moral bangsa. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana mahasiswa sebagai generasi muda memaknai dan merespons tantangan penerapan nilai-nilai Pancasila di era digital. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara semi-terstruktur kepada dua mahasiswa Universitas Negeri Medan dari program studi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua responden sepakat nilai-nilai Pancasila mulai memudar, terutama dalam aspek toleransi dan etika sosial akibat penggunaan teknologi tanpa kendali nilai. Meskipun demikian, keduanya meyakini bahwa Pancasila tetap relevan sebagai pedoman moral yang perlu diperkuat melalui pendidikan karakter, literasi digital, dan pembiasaan perilaku etis. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa tantangan utama ideologi Pancasila di era digital bukan terletak pada melemahnya nilai Pancasila itu sendiri, melainkan pada perubahan perilaku generasi muda yang belum sepenuhnya berlandaskan nilai Pancasila dalam aktivitas digitalnya

References

Bandura, A. (2002). Selective moral disengagement in the exercise of moral agency. Journal of Moral Education, 31(2), 101–119. https://doi.org/10.1080/0305724022014322

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Daeli, F. A., et al. (2024). Peran Pancasila sebagai landasan pembentukan karakter dan etika sosial di kalangan generasi muda Indonesia: Tantangan dan implementasi di era digital. Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora, 2(11), 161–166. https://jurnal.kolibi.org/index.php/kultura

Hidayat, N. (2025). Narasi kebangsaan di era media sosial: Relevansi Pancasila dalam ekosistem digital. Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 105–118. https://doi.org/10.36456/p.v5i1.10183

Kvale, S. (2007). Doing interviews. Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Ramadhani, A. B., et al. (2024). Transformasi Pancasila di era digital: Peluang dan tantangan. Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 2(3), 153–157. https://doi.org/10.55606/lencana.v2i3.3757

Rafif, R., Aulia, S., Iksan, Fatih, J., & Antoni, H. (2024). Peran Pancasila di era digital dalam mewujudkan penggunaan teknologi yang bertanggung jawab dan beretika. Indonesian Journal of Economics, Management, and Accounting, 2(1), 59–65. https://jurnal.intekom.id/index.php/ijema

Salsabila, S., Alviona, C., & Iskandar, M. R. (2024). Implementasi ideologi Pancasila dalam kehidupan era digital. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 1(5), 307–311. https://doi.org/10.61722/jmia.v1i5.2718

Sugiyono. (2018). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yusuf, N., Wibowo, A. P., & Budiono. (2024). Digital citizenship education: Pancasila as a source of digital ethics in Indonesia. Journal of Etika Demokrasi, 9(1), 70–83. https://doi.org/10.26618/jed.v9i1.11721

Downloads

Published

2025-12-04