Makna Pencarian Jati Diri Generasi Z Melalui Tarot dan Self healing dalam Prespektif Hadis dan Psikologis Islam

Authors

  • Anissa Fatih Nur Fadilah Putri Bahagia UIN Maulama Malik Ibrahim Malang
  • Nasrulloh Nasrulloh UIN Maulama Malik Ibrahim Malang

Keywords:

Generasi Z, Psikologi Islam, Self Healing

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna pencarian jati diri Generasi Z melalui praktik tarot dan self-healing serta menelaah kesesuaiannya dengan perspektif hadis dan psikologi Islam. Fenomena meningkatnya penggunaan tarot dan aktivitas self-healing di kalangan generasi muda menunjukkan kebutuhan akan stabilitas emosional dan spiritual di tengah tekanan sosial era digital. Melalui pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif, penelitian ini menggali pengalaman subjektif 10 partisipan Generasi Z serta menghubungkannya dengan ajaran tazkiyah al-nafs, konsep ketenangan jiwa, dan larangan kahanah dalam hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik tarot dan self-healing lebih sering dimaknai sebagai sarana refleksi diri dan pengelolaan emosi daripada bentuk kepercayaan supranatural. Namun, penggunaan tarot sebagai ramalan tetap bertentangan dengan prinsip tauhid. Integrasi antara temuan empiris dan nilai Islam menunjukkan bahwa kebutuhan refleksi diri yang dicari melalui tarot dapat diarahkan menuju praktik muhasabah, dzikir, dan spiritual coping sesuai ajaran Islam. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan pedagogis dan konseling berbasis psikologi Islam untuk membimbing Generasi Z agar proses pencarian jati diri tetap sehat secara psikologis dan selaras dengan nilai-nilai hadis

References

Agustin, A. S., Muthmainna, K., & Salsabila, N. W. (2025). Makna Healing ” Dalam Budaya Pop Milenial Dan Gen Z. 4, 5943–5948.

Astuti, R. F., Munte, R. N. B., Mawarni, W. T., Mahfi, I. A., Azzacky, F., & Utama, P. (2024). PERAN PSIKOLOGI AGAMA DALAM PENGEMBANGAN SPIRITUAL PESERTA DIDIK. 6(2), 191–199.

Dalimunthe, D. S., Pohan, I., Islam, U., Syeh, N., Hasan, A., & Addary, A. (2023). Transformasi Pendidikan Agama Islam : Memperkuat Nilai-nilai Spiritual , Etika , dan Pemahaman Keislaman dalam Konteks Modern. 1(1), 75–96.

Gumilar, M. S. (2025). Aktualisasi Diri Menurut Perspektif Psikologi Barat dan Perspektif Tasawuf. 2(5), 930–940.

Hamdani, S. (2024). Impelementasi Metode Fenomenologi Dalam Penelitian Pendidikan Islam. 22(1), 35–53.

Hidayati, L., Sugiarto, W., & Hadi, N. (2025). Upaya Peningkatan Terapi Hati Kelas 7 di SMPIT Plus Cordova Menggunakan Metode Self Healing With Qur ’ an. 4(1), 109–115.

Hidayati, Y., Fathimah, L., & Karim, P. A. (2024). Pendidikan Aqidah Tentang Qadha Dan Qadar : Strategi Menanamkan Pemahaman Takdir Kepada Generasi Muda Muslim. 4(6), 1026–1032.

Isdianto, A., Indunissy, N. Al, & Fitrianti, N. (2025). SHALAT DAN KESEHATAN MENTAL : TINJAUAN PSIKOSPIRITUAL TERHADAP PENGURANGAN STRES DALAM PERSPEKTIF ISLAM ISLAMIC PRAYER AND MENTAL HEALTH : A PSYCHOSPIRITUAL REVIEW OF STRESS REDUCTION THROUGH SHALAT. 1(2), 478–494.

Kurnia, R., & Rahmawati, N. (n.d.). TRAUMA DAN REHABILITASI : PERAN BIMBINGAN KONSELING. 1686.

Mubina, N., Widiyanti, A., & Sadijah, N. A. (2023). Analisis Fenomenologis Interpretatif tentang Rasa Bersalah pada Pelaku Pemerkosaan Interpretive Phenomenological Analysis of Guilt in Rape Perpetrators. 15(1), 27–40.

Putri, A. A., & Hidayah, S. (2024). Huma : Jurnal Sosiologi SELF HEALING GENERASI Z : BENTUK BARU PERILAKU KONSUMTIF PADA MAHASISWI FISIP ULM Huma : Jurnal Sosiologi. 3, 245–254.

Ridlo, M. R. (2025). Tantangan Belajar dan Sosial Anak dengan Disleksia di Panti Asuhan : Studi Fenomenologi dengan Interpretative Phenomenological Analysis ( IPA ). 9(3), 822–835. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i3.6763

Sari, F. A., & Damanik, A. (2023). Konsep self healing dengan zikir dan syukur dalam Al-Qur ’ an. 8(4), 353–361.

Sciences, B. (2025). Integrasi Psychological First Aid (PFA) dalam Pendidikan Indonesia untuk Kesehatan Mental Siswa sebagai Remaja Bahril Hidayat 1 , Yanwar Arief 2. 3(3), 134–148.

Studi, J., Studi, P., Al-qur, I., & Hidayat, M. Z. (2025). SPIRITUAL GENERASI Z DALAM KRISIS IDENTITAS KEAGAMAAN DIGITAL. 4(1), 1–27.

Syariah, F., Maulana, U. I. N., Ibrahim, M., & Email, M. (n.d.). Rekonstruksi Definisi Sunnah Sebagai Pijakan Kontekstualitas Pemahaman Hadits. 15(1), 15–28.

Wahidah, H. N., Azahrah, H., & Amalina, K. (2025). Analisis Pelanggaran Etika Hukum Bisnis dalam Kasus Penyeludupan oleh Maskapai Lokal di Indonesia. 1(4), 2157–2170.

Zafila, S. S., & Purnairawan, R. E. (2024). Budaya Lokal sebagai Sarana Pemulihan Trauma : Sebuah Studi pada Generasi Z di Indonesia. 1(2).

Zahra, D., Robingun, A., & Bambang, S. E. (2025). Nilai-Nilai Pendidikan Kesehatan Mental dalam Buku “ Self Healing With Al-Qur ’ an ” Karya Ummu Kalsum Iqt. 3(5), 28–36.

Zahrotun, A., Zein, N., & Masykur, M. (2025). Makna Spiritualitas Pada Era Modern di Kalangan Mahasiswa UIN Salatiga : Perspektif Fenomenologi Agama manusia modern telah dilakukan oleh sejumlah peneliti . Antara lain penelitian Makna Spiritualitas Manusia Modern " menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menggali makna pengalaman spiritual dalam kehidupan modern . Metode. 04(02), 31–49.

Downloads

Published

2025-12-05