Keluarga , Religiusitas dan Kesejahteraan Psikologis : Analisis Konsep Kesetaraan Amina Wadud
Keywords:
Keluarga, religiusitas, Aminah WadudAbstract
Keluarga merupakan arena utama pembentukan religiusitas sekaligus penentu penting kesejahteraan psikologis individu. Namun, pemahaman religiusitas dalam keluarga kerap dilekatkan pada pola relasi patriarkis yang berpotensi menimbulkan ketimpangan gender dan tekanan psikologis. Artikel ini bertujuan menganalisis relasi antara keluarga, religiusitas, dan kesejahteraan psikologis melalui konsep kesetaraan gender dalam pemikiran Amina Wadud. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan terhadap karya-karya Amina Wadud dan literatur terkait psikologi keluarga. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemikiran Wadud menegaskan religiusitas keluarga yang berlandaskan nilai tauhid, keadilan, dan kemanusiaan, dengan menempatkan laki-laki dan perempuan setara dalam hak, peran, dan tanggung jawab. Relasi keluarga yang egaliter, berbasis musyawarah dan tanggung jawab bersama, berkontribusi pada terciptanya iklim emosional yang sehat serta meningkatkan kesejahteraan psikologis seluruh anggota keluarga. Dengan demikian, religiusitas keluarga yang berkeadilan gender berfungsi sebagai sumber daya psikologis yang memperkuat ketahanan keluarga.
References
Al-Qur’an Al-Karim dan Terjemahannya dengan transliterasi, Departemen Agama RI
Amina Wadud, www.wikipedia.
Anisa, L. N. (2024). Kritik Konstruksi Relasi Gender dalam Keluarga Islam: Telaah Pemikiran Asma Barlas dan Amina Wadud Muhsin. YUDHISTIRA: Jurnal Yurisprudensi, Hukum Dan Peradilan, 2(4), 41-52.
Assulthoni, F., Yuniati, F., & Herachwati, N. (2022). Hak Dan Kedudukan Perempuan Dalam Hukum Keluarga (Studi Atas Pemikiran Feminisme Amina Wadud). Ulumuna: Jurnal Studi Keislaman, 8(1), 228-244.
Budi, E. P., & Amalia, R. (2025). Paradigma Hermeneutika Feminis Amina Wadud. Hamalatul Qur'an: Jurnal Ilmu Ilmu Alqur'an, 6(1), 88-95.
De-Juanas, Á., Bernal Romero, T., & Goig, R. (2020). The relationship between psychological well-being and autonomy in young people according to age. Frontiers in psychology, 11, 559976.
Fathih, M. A., & Alfadani, F. (2022). Pemikiran Amina Wadud Tentang Pendekatan Hermeneutika Untuk Gerakan Gender. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 8(2), 1-17.
Fatima, S., Arshad, S., Farooq, Z., & Sharif, S. (2025). “religious coping fosters mental health”: Does psychological capital enable pakistani engineers to translate religious coping into mental wellbeing?. Journal of Religion and Health, 64(3), 1898-1915.
Glock, C. Y., & Stark, R. (1988). Dimensi-Dimensi Keberagaman. Dalam Robertson, Roland (ed.), Agama: Dalam Analisa dan Interpretasi Sosiologi: CV Rajawali.
Gray, M. (2025). Examining successful transmission of the Catholic faith in families. Integratus, 3(3), 252-273.
Hanifah, N., & Astutik, A. P. (2024). Pemikiran Amina Wadud Tentang Dakwah di Dunia Modern. Journal of Islamic Communication Studies, 2(2), 22-31.
Harjis, J. (2025). Parenting Styles and Their Long-Term Effects on Child Mental Health: A Comparative Review. Available at SSRN 5254850.
Hartanto, D., Zakaria, G. A. N., Fauziah, M., Supriyanto, S., Rizal, Y., & Nugraha, A. (2025). Family Quality as a Foundation for Adolescent Religiosity and Mental Health. Islamic Guidance and Counseling Journal, 8(1).
Junaedi, D., Muhammadong, M., & Sahliah, S. (2019). Metodologi Tafsir Amina Wadud Dalam Menafsirkan Al-Qur’an. Ta dib Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 654-665.
Kelley, H. H., Galbraith, Q., & Korth, B. B. (2021). The how and what of modern religious transmission and its implications for families. Journal of Family Psychology, 35(4), 423.
Kementerian Agama RI. Al-Qur'an dan Terjemahannya. Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an, 2015.
Luria, E. (2025). The influence of parent–child relations on the transmission of religious/secular values. Israel Affairs, 31(3), 388-403.
Muhsin, Amina Wadud, Wanita di dalam Al Qur’an, Bandung: Penerbit Pustaka, 1994.
Oliveira, V. H. A., de Souza, M. H. F., Dell, M. L., & Almeida, A. M. (2025). Religiosity and its relationship with happiness and parenting style in young adolescents. International Journal of Latin American Religions, 9(1), 318-338.
Rahman, L. (2025). Contributions of Islamic Belief and Spiritual Well-Being and Mental Health on Muslim Adolescents: A Literature Review. Int J Psychiatry, 10(1), 01-04.
Rohmaniyah, I. (2009). Gender dan konstruksi Perempuan dalam Agama. Jurnal Studi llmu-ilmu Al-Qur'an dan Hadis Vol. 10, No. 2, Juli 2009.
Rohmaniyah, I. (2013). Gender, Androsentrisme dan Sexisme dalam Tafsir Agama. WELFARE, JURNAL ILMU KESEJAHTERAAN SOSIAL, VOL. 2, NO. 1, JUNI 2013.
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of personality and social psychology, 57(6), 1069.
Sama, A. O., & Gul, H. (2025). Exploring the Impact of Parenting Styles on the Social Development of Students in Early Childhood Education Training.
Semarang: PT. Karya Toha Putra,t.t.
Setyawan, C. E. (2017). Pemikiran kesetaraan gender dan feminisme Amina Wadud tentang eksistensi wanita dalam kajian hukum keluarga. Zawiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 3(1), 70-91.
Tuzaroh, F., Yuwono, A. A., & Fauzi, A. (2025). AYAH DAN KEADILAN GENDER: MEMBACA ULANG PERAN AYAH-IBU DALAM KELUARGA INDONESIA PERSPEKTIF AMINA WADUD. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 2(2), 99-104.
Umair, M., & Said, H. A. (2023). Fazlur Rahman dan Teori Double Movement: Definisi dan Aplikasi. Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir, 2(1), 71-81.
Windayani, N. L. I., & Putra, K. T. H. (2021). Pola asuh otoritatif untuk membentuk karakter anak. Edukasi: Jurnal Pendidikan Dasar, 2(2), 173-182.
Yasin, S. A. (2025). Kesetaraan Gender tentang kepemimpinan perempuan: Analisis QS An-Nisa’: 34 perspektif Amina Wadud dan Nasaruddin Umar (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Navi Agustina, Inayah Rohmaniyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










