Faktor Penyebab dan Implikasi Kemampuan Baca Alquran atas Ketidakteraturan Pembelajaran di Kampung Batu Dalam

Authors

  • Andi Safutra Universitas Negeri Padang
  • Fiki Saputra Universitas Negeri Padang
  • Indriyani Eviolita Herman Universitas Negeri Padang
  • Liza Aurelia Universitas Negeri Padang
  • Suci Kurnia Rahmadhani Universitas Negeri Padang
  • Tria Agustin Universitas Negeri Padang
  • Indah Muliati Universitas Negeri Padang

Keywords:

Pembelajaran Alquran, TPQ

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilakukan dengan cara membantu proses belajar membaca Al-Qur’an di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Masalah utama yang ditemukan adalah kemampuan santri yang cukup baik dalam hal irama membaca, tetapi kurang dalam penguasaan bacaan dan tajwid. Hal ini terjadi karena proses belajar belum menggunakan kurikulum atau metode yang terorganisir, sehingga pembelajaran tidak teratur dan tidak memiliki standar yang jelas. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenali dampak dari pembelajaran mengaji tanpa kurikulum serta menyusun solusi untuk memperbaiki pembelajaran di TPQ ke depan. Metode yang digunakan adalah observasi langsung, wawancara dengan guru TPQ, serta bantuan langsung dalam proses belajar mengaji. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak adanya kurikulum menyebabkan kesalahan bacaan yang terus menerus, rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an secara mandiri, serta ketidakseimbangan antara keakuratan dan keindahan irama. Solusi yang ditawarkan meliputi penyiapan kurikulum yang sederhana dan bertahap, penyeimbangan antara pembelajaran tajwid dan irama, serta bimbingan untuk meningkatkan kapasitas guru TPQ. Kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an di TPQ secara terus-menerus.

References

Agusta, E. S. (2024). Pemanfaatan Literasi Digital Keagamaan Dalam Menumbuhkan Sikap Moderasi Beragama Siswa. Jurnal Lingkar Mutu Pendidikan, 21(1), 1–9.

Arikunto, S. (2010). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek. (No Title).

Creswell, J. W. (2009). Research designs. Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches.

Dianto, I., Fikri, S., Siregar, M. H., Efendi, E., & Dalimunthe, T. (2025). MODERASI BERAGAMA DAN LITERASI KEAGAMAAN: RESPON SISWA MADRASAH TERHADAP ISU RADIKALISME DAN INTOLERANSI. Marsialapari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 194–217.

Helmawati, H., Marzuki, M., Hartati, R. S., & Huda, M. (2024). Islamic Religious Education and Religious Moderation at University. EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Dan Keagamaan, 22(1), 111–124.

Ihsan, M. Y., Supriadi, U., & Fakhruddin, A. (2023). OBSERVING THE PROCESS OF LEARNING TO READ THE QURAN AT ELEMENTARY SCHOOL. AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 10(1), 86–104.

Moleong, L. J., & Surjaman, T. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.

Muslichuddin, M., Khoirun, F., Aminudin, A., & Hasanah, N. (2025). The Influence of Al-Quran Reading Fluency and Self-Confidence on the Reading Mastery of Islamic Boarding School. Indonesian Journal of Education and Social Studies, 4(2), 258–269.

Sahlan, F., Sari, E. D. K., & Sa’diyah, R. (2022). Digital-Based Literacy Analysis of Religious Moderation: Study on Public Higher Education Students. Progresiva: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 11(02), 157–170.

Sholeh, A., Faizah, M., & Ghofir, M. N. (2024). Pengembangan literasi keagamaan mahasiswa PGMI untuk membentuk sikap moderasi. Jurnal Pendidikan: Riset Dan Konseptual, 8(3), 425–435.

Sugiyono, S. (2007). Metode Penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Bandung Alf.

Supriadi, U., Supriyadi, T., & Abdussalam, A. (2022). Al-Qur’an literacy: A strategy and learning steps in improving Al-Qur’an reading skills through action research. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 21(1), 323–339.

Zaqiah, Q. Y., & Rusdiana, A. (2014). Pendidikan nilai: Kajian teori dan praktik di sekolah. Pustaka Setia.

Downloads

Published

2026-01-01