NGANTING   MANUK SEBAGAI IDE PENCIPTAAN KARYA SENI LUKIS REALIS

Authors

  • Sonita br Sinuhaji Universitas Negeri Medan
  • Nelson Tarigan Universitas Negeri Medan

Keywords:

Nganting manuk, realis, Lukis

Abstract

Penciptaan karya seni lukis ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses proses dan poin poin penting dalam upacara masyarakat Karo Nganting   manuk .Tujuan dari penelitian penciptaan ini adalah Bagaimana proses penciptaan karya seni lukis realis dengan tema tradisi Nganting   manuk dan ingin mengetahui hasil penciptaan karya seni.lukis realis dengan tema tradisi Nganting   manuk Penciptaan ini menggunakan metode dalam lima tahapan  yaitu penciptaan: persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan penyelesaian atau penilaian.Penciptaan ini menggunakan aliran realis untuk memperlihatkan realitas pada upacara Nganting   manuk pada masyarakat karo. Karya seni lukis ini menggunakan Teknik cat minyak pada media kanvas. Hasil akhir dari penciptaan ini  ini Berupa 12 karya seni lukis dengan judul yang beragam, sebagai bentuk realisasi visual ritual  Nganting   manuk sebagai tradisi masyarakat Karo.

References

Asa, F. O., & Sahrul, N. (2018). Kehidupan surau di Minangkabau sebagai inspirasi dalam karya seni lukis. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 7(2), 148-155.

Bangun, R. (2006). Mengenal suku Karo. Indonesia: Yayasan Pendidikan Bangun.

Bonnie, M. (2019, Maret 11). Akibat hukum Mbaba Belo Selambar yang dibatalkan oleh calon suami atau istri dalam hukum adat Karo. Repository UMSU. http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/1884

Da Vinci, L. (2014). A treatise on painting. Read Books Ltd.

Djatiprambudi, D. (2017, Oktober). Penciptaan seni sebagai penelitian. Dalam Seminar Nasional Seni dan Desain 2017 (hlm. 24-30). State University of Surabaya.

Firman, H., Aldita, D., Ginting, L. D. C. U., & Agustono, B. (2023). Tradisi mukul etnik pada masyarakat Karo di Desa Seberaya, Kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Karo. Jurnal Pendidikan Dasar dan Sosial Humaniora, 2(9), 1277-1284.

Ginting, S. U., & Barus, E. (2017). Bentuk kesantunan dalam tindak tutur perkawinan adat Karo. Tangerang: Mahara Publishing.

Hendriyana, H., & Ds, M. (2022). Metodologi penelitian penciptaan karya practice-led research and practice-based research seni rupa, kriya, dan desain (Edisi Revisi). Penerbit Andi.

Hetharion, B. D. S. (2024). Pendidikan multikultural teori dan aplikasi. CV. Azka Pustaka.

Muchtar, M., & Kembaren, F. R. W. (2018). Translation techniques and quality in the English version of Nganting Manuk text. International Journal on Language, Research and Education Studies (IJLRES), 2(2), 195-207.

Nochlin, L. (1971). Realism. CUP Archive.

Priyatno, A. (2012). Memahami seni rupa. Medan: Unimed Press.

Sembiring, D. S. (2017, April 11). Language style in Karonese wedding ceremony. Repository UMSU. http://repository.umsu.ac.id/handle/123456789/4089

Sitepu, N. E. B. (2021). Analisis upacara adat perkawinan suku Karo di Desa Kebayaken Kabupaten Karo [Disertasi Doktoral, UMN Al-Washliyah]. Repository UMN Al-Washliyah.

Suranda, S., & Muslim, M. (2024). Kegiatan budaya Melayu Langkat sebagai inspirasi penciptaan seni lukis realis. Sindoro: Cendikia Pendidikan, 4(2), 41–61.

Susanto, M. (2002). Diksi rupa: Kumpulan istilah seni rupa. Kanisius.

Udyana, I. M. A., Muka, I. K., & Ruta, M. (2022). The concept of placing sarad pulagembal cake of painting art. CITA KARA: Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni Murni, 2(1), 69-77.

Wibowo, K. J. (2017). Metafora budaya urban di Bali sebagai ide penciptaan seni lukis. Jurnal Harmoni, 7(1), 55-67.

Wicaksana, F. W. (2023). Ritual pemindahan hujan dalam tradisi Jawa sebagai ide penciptaan karya lukis [Disertasi Doktoral, Universitas Negeri Malang]. Repository Universitas Negeri Malang.

Downloads

Published

2026-01-23