Konsep Kebudayaan Dalam Filsafat Ilmu: Integrasi Agama Dan Sains

Authors

  • Febrianti Febrianti IAIN Kendari
  • Zulkifli Musthan IAIN Kendari

Keywords:

Kebudayaan, Agama, Sains

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk memberikan penjelasan teoretis tentang bagaimana Konsep Budaya dalam Filsafat Ilmu Integrasi Agama dan Sains. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah riset kepustakaan. Berdasarkan temuan penelitian, Budaya membantu menjembatani perbedaan antara agama dan sains dengan menyediakan konteks sosial dan normatif di mana keduanya dapat berdialog dan berinteraksi. Misalnya, budaya membawa nilai-nilai kepercayaan yang mendasari praktik agama sekaligus menyediakan kerangka moral dan etika yang bisa mengarahkan perkembangan ilmu pengetahuan. Budaya menjadi tempat bertemunya nilai-nilai keagamaan dan prinsip ilmiah yang menyatu dalam praktik sehari-hari. Dengan adanya budaya, integrasi agama dan sains tidak hanya menjadi diskursus teoritis, tetapi juga berlangsung nyata dan memberikan makna serta manfaat dalam kehidupan manusia sehari-hari.

References

Akhsan, A., Adib, H., & Wiyani, N. A. (2021). Integrasi Islam, Sains dan Budaya: Tinjauan Teoritis. Jurnal Intelektualita: Keislaman, Sosial Dan Sains, 10(2), 239–248. https://doi.org/10.19109/intelektualita.v10i2.9412

Athiyah Ummu, Hulawa Djefrin, & Alwizar. (2023). Konsep Integrasi Ilmu Agama Dan Ilmu Umum PerspektifAzyumardi Azra. Krinok: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Sejarah, 2(1), 182–189.

Creswell, J. W. (2014). PENELITIAN KUALITATIF & DESAIN RISET (S. Z. Qudsy (ed.); 1st ed.). PUSTAKA PELAJAR.

Darmalaksana, W., & Busro, B. (1970). Teologi Sains: Refleksi Implementasi Integrasi Ilmu di Indonesia. Intizar, 26(2), 55–64. https://doi.org/10.19109/intizar.v26i2.7855

Firdaus, E., & Anwar, S. (2024). Ulumuddin : Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman. Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 14, 279–294. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/agama_islam

Hidayatullah, S. (2019). Agama dan Sains: Sebuah Kajian Tentang Relasi dan Metodologi. Jurnal Filsafat, 29(1), 102–133. https://doi.org/10.22146/jf.30246

Jayana, T. A. (2018). Relasi Sains, Budaya, dan Agama Sebuah Upaya Pendekatan Paradigma Yang Menyatukan. Jurnal Al-Maiyyah, 11(1), 153–170. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/almaiyyah/article/view/550

Saugi, W., Nugroho, D., & Buhari, M. R. (2025). Digital Leadership and Quality Culture in Islamic Educational Institutions : A Multi-Level Empirical Study. 08(02), 213–231. https://doi.org/https://doi.org/10.21093/sajie.v8i2.12023

Wachidah, K., Solehuddin, M., Sidoarjo, U. M., Java, E., Indonesia, U. P., & Java, W. (2025). Differentiated instruction: a quran-based literacy learning model in inclusive classrooms. Bidang Pendidikan Dasar, 9(1), 1–12. https://doi.org/https://doi.org/ 10.21067/jbpd.v9i1.11667

Yustisia, R. (2025). Sejarah Pendidikan Islam Masa Kontemporer di Indonesia. 9(02).

Downloads

Published

2026-01-25