Formulasi Nutraseutikal Sediaan Gummy Candies Kombinasi Sari Buah Apel Hijau (Malus Domestika) Dan Sari Buah Pepaya (Carica Papaya L) Dengan Variasi Konsentrasi Gelatin

Authors

  • Nadilla Alfira Universitas Sains Cut Nyak Dhien
  • Fazrina Zahara Universitas Sains Cut Nyak Dhien
  • Intan Rizki Universitas Sains Cut Nyak Dhien

Keywords:

Gummy Candies, Sari Buah Pepaya, Sari Buah Apel Hijau

Abstract

Potensi pasar di bidang nutraceutical cukuplah besar. Dilihat dari sisi pertumbuhan pasar pun sangat baik, obat-obat nutraceutical cukup pesat, yaitu lebih dari 20 % per tahun. Salah satu buah yang dijadikan sebagai rasa buah yang digemari oleh panelis dalam sediaan gummy candieas adalah buah apel. Buah apel  kaya akan vitamin dan mineral. Kombinasi buah lainnya yang dibuat dalam sediaan ini adalah pepaya, pepaya merupakan buah yang memiliki antioksidan tinggi dan vitamin vitamin A, vitamin B9 dan Vitamin C sangat baik untuk kesehatan salah satunya pencernaan dan kulit.  Pengunaan gelatin dalam pembuatan gummy candies sangat diperlukan untuk membentuk tesktur gummy candies. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi nutraseutikal sediaan gummy candies kombinasi sari buah apel hijau (malus domestikal) dan sari buah pepaya (Carica Papaya L) dengan variasi konsentrasi gelatin. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan variasi konsentrasi dari gelatin 60 mg, 100 mg dan 136 mg sebagai bahan pengikat dapat diformulasikan menjadi sebuah sediaan gummy candies dari kombinasi sari buah apel hijau dan sari buah pepaya. Variasi kadar gelatin sebagai pengikat dapat mempengaruhi sifat fisik  gummy candies yakni semakin tinggi konsentrasi gelatin maka semakin rendah  tingkat kekenyalan sediaan gummy candies yang dihasilkan dan semakin rendah konsentrasi gelatin yang diberikan maka semakin tinggi tingkat kekenyalan yang dihasilkan di sediaan gummy candies dengan kombinasi sari buah apel hijau dan sari buah pepaya. Formulasi yang memiliki mutu fisik stabil dan banyak disukai oleh panelis adalah sediaan pada formulasi F1 dengan variasi gelatin 60 mg.

References

Amalia, dkk. (2020). Formulasi Sediaan Gummy Candies Ekstrak Herba Pegagan (Centella asiatica) menggunakan pektin dari Daun Cincau Hijau (Cyclea barbata Miers). Jurnal Skripsi. Universitas Tanjungpura, Kalimantan Barat,

Ayu. (2021). Potensi Buah Apel (Malus domestica) dalam Pembuatan Gummy Candies. Jurnal Agromedicine Unila. Vol 4(2), 545-555

Annisa. (2020). The Life and Times Of Gummy Bears, Harper Collins. http://www.enotes.com/how-products-encyclopedia/gummy-candy. (diakses 24 Januari 2020).

Agustina, Irnandini dan Astuti. (2019). Formulasi Nutrasetikal Sediaan Gummy Candy Puree Labu Kuning (Curcuma moschata) dengan Variasi Kadar Gelatin dan Evaluasi Sediaan. Prosiding Artikel Seminar Nasional Farmasi.

Agustin, dkk. (2022). Formulasi Nutrasetikal Sediaan Gummy Candy Puree Labu Kuning (Curcuma moschata) dengan Variasi Kadar Gelatin dan Evaluasi Sediaan. Seminar Nasional Farmasi. Prosiding Seminar Nasional Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kedir.

Faisal. (2023). Formulasi dan Evaluasi Nutrasetikal Gummy Candy dari Ekstrak Daun Sungkai (Peronema canescens Jack) dengan Kombinasi Madu Hutan (Apis dorsata) sebagai Antioksidan. Jurnal sains Kesehatan. Vol 5 (6)

Firdaus, dkk. (2018). Variasi Kadar Gelatin Sebagai Bahan Pengikat Pada Formulasi Nutraseutikal Sediaan Gummy Candies Sari Buah Belimbing Manis (Avverhoa Carambola). Jurnal Skripsi. Vol 22 (2)

Hasani, (2016). Pembuatan Gummy Candies. Artikel Pangan. Cindekia.

Kusuma, (2021). Penggunaan Nutraseutikal Sebagai Penganti Suplemen Makanan. Artikel Multipedia.

Pabiola, Marbun dan Sinaga. (2023). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gummy Candies dari Sari Ganggang Hyndrilla (Hyndrilla Verticillata) yang Tumbuh di Peraiaran Danau Toba. Majalah Fermaseutika. 8 (1).

Pinatih, dkk. (2019). Pengaruh Perbedaaan Konsentrasi Gelatin Pada Sediaan gummy candies yang terdiri dari Variasi Gelatin. Jurnal Ilmiah. Vol 4(3)

Putri, dkk, (2022). Penggunaan Gelatin dalam Gummy Candies. Jurnal Farmasi. 2 (2).

Sunaryo, dkk. (2020). Formulasi Nutraseutikal Gummy Candies Sari Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.). Journal Aerticle.Vol 7(2).

Yusri. (2020). Pengaruh Perbedaan Nutrisi dan Nutraseutikal Terhadap Senyawa Kimia dalam Tubuh. Jurnal Ners Kesehatan. Vol 6 (3), 342-348

Downloads

Published

2026-02-24