Dari Limbah Organik ke Eco Enzym: Pemberdayaan KKN 37 UNS Karanggondang, Jepara
Keywords:
Pengelolaan limbah organik, Eco enzyme, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Permasalahan pengelolaan limbah organik di Kabupaten Jepara menjadi salah satu isu utama yang mendapatkan perhatian dalam pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS). Limbah organik masih dianggap tidak memiliki nilai ekonomi dan belum dikelola secara optimal, sehingga berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan. Sebagai upaya solutif, KKN UNS Kelompok 37 UNS melaksanakan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan cairan eco enzym serbaguna. Kegiatan ini dilaksanakan secara tatap muka bersama dua kelompok PKK, yaitu RT 07 RW 07 dan RT 03 RW 07 di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesadaran masyarakat dalam mengelola limbah organik secara efektif dan berkelanjutan. Selain membantu mengurangi volume limbah yang dibuang, pemanfaatan eco enzym juga berpotensi memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat apabila dikembangkan secara konsisten. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi terhadap perbaikan kualitas lingkungan, tetapi juga mendorong penguatan kemandirian masyarakat di tingkat desa.
References
37, T. K. K. N. (2026a). Dokumentasi kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan eco enzyme di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.
37, T. K. K. N. (2026b). Laporan kegiatan sosialisasi dan demonstrasi pembuatan eco enzyme di Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara. Universitas Sebelas Maret.
Akhiroh, N., & Pramono, A. (2022). Pemanfaatan eco enzyme dalam mendukung pertanian berkelanjutan pada skala rumah tangga. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 115–123.
Heltina, D., Waruwu, D., Amelia, R., & Yovi, M. Y. (2024). Pengembangan Usaha Pertanian Masyarakat Desa Pekan Tua dengan Pemanfaatan Limbah Dapur melalui Eco-Enzyme. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(4). https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i4.2377
Kehutanan, K. L. H. dan. (2025). Portal Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN). In portal-sipsn.kemenlh.go.id. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. https://portal-sipsn.kemenlh.go.id/
Kriswantoro, H., Nasser, G. A., Zairani, F. Y., Nisfuriah, L., Rompas, J. P., Dali, D., Hasani, B., Yulianto, D., & Sofian, A. (2022). Utilization of Eco-Enzyme from Household Organic Waste to Maintain Soil Fertility and Plant Pest Control. Altifani Journal: International Journal of Community Engagement, 3(1), 7. https://doi.org/10.32502/altifani.v3i1.5355
Maryanti, S., Rahmawati, D., & Lestari, A. (2023). Formulasi eco enzyme sebagai bahan tambahan sabun pencuci piring ramah lingkungan. Jurnal Teknologi Dan Inovasi Produk Rumah Tangga, 5(1), 33–40.
Pebriani, T. H., Hesti Wulan S, A. A., Susanti Hanhadyanaputri, E., Sulistyarini, I., Martha Cahyani, I., Suwarmi, Kresnawati, Y., Suprijono, A., & Adhityasmara, D. (2022). Pemanfaatan Kulit Buah sebagai Bahan Baku Eco-enzym di Dusun Demungan. Jurnal DiMas, 4(2), 43–49. https://doi.org/10.53359/dimas.v4i2.43
Polii, M. G. M., Tulungen, A. G., Walingkas, S. A. F., & Sompotan, S. (2025). Eco-Enzyme as a Bioactivator for Converting Organic Wastes into Organic Fertilizer: Effects on Chili Pepper Growth and Yield. Jurnal Agroekoteknologi Terapan, 7(1). https://doi.org/10.35791/jat.v7i1.66742
Rahmawati, K. S. N., Sofyan, S., & Mahmudi, K. (2021). Pemanfaatan Sampah Organik Menjadi Eco Enzyme sebagai Solusi Pupuk Ramah Lingkungan. ScienceEdu, 6(1). https://doi.org/10.19184/se.v6i1.39831
Rohman, F. F., Mariyam, S. N., Rahayu, E. S., & Retnoningsih, A. (2025). Pengelolaan Limbah Pertanian sebagai Manifestasi Responsible Production untuk Mendukung Pencapaian SDGs ke-12.
Rustanta, A., Jaya, A. S., & Graciella, M. (2022). Pemberdayaan Masyarakat melalui Budidaya Eco-Enzym di Bekasi Selatan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 3360. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i4.9776
Saraswati, A. R., & Witoyo, J. E. (2023). Eco Enzyme sebagai Solusi Inovatif dalam Pengelolaan Pascapanen Hortikultura. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 31(2). https://doi.org/10.55259/jiip.v31i2.35
Sari, N. (2025). Penerapan metode ceramah interaktif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 10(1), 45–52.
Sitohang, M., Nainggolan, M. F., Tarigan, R. S., & Br Sembiring, H. E. (2025). Pemanfaatan Limbah Organik Menjadi Eco-Enzyme sebagai Pupuk Organik Cair. BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3). https://doi.org/10.31949/jb.v6i3.14184
Vitaliati, T. (2024). Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Organik sebagai Bahan Baku Pembuatan Eco Enzim bagi Masyarakat di Wilayah Pedesaan. Dharmakarya, 13(1), 78. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v13i1.49916
Wakano, F. (2024). Potensi Eco-Enzyme dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produksi Tanaman. 2(3).
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Berliana Azka Mumtaz, Shafira Adeista Maharany, Risco Arlambang, Najwa Arrifah Amalina Zhurli, Farah Dzaki Faisal, Fausta Kusuma Alfisyahr, Dyah Narwastu Sekar Ayu Kinasih, Dinda Amalia Widjajanto, Billy Bryan Dewaningrat Siahaan, Almirandita Larasati, Rosriana Nur Alfilal Khoiroh, Faiza Hayu Primandari, Anang Setiyawan, Yelavani Purnama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










