Hikmah Menutup Aurat dalam Islam: Tinjauan Sains dan Kimia

Authors

  • Siti Ajilah Syarwan Chaniago Universitas Negeri Medan
  • Dimas Rizqi Universitas Negeri Medan
  • Lutfi Hariri Universitas Negeri Medan
  • Dilla Rama Dina Universitas Negeri Medan
  • Salwa Hakimah Defari Universitas Negeri Medan
  • Nadia Dwi Salsabila Universitas Negeri Medan
  • Khairiyah Ariqah Universitas Negeri Medan
  • Diva Aulia Ananda Universitas Negeri Medan
  • Najwa Syifa Nasution Universitas Negeri Medan
  • Nurmayani Nurmayani Universitas Negeri Medan

Keywords:

aurat, islam, sains

Abstract

Menutup aurat merupakan salah satu ketentuan dalam syariat Islam yang bertujuan menjaga kehormatan, kesopanan, serta kemaslahatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hikmah menutup aurat dalam perspektif Islam dengan pendekatan sains dan kimia. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah seperti buku dan jurnal yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa menutup aurat tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga memberikan manfaat ilmiah bagi kesehatan manusia. Dari perspektif sains, pakaian dapat melindungi kulit dari paparan radiasi ultraviolet, polusi lingkungan, serta membantu menjaga keseimbangan suhu tubuh. Sementara itu, dari sudut pandang kimia, pakaian berfungsi sebagai penghalang yang dapat mengurangi interaksi langsung antara kulit dengan radikal bebas, polutan, serta mikroorganisme yang dapat memicu reaksi oksidatif pada kulit. Dengan demikian, konsep menutup aurat dalam Islam menunjukkan adanya keselarasan antara ajaran agama dan ilmu pengetahuan modern.

References

Al Jarjawi, A. A. (2006). Indahnya Syariat Islam. Gema Insani.

Alawiyah, S., Handrianto, B., & Rahman, I. K. (2020). Adab Berpakaian Wanita Muslimah Sesuai Tuntunan Syariat Islam. Rayah Al-Islam, 4(02), 218-228.

Bhat, N. V., & Hegde, R. R. (2006). Moisture management properties of polyester–cotton blended knitted fabrics. Journal of Applied Polymer Science, 99(3), 1117–1123.

D’Orazio, J., Jarrett, S., Amaro-Ortiz, A., & Scott, T. (2013). UV radiation and the skin. International Journal of Molecular Sciences, 14(6), 12222–12248.

Elias, P. M., & Choi, E. H. (2005). Interactions among stratum corneum defensive functions. Experimental Dermatology, 14(10), 719–726.

Febril, A. N. (2023). Integrasi Islam-sains dan implementasinya dalam pembelajaran biologi. Al-Alam: Islamic Natural Science Education Journal, 2(2)

Hikmah, N., & Yazid, M. (2024). Maqashid al-shariah as a contemporary economic solution according to Yusuf Al-Qaradawi. ITQAN: Journal of Islamic Economics, Management, and Finance, 4(1).

Humaira, A., Sujoko, I., Syarif, E., Adhha, N., & Hazmi, R. M. (2023). Actualization of the maqasid al-shari’ah in Indonesia. Jurnal Fuaduna, 7(2), 123–142.

Hikmawati, Situmorang, T. H., Paundanan, M., & Manurung, U. N. (2025). Hubungan personal hygiene dengan kejadian penyakit dermatitis di UPTD Puskesmas Kawatuna. KEWINUS: Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 2(1), 44–53.

Kasdi, A. (2019). Actualizations of maqāṣid al-shariah in modern life. Justicia Islamica, 16(2), 247–268. https://doi.org/10.21154/justicia.v16i2.1666

Klemm, D., Heublein, B., Fink, H. P., & Bohn, A. (2005). Cellulose: Fascinating biopolymer and sustainable raw material. Angewandte Chemie International Edition, 44(22), 3358–3393.

Krutmann, J., Liu, W., Li, L., Pan, X., & Crawford, M. (2017). Pollution and skin: from epidemiological and mechanistic studies to clinical implications. Journal of Dermatological Science, 85(3), 227–232.

Kukus, Y., Supit, W., & Lintong, F. (2013). Suhu tubuh: homeostasis dan efek terhadap kinerja tubuh manusia. Jurnal Biomedik (Jbm), 1(2).

Leyden, J. J., McGinley, K. J., & Webster, G. F. (1981). Microbiology of the human skin surface. Journal of Investigative Dermatology, 77(5), 413–416.

Lewis, R. (2015). Muslim fashion: Contemporary style cultures. Duke University Press.

Latifah, L., Arisa, A., & Diaty, R. (2024). Integrasi nilai spiritual dan medis dalam kesehatan modern: Perspektif agama Islam. JIKES: Jurnal Ilmu Kesehatan, 4(1)

Li, Y. (2001). The science of clothing comfort. Textile Progress, 31(1–2), 1–135.

Lisdiantini, N., & Afandi, Y. (2019). Peranan fashion dan pakaian sebagai komunikasi identitas sosial. Epicheirisi: Jurnal Manajemen, Administrasi, Pemasaran Dan Kesekretariatan, 3(1), 9-15.

Narayanan, D. L., Saladi, R. N., & Fox, J. L. (2010). Ultraviolet radiation and skin cancer. International Journal of Dermatology, 49(9), 978–986.

Nasution, H. R., Hasmita, I., & Mistar, E. M. (2026). Efektivitas ekstrak daun kopasanda (Chromolaena odorata L.) sebagai penangkal efek radikal bebas formulasi tabir surya. Jurnal Serambi Enginering , 11(1), 16412–16419.

Rahma, A., Azizah, M., & Satrianna, N. E. E. (2024). Pandangan Islam tentang Kimia dalam Menjaga Kebersihan dan Kesucian. Islamologi: Jurnal Ilmiah Agama, 1(2), 391-399.

Salim, M. P. (2023, 13 April). Pengertian Syariat Islam dan pembagiannya, ketahui hukum-hukumnya. Liputan6.com. https://www.liputan6.com/hot/read/5260422/pengertian-syariat-islam-dan-pembagiannya-ketahui-hukum-hukumnya

World Health Organization. (2018). Ultraviolet radiation and the INTERSUN Programme. WHO Press.

Yusuf, M. (2023). Integrasi ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam: Menjembatani kesenjangan antara sains dan agama. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 4(2).

Downloads

Published

2026-03-08

Issue

Section

Articles