Pendekatan Socio-Historis terhadap Pemaknaan Sunnah

Authors

  • Syahdino Sahdana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Muhammad Yahya Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Tasbih Tasbih Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Keywords:

Sunnah, Pendekatan Sosio-Historis, Konteks Sosial

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemaknaan sunnah melalui pendekatan sosio-historis dengan mengkaji konteks sosial dan sejarah di balik tindakan Nabi Muhammad SAW serta penerapannya dalam masyarakat modern. Metode yang digunakan adalah kajian literatur terhadap teks-teks Al-Qur'an dan hadits, dengan fokus pada ayat-ayat yang relevan untuk memahami hubungan antara sunnah dan konteks zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan sunnah harus memperhatikan kondisi sosial dan budaya pada masa Nabi serta perubahan yang terjadi dalam masyarakat Islam di masa mendatang. Pendekatan sosio-historis ini mengungkapkan bahwa sunnah tidak hanya dipahami secara tekstual, tetapi juga harus dipertimbangkan dalam kaitannya dengan realitas sosial yang berkembang. Oleh karena itu, pemahaman sunnah yang dinamis diperlukan agar ajaran Islam tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.

References

Dakir, J., & Shah, F. A. (2012). A contextual approach in understanding the prophet’s hadith: An analysis. The Journal of Applied Sciences Research, 8(7), 3176–3184.

Darmalaksana, W. (2021). Science and Technology Opportunities in Hadith Research. 11(1), 41–51. https://doi.org/10.15575/IJIK.V11I1.9680

Demirel, S. (2014). Understanding the Spirit of Time and Interdisciplinary Perspective in the Interpretation of Ḥadīth. 3, 115–130. https://doi.org/10.16947/FSMIAD.32687

Hasanah, U. (2023). Historical Approach in Understanding Hadith. UMRAN, 10(2), 37–51. https://doi.org/10.11113/umran2023.10n2.598

Hasanah, U. (2023). Historical Approach in Understanding Hadith. UMRAN, 10(2), 37–51. https://doi.org/10.11113/umran2023.10n2.598

Kedudukan Sumber Hukum Islam Kedua (Hadis) Dalam Al-Qur’an. (2022). 2(2), 35–52. https://doi.org/10.56874/alkauniyah.v2i2.708

Kusmana, K. (2020). A Textual Analysis of the Use of Sunna in Malik’s Legal Doctrine. Refleksi, 2(1), 41–50. https://doi.org/10.15408/REF.V2I1.14390

Kusmana, K. (2020). A Textual Analysis of the Use of Sunna in Malik’s Legal Doctrine. Refleksi, 2(1), 41–50. https://doi.org/10.15408/REF.V2I1.14390

Muhtador, M. (2019). Dinamika Memahami Hadis Nabi: Tinjauan Historis dan Metodologis. 3(2), 185. https://doi.org/10.21043/RIWAYAH.V3I2.3704

Ram, S. (2022). Methodology and Sources of Data. 43–61. https://doi.org/10.1007/978-981-19-3284-7_2

Rizqi, M., Deski, A., & Ikhwan, M. A. U. (2023). Kontekstualisasi Pemahaman Hadis. Istinarah. https://doi.org/10.31958/istinarah.v5i2.10611

Rizqi, M., Deski, A., & Ikhwan, M. A. U. (2023). Kontekstualisasi Pemahaman Hadis. Istinarah.

Suryadilaga, M. A. (2017). Kontekstualisasi Hadits Dalam Kehidupan Berbangsa dan Berbudaya. 11(1), 215–234. https://doi.org/10.24042/KLM.V11I1.904

The downstreaming of library research in the development isamic science. (2023). Bidayah, 56–67. https://doi.org/10.47498/bidayah.v14i1.1403

Tolkah. (2021). Islamic Law and Social Change: How does Islam take a Stand? 3(1), 242–248. https://doi.org/10.33258/BIOHS.V3I1.398

Downloads

Published

2026-01-12