Studi Literatur: Kontribusi Apoteker Sebagai Warga Negara Dalam Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Authors

  • Leni Syofia Universitas Muhammadiyah Bandung
  • Monica Julieta Universitas Muhammadiyah Bandung
  • Kayla Nursyifa Syawaliyah Universitas Muhammadiyah Bandung
  • Muamar Ridho Firdi Aulia Universitas Muhammadiyah Bandung
  • Sugiartiningsih Sugiartiningsih Universitas Muhammadiyah Bandung

Keywords:

apoteker, kesehatan masyarakat, kewarganegaraan

Abstract

Kesehatan masyarakat memiliki peran sentral dalam mendukung keberlanjutan pembangunan nasional. Dalam konteks tersebut, apoteker menempati posisi strategis tidak hanya sebagai tenaga kefarmasian, tetapi juga sebagai individu yang berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan sosial. Penelitian ini disusun menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif untuk mengkaji kontribusi apoteker sebagai warga negara dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, dokumen kebijakan pemerintah, serta laporan organisasi profesi yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran apoteker melampaui aspek teknis pelayanan obat, mencakup peningkatan literasi obat, edukasi penggunaan obat yang rasional, serta upaya mendukung pemerataan akses terhadap obat di masyarakat. Rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai penggunaan obat menjadi tantangan yang menuntut keterlibatan aktif apoteker melalui kegiatan edukatif dan advokasi kesehatan. Melalui berbagai program berbasis komunitas, apoteker berperan dalam menanamkan nilai tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap kesehatan publik. Kajian ini menegaskan bahwa apoteker merupakan bagian penting dari agen perubahan sosial dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

References

Afzal, S., Khan, F. U., Aqeel, M. T., Ullah, M., Bajwa, M., Akhtar, M. dan Majid, M. (2024). Impact of a pharmacist-led educational intervention on knowledge, attitude, and practice toward the rational use of antibiotics among healthcare workers in a secondary care hospital in Punjab, Pakistan. Frontiers in Pharmacology, 14, 1327576.

Astuti, R. (2021). Etika Profesi Kesehatan dan Tanggung Jawab Sosial. Yogyakarta: Deepublish.

Astutiningsih, C., Tjahjani, N. P., Listyani. Dan Gunartati, S. (2021). Pengenalan Profesi Apoteker dan Mengenali Obat Sejak Usia Dini. Jurnal Abdidas, 2(3) : 713-719.

Baiquni, M. M. & Valina, E. N. (2025). Analisis Keterampilan Komunikasi Apoteker Dalam Menyampaikan Informasi Obat. Jurnal Lentera Edukasi, 3(3) : 125-131.

Braun, V., & Clarke, V. (2019). Reflecting on reflexive thematic analysis. Qualitative Research in Sport, Exercise and Health, 11(4), 589–597.

Cameron, G., Chandra, R. N., Ivey, M. F., Khatri, C. S., Nemire, R. E., Quinn, C. J. and Subramaniam, V. (2022). ASHP Statement on the Pharmacist's Role in Public Health. American journal of health-system pharmacy : AJHP : official journal of the American Society of Health-System Pharmacists, 79(5), 388-399. https://doi.org/10.1093/ajhp/zxab338.

Idris, V. dan Ahmad, I. (2024). Peran Apoteker Dalam Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Di Puskesmas. Jurnal Riseta Soshum, 1(1) : 5-13.

Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). (2022). Laporan Tahunan Program Edukasi Obat Rasional. Jakarta: IAI.

Indonesian Pharmacists Association (IAI). (2020). Kode Etik Apoteker Indonesia. Jakarta: IAI.

Jaam, M., Naseralallah, L. M., Hussain, T. A. and Pawluk, S. A. (2023). Correction: Pharmacist-led educational interventions provided to healthcare providers to reduce medication errors: A systematic review and meta-analysis. Plos one, 18(11), e0294195.

Kementerian Kesehatan RI. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta : Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Apotek. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta: Kemenkes RI.

Kurniasih, D. A. A., Sintia, I., Syania, S., Andini, H., Setiawati, E. P. dan Subarnas, A. (2022). Peran Apoteker dalam Kolaborasi Interprofesi : Studi Literatur. Majalah Farmaseutik, 18(1) : 72-80.

Kurniawan, D. W., Kamaluddin, R., Setiyabudi, L. (2024). Peningkatan Literasi Obat Melalui Pengabdian Kepada Masyarakat Berbasis Asset Based Community Development (ABCD) Di Sekitar Pondok Pesantren Darussalam Dukuhwaluh Purwokerto. Prosiding Seminar Nasional Pengembangan Sumber Daya Perdesaan dan Kearifan Lokal Berkelanjutan XIV, 784-788.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339.

Suryani, D. (2020). Nilai-Nilai Kewarganegaraan dalam Profesi Kesehatan. Bandung: Alfabeta.

Susanto, A., & Sari, M. P. (2023). Peningkatan Pengetahuan Obat melalui Edukasi Literasi Dasar Obat pada Remaja Awal. Community Development Journal. 4(2 ), 2430-2434.

Downloads

Published

2026-02-01