Gotong Royong dalam Meningkatkan Kebersamaan Masyarakat di Desa Kwala Simeme
Keywords:
gotong royong, kebersamaan, masyarakat desaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran budaya gotong royong dalam meningkatkan kebersamaan masyarakat di Desa Kwala Simeme, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat desa. Kegiatan gotong royong dilakukan dalam bentuk membersihkan lingkungan, memperbaiki fasilitas umum, dan membantu warga yang membutuhkan bantuan. Gotong royong memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial masyarakat karena mampu mempererat kebersamaan, meningkatkan rasa peduli, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti berkurangnya partisipasi masyarakat, terutama dari kalangan remaja akibat kesibukan pribadi dan pengaruh media sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mempertahankan budaya gotong royong melalui kegiatan rutin dan dukungan tokoh masyarakat.
References
Durkheim, E. (1997). The Division of Labor in Society. New York: Free Press.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Suharto, E. (2019). Pendidikan Masyarakat. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anifah Anifah, Ibnu Hajar Damanik, Angel Kristina Panggabean, Ayu Mora Simarmata, Estefanie Lamtiur Gultom, Fanny Putri, Grace Zipora Sembiring, Nazwa Alya Fasya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










