Gotong Royong dalam Meningkatkan Kebersamaan Masyarakat di Desa Kwala Simeme

Authors

  • Anifah Anifah Universitas Negeri Medan
  • Ibnu Hajar Damanik Universitas Negeri Medan
  • Angel Kristina Panggabean Universitas Negeri Medan
  • Ayu Mora Simarmata Universitas Negeri Medan
  • Estefanie Lamtiur Gultom Universitas Negeri Medan
  • Fanny Putri Universitas Negeri Medan
  • Grace Zipora Sembiring Universitas Negeri Medan
  • Nazwa Alya Fasya Universitas Negeri Medan

Keywords:

gotong royong, kebersamaan, masyarakat desa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran budaya gotong royong dalam meningkatkan kebersamaan masyarakat di Desa Kwala Simeme, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat desa. Kegiatan gotong royong dilakukan dalam bentuk membersihkan lingkungan, memperbaiki fasilitas umum, dan membantu warga yang membutuhkan bantuan. Gotong royong memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial masyarakat karena mampu mempererat kebersamaan, meningkatkan rasa peduli, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Namun, terdapat beberapa tantangan seperti berkurangnya partisipasi masyarakat, terutama dari kalangan remaja akibat kesibukan pribadi dan pengaruh media sosial. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mempertahankan budaya gotong royong melalui kegiatan rutin dan dukungan tokoh masyarakat.

References

Durkheim, E. (1997). The Division of Labor in Society. New York: Free Press.

Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Soekanto, S. (2017). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suharto, E. (2019). Pendidikan Masyarakat. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Downloads

Published

2026-05-27