Burung Merak Jantan Sebagai Ide Penciptaan Karya Seni Kolase Dekoratif Dengan Teknik Paper Quilling

Authors

  • Fadhillah Septiyani Surbakti Universitas Negeri Medan
  • Nelson Tarigan Universitas Negeri Medan

Keywords:

Burung Merak, Paper Quilling, Kolase Dekoratif

Abstract

Penciptaan karya seni ini disebut sebagai karya seni kolase dekoratif dikarenakan menggunakan teknik paper quilling yang menggulung dan membentuk kertas menjadi bentuk yang diinginkan, kemudian ditempel diatas permukaan kertas yang menjadi dasar atau alasnya. Hasil dari penciptaan karya ini lebih mengutamakan fungsi estetisnya yang digunakan sebagai pajangan. Ide penciptaan karya tersinspirasi dari ketertarikan penulis terhadap visual burung merak jantan biru dan putih sebagai simbol keindahan dan keanggunan. Penelitian ini bertujuan untuk memberi kesadaran pada masyarakat untuk bisa memanfaatkan dan mengolah kertas menjadi suatu karya seni yang kreatif dan bernilai estetik, juga pentingnya menjaga dan melestarikan fauna di bumi ini agar tidak punah. Metode penciptaan karya seni yang digunakan merujuk pada tahapan yang dijelaskan oleh Hedriyana, yang meliputi empat tahapan: persiapan, mengimajinasi, pengembangan imajinasi, dan pengerjaan. Hasil akhir dari penelitian ini menghasilkan 12 karya seni kolase dekoratif dengan judul yang berbeda.

References

Affendi, Yusuf, dkk. (2017). Seni Rupa. Jakarta: PT Aku Bisa.

Ensiklopedi Nasional Indonesia. (1988). Ensiklopedi Nasional Indonesia. Jakarta: PT Cipta Adi Pustaka.

Hariyana, Dhea Febyola Putri, dkk. (2022). Pembuatan karya seni paper quilling bermuatan cerita bergambar pada kelas V SDN 092 Bengkulu Utara. JURIDIKDAS (Jurnal Riset Pendidikan Dasar), 5(1), 132–141.

Harmonia: Journal of Arts Research and Education. (2007). Harmonia, 7(3), 1–13.

Hassan, Mushtaq-ul, dkk. (2012). Effects of mating sex ratios in Indian peafowl (Pavo cristatus) on production performance at Wildlife Research Institute, Faisalabad (Pakistan). Iranian Journal of Veterinary Research, 13(2), 143–146.

Hendriyana, Husen. (2021). Metodologi Penelitian Penciptaan Karya. Yogyakarta: ANDI.

Kartika, Dharsono Sony. (2016). Metodologi Penciptaan Seni. Bandung: Rekayasa Sains.

Kartika, Dharsono Sony. (2017). Seni Rupa Modern. Bandung: Rekayasa Sains.

Liandry. (2021). Bulu Merak Jantan sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Perhiasan Gelang. Disertasi Doktoral, ISI Yogyakarta.

Loho, A. M. (2022). Makna karya seni menurut Clive Bell. JPKS (Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni), 7(1), 53–68.

Martopo, Hari. (2006). Paradigma Baru Penelitian Seni (The New Paradigm of Arts Research).

Maryono, Syahruddin Heru. (2012). Penciptaan lukisan potret berdasarkan ekspresi wajah manusia. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 1(1).

Naibaho, Togarma, & Murwonugroho, Wegig. (1998). Metodologi Riset Seni Rupa dan Desain. Jakarta: Universitas Trisakti.

Netty, & Astuti. (2012). Tata rias wajah fantasi merak biru untuk karnaval. Fesyen Perspektif, 1(1).

Paat, Revi Yamazaki. (2018). Paper Quilling (Membuat Hiasan untuk Anting, Kartu Ucapan, dan Penjepit Memo). Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Permatasari, I., Sapri, N. K., & Kurniah, N. (2017). Penerapan metode pemberian tugas melalui kolase berbasis alam untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan motorik halus. Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 7(2).

Priyatno, Agus. (2015). Memahami Seni Rupa. Medan: Unimed Press.

Ramadhani, Sri Ayu, & Nelmira, Weni. (2023). Transformasi motif burung merak pada produk bordir kebaya Pila Kebaya di Kecamatan Harau Kabupaten Lima Puluh Kota. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 12(1), 56–62.

Rijali, Ahmad. (2018). Analisis data kualitatif. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 17(33), 81–95.

Ruslan, Rosady. (2008). Metode Penelitian Public Relations dan Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Salam, Sofyan, dkk. (2020). Pengetahuan Dasar Seni Rupa. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Sarwono, Jonathan. (2006). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Soedarso, SP. (2006). Trilogi Seni: Penciptaan, Eksistensi, dan Kegunaan Seni. Yogyakarta: BP ISI Yogyakarta.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.

Sumanto. (2006). Pengembangan Kreativitas Seni Rupa Anak Sekolah Dasar. Jakarta: Dirjen Dikti Direktorat Ketenagakerjaan.

Sumardjo, Jakob. (2000). Filsafat Seni. Bandung: ITB Press.

Suryajaya, Martin. (2016). Sejarah Estetika: Era Klasik sampai Kontemporer. Jakarta: Penerbit Gang Kabel.

Suryawan. (2004). Pemberian Pakan Burung Merak Hijau dan Perkembangannya di Taman Burung TMII. Laporan Magang, Institut Pertanian Bogor.

Suwika, I Putu, & Aryati, Pungky. (2021). Pengaruh kegiatan paper quilling terhadap kemampuan motorik halus anak. Jurnal Bungamputi, 7(1), 27–32.

Syarif, Edwin Buyung, & Sumardjo, Jakob. (2021). Pengantar Studi Seni Rupa. Yogyakarta: Deepublish.

Van Hoeve, W. (1996). Ensiklopedi Indonesia Seri Fauna. Jakarta: PT Ichtiar Baru Van Hoeve.

Wulandari, Istika Praja, dkk. (2019). Keefektifan model pembelajaran picture and picture terhadap kemampuan menggambar dekoratif. Seminar Pendidikan Nasional (SENDIKA), 1(1), 249–254.

Yasmin, Putri, dkk. (2022). Pengaruh metode demonstrasi pada materi gambar dekoratif terhadap hasil belajar. Elementary Education Research, 7(4), 102–107.

Yuli, Brinalloy, & Casofa, Fachmy. (2012). Paper Quilling: Panduan Berkreasi dan Berbisnis. Solo: Tiga Serangkai.

Downloads

Published

2026-02-12