Edukasi Tanaman Tradisional (Daun Sirih) Sebagai Antimikroba Sekolah SMA Rahmat Islamiyah Medan

Authors

  • Natanael Priltius Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Manuppak Irianto Tampu Bolon Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Devina Chandra Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Muhammad Samsuri Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Cidalia Carol Da Conceição Branco Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Mahlia Puja Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Masinia Zai Universitas Sari Mutiara Indonesia
  • Universitas Sari Mutiara Indonesia Universitas Sari Mutiara Indonesia

Keywords:

Daun Sirih, antimikroba, tanaman tradisional

Abstract

Daun sirih (Piper betle L.) adalah tanaman tradisional yang telah lama dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia sebagai antimikroba alami. Daun sirih mengandung senyawa aktif seperti fenol, flavonoid, tanin, dan minyak atsiri yang memiliki aktivitas antibakteri dan antijamur. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan daun sirih sebagai antimikroba alami, termasuk pemanfaatannya sebagai sanitizer sederhana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif dan demonstrasi praktik menggunakan bahan yang mudah diperoleh. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran peserta mengenai potensi daun sirih sebagai antimikroba alami. Edukasi ini diharapkan dapat mendukung penggunaan obat herbal secara rasional serta pelestarian kearifan local

References

Arambewela, L. S. R., Arawwawala, L. D. A. M., & Ratnasooriya, W. D. (2005). Aktivitas biologis dan potensi antimikroba daun sirih. Jurnal Etnofarmakologi, 102(2), 239–245.

Baiq, M. A, N. (2020).Karya Tulis Ilmiah Studi Literatur Efektivitas Antiseptik Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Dan Sirih Merah (Piper Crocatum) Mataram. Fakultas Kesehatan Universitas Muhamadiyah Mataram.

Chakraborty, D., Shah, B., & Reddy, S. (2011). Aktivitas antimikroba ekstrak daun sirih terhadap bakteri patogen. Jurnal Penelitian Farmasi, 4(8), 2828–2830.

Hulu, L. C., Fau, A., & Sarumaha, M. (2023). Pemanfaatan daun sirih hijau (Piper betle L.) sebagai Obat tradisional di Kecamatan Lahusa. Tunas: Jurnal Pendidikan Biologi, 3(1), 45–52.

Mustakim. (2021). Pengobatan tradisional menggunakan media daun sirih pada etnis Madura di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah. Jurnal Antropologi Balale’, 4(2), 77–88.

Sahara, Rahma. 2020. Efektivitas ekstrak daun sirih (Piper Betle L.) terhadap kesehatan gigi dan mulut. Skripsi. Universitas Hasanudin Makasar.

Sari, E. R., & Wahyuni, S. (2021). Pemanfaatan tanaman obat tradisional sebagai alternatif antimikroba alami. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(3), 210–218.

Sukriani, K., Julianti, S. L., & Barhanudin, T. A.Wa O. R,(2016). Uji Aktivitas Anti Bakteri Ekstrak Etilasetat Daun Sirih Hijau (Pipet betle L.) Terhadap Bakteri Staphylococcus Epidermis, Makassar. Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar. 3(2), Hal 72.IJPST.

Wijayanti, N., & Safitri, E. (2018). Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol daun sirih terhadap Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmu Kefarmasian, 6(2), 120–126.

Wulandari, R., & Hartini, S. (2018). Efektivitas ekstrak daun sirih sebagai antiseptik alami dalam menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Jurnal Farmamedika, 3(1), 25–31

Downloads

Published

2026-02-13