HUBUNGAN INTEGRITAS DAN ETIKA APARATUR SEKTOR PUBLIK TERHADAP KUALITAS DATA DAN KINERJA PELAYANAN(STUDI KASUS BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI SUMATERA SELATAN)

Authors

  • Meilinda Puspita Sari Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Igusti Ayu Kharisya KMA Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Yolla Sakinah Tasti Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Nabila Chairunnisa Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Salmaniah Riska Puteri Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Nadhya Dianisya Alza Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Mikrajatun Nazillah Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Nailah Anindya Athaullah Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Melisyah Melisyah Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Mallika Syafitri Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya
  • Riza Adelia Suryani Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, Universitas Sriwijaya

Keywords:

Etika, Integritas, Sektor Publik

Abstract

Integritas dan etika merupakan prinsip fundamental dalam penyelenggaraan sektor publik, khususnya pada lembaga yang bertanggung jawab dalam penyediaan data resmi negara. Badan Pusat Statistik (BPS) memiliki peran strategis dalam menghasilkan data statistik yang akurat, objektif, dan kredibel sebagai dasar perumusan kebijakan publik dan perencanaan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan integritas dan etika aparatur sektor publik terhadap kualitas data serta kinerja pelayanan di Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap pejabat struktural, staf teknis, serta pengguna layanan data dan diperkuat melalui dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai integritas dan etika secara konsisten, yang tercermin melalui kejujuran, profesionalisme, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, dan akuntabilitas, berpengaruh signifikan terhadap akurasi dan kredibilitas data serta kinerja pelayanan publik. Selain itu, komitmen pimpinan dan sistem pengawasan internal yang efektif turut memperkuat perilaku etis dan integritas kelembagaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan integritas dan etika aparatur sektor publik merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas data, kinerja pelayanan publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.

References

Dunn, W. N. (2018). Public Policy Analysis (5th ed.). New York: Routledge.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 86 Tahun 2007 tentang Badan Pusat Statistik. Peraturan Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Badan Pusat Statistik.

Sedarmayanti. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Bandung: Refika Aditama.

Sinambela, L. P. (2016). Reformasi Pelayanan Publik: Teori, Kebijakan, dan Implementasi. Jakarta: Bumi Aksara.

Widodo, J. (2018). Etika Birokrasi dalam Pelayanan Publik. Malang: Intrans Publishing

Downloads

Published

2026-02-28