Kontribusi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dalam Mendukung Pendidikan Sepanjang Hayat Bagi Masyarakat
Keywords:
PKBM, pendidikan nonformal, pendidikan seumur hidupAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran PKBM Rumah dengan pendidikan seumur hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tutor serta peserta didik program Paket C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran PKBM Rumah Kita berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat putus sekolah melalui program kesetaraan. Sistem pembelajaran yang fleksibel memungkinkan peserta didik tetap bekerja sambil belajar, sehingga meningkatkan partisipasi belajar. Selain itu, program pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian peserta didik. Hasil wawancara juga menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dan kepercayaan diri peserta didik setelah mengikuti program di PKBM. Dengan demikian, semakin optimal peran PKBM, maka semakin besar dukungannya terhadap terwujudnya pendidikan seumur hidup. PKBM Rumah Kita berperan dalam memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
References
Alwi, A., Nurfadilah, N., & Hilman, H. (2022). Peran pendidikan nonformal dalam pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pendidikan Nonformal, 7(2), 123–130.
Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Aulia, N. N., dkk. (2025). Peran program Paket C dalam meningkatkan akses pendidikan masyarakat. Jurnal Pendidikan Kesetaraan, 10(1), 45–53.
Hoerniasih, N. (2019). Pendidikan nonformal sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 5(1), 67–75.
Latief, A., Hendrayani, Y., & Samsuddin, S. (2022). Peran PKBM dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 89–98.
Lisnawati, L., Rosmilawati, R., & Rawita, R. (2023). Pengembangan kreativitas peserta didik melalui pembelajaran di PKBM. Jurnal Pendidikan Nonformal, 8(2), 101–110.
Lukman, A. I. (2021). Fleksibilitas pendidikan nonformal dalam memenuhi kebutuhan belajar masyarakat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 6(2), 55–63.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Rahman, A., dkk. (2024). PKBM sebagai lembaga pendidikan alternatif berbasis masyarakat. Jurnal Pendidikan Nonformal, 9(1), 12–20.
Seputra, I. K., & Mudarya, I. N. (2024). Peran pendidikan kesetaraan dalam mengurangi angka putus sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 77–85.
Sembiring, N. (2022). Pendidikan sebagai proses sepanjang hayat dalam pengembangan manusia. Jurnal Pendidikan, 8(1), 15–22.
Solihin, S., Danugiri, D., & Marlina, M. (2021). Faktor keberhasilan program Paket C dalam pendidikan nonformal. Jurnal Pendidikan Kesetaraan, 6(2), 33–41.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yusuf, M. (2021). Adaptivitas pendidikan dalam menghadapi perubahan sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(3), 120–128.
Zaifullah, Z., dkk. (2023). Peran PKBM dalam pemberdayaan masyarakat dan pendidikan sepanjang hayat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 10(2), 140–150.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sani Susanti, Michael Yudha Pratama, Rinci Dian Putriwan Gea, Pritti sinta sihte, Sanni Sirait, Happy Satjaniarti Sihotang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










