Kontribusi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Dalam Mendukung Pendidikan Sepanjang Hayat Bagi Masyarakat

Authors

  • Sani Susanti Universitas Negeri Medan
  • Michael Yudha Pratama Universitas Negeri Medan
  • Rinci Dian Putriwan Gea Universitas Negeri Medan
  • Pritti sinta sihte Universitas Negeri Medan
  • Sanni Sirait Universitas Negeri Medan
  • Happy Satjaniarti Sihotang Universitas Negeri Medan

Keywords:

PKBM, pendidikan nonformal, pendidikan seumur hidup

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara peran PKBM Rumah dengan pendidikan seumur hidup masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tutor serta peserta didik program Paket C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran PKBM Rumah Kita berkontribusi dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat putus sekolah melalui program kesetaraan. Sistem pembelajaran yang fleksibel memungkinkan peserta didik tetap bekerja sambil belajar, sehingga meningkatkan partisipasi belajar. Selain itu, program pemberdayaan masyarakat yang diselenggarakan mampu meningkatkan keterampilan dan kemandirian peserta didik. Hasil wawancara juga menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dan kepercayaan diri peserta didik setelah mengikuti program di PKBM. Dengan demikian, semakin optimal peran PKBM, maka semakin besar dukungannya terhadap terwujudnya pendidikan seumur hidup. PKBM Rumah Kita berperan dalam memperluas akses pendidikan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

References

Alwi, A., Nurfadilah, N., & Hilman, H. (2022). Peran pendidikan nonformal dalam pemberdayaan masyarakat. Jurnal Pendidikan Nonformal, 7(2), 123–130.

Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Aulia, N. N., dkk. (2025). Peran program Paket C dalam meningkatkan akses pendidikan masyarakat. Jurnal Pendidikan Kesetaraan, 10(1), 45–53.

Hoerniasih, N. (2019). Pendidikan nonformal sebagai sarana pembelajaran sepanjang hayat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 5(1), 67–75.

Latief, A., Hendrayani, Y., & Samsuddin, S. (2022). Peran PKBM dalam meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat, 9(1), 89–98.

Lisnawati, L., Rosmilawati, R., & Rawita, R. (2023). Pengembangan kreativitas peserta didik melalui pembelajaran di PKBM. Jurnal Pendidikan Nonformal, 8(2), 101–110.

Lukman, A. I. (2021). Fleksibilitas pendidikan nonformal dalam memenuhi kebutuhan belajar masyarakat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 6(2), 55–63.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. California: Sage Publications.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nazir, M. (2014). Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Rahman, A., dkk. (2024). PKBM sebagai lembaga pendidikan alternatif berbasis masyarakat. Jurnal Pendidikan Nonformal, 9(1), 12–20.

Seputra, I. K., & Mudarya, I. N. (2024). Peran pendidikan kesetaraan dalam mengurangi angka putus sekolah. Jurnal Pendidikan Indonesia, 11(1), 77–85.

Sembiring, N. (2022). Pendidikan sebagai proses sepanjang hayat dalam pengembangan manusia. Jurnal Pendidikan, 8(1), 15–22.

Solihin, S., Danugiri, D., & Marlina, M. (2021). Faktor keberhasilan program Paket C dalam pendidikan nonformal. Jurnal Pendidikan Kesetaraan, 6(2), 33–41.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Yusuf, M. (2021). Adaptivitas pendidikan dalam menghadapi perubahan sosial. Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(3), 120–128.

Zaifullah, Z., dkk. (2023). Peran PKBM dalam pemberdayaan masyarakat dan pendidikan sepanjang hayat. Jurnal Pendidikan Masyarakat, 10(2), 140–150.

Downloads

Published

2026-04-09

Issue

Section

Articles