Romantisme Tanpa Komitmen: Studi Kasus Relationship Tanpa Status di Kalangan Mahasiswa FISH UNJ

Authors

  • Evant Anwar fahrezi Universitas Negeri Jakarta
  • Desy Safitri Universitas Negeri Jakarta
  • Sujarwo Sujarwo Universitas Negeri Jakarta

Keywords:

romantisme tanpa komitmen, hubungan tanpa status, mahasiswa

Abstract

Fenomena romantisme tanpa komitmen atau hubungan tanpa status semakin berkembang di era digital, terutama di kalangan mahasiswa. Di lingkungan mahasiswa, khususnya mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH) Universitas Negeri Jakarta, interaksi intens dalam kegiatan akademik maupun non-akademik mendorong munculnya relasi yang menyerupai hubungan romantis namun tanpa kejelasan status. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika romantisme tanpa komitmen di kalangan mahasiswa FISH UNJ, termasuk motif keterlibatan, bentuk interaksi, serta dampaknya terhadap aspek emosional, sosial, dan akademik. Penelitian dilakukan dengan pendekatan studi kasus guna menggali pengalaman personal mahasiswa secara mendalam. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai relasi romantis modern serta menjadi acuan bagi kampus, konselor, dan pihak terkait dalam mengembangkan edukasi relasi sehat dan berkesadaran.

References

Abdhul Azis, Y. (2021, August 13). Apa itu Skripsi? Pengertian, Jenis, Struktur dan Karakteristik. DEEPUBLISH (CV. BUDI UTAMA). https://penerbitbukudeepublish.com/apa-itu-skripsi/

Agustian, S., Reza, F., & Sugiarta, N. (2023). MAKNA OPEN RELATIONSHIP PADA PENGGUNA APLIKASI KENCAN ( Studi Fenomenologi Makna Open Relationship Pada Generasi Z Pengguna Aplikasi Kencan Online Tinder ) Program Studi Ilmu Komunikasi , Universitas Informatika dan Bisnis Indonesia kalangan di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan (JISIP), 7(1), 611–625. https://doi.org/10.58258/jisip.v7i1.4475/http

Alexander, A. (2024). Dinamika Hubungan Tanpa Status: Antara Kebebasan Emosional dan Ketidakjelasan Komitmen. Jurnal Keperawatan Jiwa.

Alexander, A. (2025). Dinamika hubungan tanpa status dan dampaknya terhadap interaksi sosial serta dukungan emosional mahasiswa. Jurnal Kajian Hubungan Interpersonal, 12(1), 45–61.

Alfia Purwandari, D., Baihaqi, U., Nadiroh, Sya, A., Sumadi, T., Munandar, A., Wajdi, F., Rahman Hamid, A., Rinanta Sari, D., Safitri, D., Darmawan, R., Soegiarto, A., & Safitri, D. (2020). PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI, LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN, DAN PENULISAN KARYA ILMIAH EDISI REVISI (Revisi). Fakultas Ilmu Sosial UNJ.

Anggraini, C., Ritonga, D. H., & lainnya. (2022). Komunikasi interpersonal. Jurnal Multi Disiplin Dehasen (MUDE), 1(3).

Arnett, J. J. (2015). Emerging Adulthood: The Winding Road from the Late Teens through the Twenties. Oxford University Press.

Aryadi, K. A., Budiono, C. A., Aurelia, S., Gunawan, J., Harjanto, A. I., Kharisma, C. G., ... & Puspieta, P. A. (2024). Persepsi Emerging Adulthood Tentang Hubungan Tanpa Status (HTS). EXPERIENTIA: Jurnal Psikologi Indonesia, 12(2), 148-167.

Cahyani, N., & Rizky, A. (2021). “Perubahan Pola Relasi Romantis di Kalangan Mahasiswa pada Era Digital.” Jurnal Sosiologi Indonesia, 12(2), 115–130.

Dampak psikologis menjalani hubungan tanpa status alias HTS. Available at: https://www.froyonion.com/news/esensi/dampak-psikologis-menjalani-hubungan-tanpa-status-alias-hts.

Dewanto, H., Sahrani, R., & Budiarto, Y. (2025). Hubungan triangular of love dan relationship satisfaction pada pasangan emerging adulthood yang sedang menjalin hubungan romantis. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan dan Konseling, 15(2), 446–466.

Farooqi, S. R. (2023). Interpersonal relationships and healthy psychological development. International Journal of All Research Education & Scientific Methods, 11(4), 103–110.

Guerrero, L. K., Andersen, P. A., & Afifi, W. A. (2021). Close encounters: Communication in relationships (6th ed.). Sage Publications.

Handayani, L., Lestari, D. A., Nirmala, P., & Sijabat, R. (2025). Persepsi Sosial pada Hubungan Tanpa Status di Kalangan Remaja. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1b), 2228-2234.

Hanifah, A. H., & Minza, W. M. (2024). Ambiguitas dalam eksklusivitas: Makna hubungan tanpa status dalam relasi pertemanan dengan lawan jenis. Universitas Gadjah Mada.

Hidayat, M. (2023). “Kedekatan Emosional dan Dinamika Relasi Tanpa Status.” Jurnal Ilmu Sosial Humaniora, 18(3), 201–217.

Hurlock, Elizabeth B. (2002). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga. ISBN: 979-01-0149-2

Kompasiana (2024) Pengaruh HTS (Hubungan Tanpa Status) bagi pelajar dan mahasiswa. Available at: https://www.kompasiana.com/syifasoraya6173/64906d7010d8e02ebd6adef3/pengaruh-hts-hubungan-tanpa-status-bagi-pelajar-dan-mahasiswa.

Kurniawan, I. (2023). Hakikat, etika, dan filsafat komunikasi dalam dinamika sosial. Jakarta Selatan: PT Mahakarya Citra Utama Group

Nurmala, S. D., Abdullah, M. N. A., & Mujayapura, M. R. R. (2025). Analisis sosiologis terhadap fenomena hubungan seksual tanpa komitmen di era digital Indonesia. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(2), 2009–2020. DOI:10.54082/jupin.1422.

Pakarti, M. H. A., Fathiah, I., & Ulpah, G. (2023). Dampak teknologi dan media sosial terhadap tingkat perceraian di era digital. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 1(2).

Petronio, S. (2021). Communication privacy management theory. Sage Publications.

Rahmawati, A. (2020). Pengaruh Media Sosial terhadap Perilaku Remaja dalam Menjalin Hubungan Tanpa Komitmen. Jurnal Psikologi Sosial, 15(2), 123-135.

Rahmawati, S. (2021). “Pengaruh Media Sosial Terhadap Pembentukan Relasi Romantis.” Jurnal Komunikasi Nusantara, 9(1), 63–78.

Rakhmat, Jalaluddin. (2007). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. ISBN: 979-514-145-7 https://books.google.com/books/about/Psikologi_komunikasi.html?id=UjpSOQAAC AAJ

Simpson, J. A., & Overall, N. C. (2019). Attachment theory and close relationships. Current Opinion in Psychology, 25, 1–4.

Stanley, S. M., Rhoades, G. K., & Markman, H. J. (2020). Sliding versus deciding in relationships. Journal of Family Psychology, 34(5), 541–550.

Sternberg, R. J. (2020). The triangular theory of love. Cambridge University Press.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (1st ed.). Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed., Vol. 1). Alfabeta

Vennum, A., & Fincham, F. D. (2011). Assessing decision making in young adult romantic relationships. Psychological Assessment, 23(3), 739–751. https://doi.org/10.1037/a0023287

Downloads

Published

2026-04-12

Issue

Section

Articles