Hubungan Intensitas Pengasuhan Cucu dengan Kualitas Hidup Lansia di Desa Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa

Authors

  • Nurul Fadilah Universitas Sains Cut Nyak Dhien
  • Nurhayati Ningsih Universitas Sains Cut Nyak Dhien
  • Ajmain Ajmain Universitas Sains Cut Nyak Dhien

Keywords:

Intensitas Pengasuhan Cucu, Kualitas Hidup, Lansia

Abstract

Pengasuhan cucu yang dilakukan oleh lansia dapat memberikan dampak secara fisik, psikologi dan sosial bagi lansia. Mengasuh cucu dapat menyebabkan lansia mengalami kelelahan, stress dan kehilangan waktu senggang. Berdasarkan hasil survey awal yang peneliti lakukan terhadap 10 lansia yang mengasuh cucu diperoleh bahwa sebanyak 7 lansia (70%) lansia mengasuh cucu karena itu menggantikan posisi orang tuanya terutama ibu yang bekerja. Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui hubungan intensitas pengasuhan cucu dengan kualitas hidup lansia di Desa Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro Kota Langsa. Penelitian ini merupakan penelitian jenis analytic yang bersifat cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia perempuan di Desa Paya Bujok Seuleumak Kecamatan Langsa Baro sebanyak 433 orang, jumlah sampel sebanyak 54 sampel dengan teknik pengambilan sampel dilakukan secara Proportional Stratified Random Sampling. Analisa data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 54 responden sebagian besar mengasuh cucu dengan intensitas yang intensive sebanyak 30 responden (55,6%), kualitas hidup lansia sebagian besar rendah sebanyak 23 respobnden (42,6%). Ada hubungan intensitas pengasuhan cucu dengan kejadian kualitas hidup pada lansia dengan p-value 0,010 (p<0,05). Institusi kesehatan perlu meningkatkan dan mendukung program kesehatan lansia guna membantu mencegah dan mengatasi permasalahan psikososial serta meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup lansia, terutama yang mengasuh cucu.

References

Astuti, Basuki dan Priyanto. (2024). Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Penerbit : PT Nuansa Fajar Cemerlang.

Astuti, Rahman, Safitri, Tania dan Putri. (2024). Interpretative Phenomenological Analysis: Pengalaman Hidup Lansia Yang Mengasuh Cucu. Jurnal Empati. 13 (1), 22-29.

BPS. (2024). Statistik Penduduk Lanjut Usia. Penerbit : Badan Pusat Statistik.

Candra, Rachmawati dan Rekawati. (2024). Peran Aktivitas Fisik dan Sosiodemografis dalam Meningkatkan Kesejahteraan Lansia: Tinjauan Literatur. Faletehan Health Journal. 11 (1), 104-110.

Defi. (2024). Pola Asuh Grandparenting Terhadap Perkembangan Kemandirian Anak Usia Dini Di Desa Tanjungsari Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. Skripsi. IAIN Ponorogo.

Dinkes Kota Langsa. (2025). Profil Kesehatan Kota Langsa. https://dinkes.langsakota.go.id.

Nadila dan Ningsih. (2024). Pengalaman Hidup Mengasuh Cucu : Studi Fenomenologis Deskriptif Pada Lansia. Jurnal Empati. 13 (3), 207-212.

Narayani, N. P. R., Damayanti, M. R., & Krisnawati, K. M. S. (2020). Hubungan Intensitas Pengasuhan Cucu Dengan Kualitas Hidup Lansia. Community Of Publishing In Nursing (Coping), 8 (1), 25–32.

Profil Dinkes Aceh. (2022). Profil Kesehatan Aceh. https://dinkes.acehprov.go.id/.

Saraswati, Hamiyati dan Mulyati. (2021). Hubungan Grandparenting Style Terhadap Kesejahteraan Psikologis Lansia Di Gabungan Organisasi Lansia. Jurnal Kesejahteraan Keluarga dan Pendidikan. 8 (2), 221-233.

Tandiallo, Rifani dan Siswanti. (2022). Kesejahteraan Psikologis Pada Lansia Yang Merawat Cucu. Sultra Educational Journal. 2 (2), 2807-7474.

Wahyuni, Indrawati dan Nugroho. (2021). Pengalaman Orang Lanjut Usia dalam Merawat Cucu dengan Kebutuhan Khusus. Jurnal Ners. 16 (2).

Downloads

Published

2026-05-11

Issue

Section

Articles