Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kunjungan Bidan Desa pada Ibu Nifas di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro
Keywords:
pengetahuan, kunjungan pascapersalinan, status tempat tinggalAbstract
Kematian maternal masih menjadi masalah kesehatan global dan merupakan indikator utama keberhasilan program kesehatan ibu yang diukur melalui Angka Kematian Ibu (AKI). Salah satu upaya penurunan AKI dilakukan melalui pelayanan masa nifas oleh bidan desa. Keberadaan bidan yang menetap di desa diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan ibu, termasuk kunjungan nifas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi kunjungan bidan desa pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 25 bidan desa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher Exact Test. Variabel yang diteliti meliputi pengetahuan, pengalaman kerja, dan tempat tinggal bidan desa terhadap kunjungan nifas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh antara pengetahuan (p-value = 0,230), pengalaman kerja (p-value = 0,072), dan tempat tinggal bidan desa (p-value = 0,561) dengan kunjungan bidan desa pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Kuta Baro. Disimpulkan bahwa kunjungan bidan desa pada ibu nifas tidak dipengaruhi oleh faktor pengetahuan, pengalaman kerja, maupun tempat tinggal bidan di desa. Oleh karena itu, diperlukan penyusunan program pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), khususnya kunjungan nifas oleh bidan, serta pelaksanaan supervisi lapangan secara berkala untuk meningkatkan kinerja dan motivasi bidan dalam melakukan kunjungan rumah.
References
Abdillah. (2020). Pengetahuan dan Kompetensi Tenaga Kesehatan. Penerbit Kesehatan Indonesia.
Aceh, D. K. (2023). Profil Kesehatan Aceh 2023. Dinas Kesehatan Aceh.
Aprilia. (2024). Hambatan Pelaksanaan Kunjungan Nifas oleh Bidan Desa. Jurnal Pelayanan Kesehatan.
Ariestanti, & Sulistyowati. (2022). Hubungan Jarak Tempat Tinggal dengan Kunjungan Nifas. Jurnal Kebidanan Indonesia.
Astuti. (2015). Pemanfaatan Pelayanan Nifas Berdasarkan Akses Tempat Tinggal. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Besar, D. K. A. (2023). Profil Kesehatan Kabupaten Aceh Besar 2023. Dinas Kesehatan Aceh Besar.
Hayati. (2020). Masa Nifas dan Risiko Kematian Maternal. Jurnal Kesehatan Ibu Dan Anak.
Indonesia, K. K. R. (2020). Standar Pelayanan Minimum Bidang Kesehatan. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Indonesia, K. K. R. (2024). Profil Kesehatan Indonesia 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kurniatri, & al, et. (2016). Hubungan Lama Kerja dengan Motivasi Bidan Desa. Jurnal Kebidanan Indonesia.
Organization, W. H. (2023a). Maternal Mortality Fact Sheet. World Health Organization.
Organization, W. H. (2023b). Trends in Maternal Mortality. World Health Organization.
Pamundhi. (2018). Hubungan Pengetahuan dan Kinerja Bidan dalam Pelayanan Nifas. Jurnal Kebidanan.
Prajayanti, & Ulya. (2022). Keberadaan Bidan Desa dan Efektivitas Pelayanan Polindes. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Rahayu. (2018). Pengaruh Lama Masa Kerja terhadap Kinerja Bidan. Jurnal Keperawatan Dan Kebidanan.
Safitri. (2022). Pengetahuan Ibu tentang Pentingnya Kunjungan Nifas. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Situmorang, & Pujiyanto. (2021). Faktor Wilayah Tempat Tinggal terhadap Kelengkapan Kunjungan Nifas. Jurnal Administrasi Kesehatan.
Warzukni. (2024). Hubungan Pengetahuan Bidan dengan Pelaksanaan Kunjungan Nifas. Jurnal Ilmu Kebidanan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Cut Mir’athul Iman TS, Nurlaili Ramli, Eva Purwita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










